Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 1 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Kinerja Ekspor Mei 2026 Lesu Tapi Impor Melonjak 22,16%, Ada Apa dengan Ekonomi RI?
Ekonomi Bisnis

Kinerja Ekspor Mei 2026 Lesu Tapi Impor Melonjak 22,16%, Ada Apa dengan Ekonomi RI?

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Juli 1, 2026 1:54 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 jam lalu
Share
Suasana bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (5/1/2026).
Suasana bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (5/1/2026). (Sumber: Antara Foto/Dhemas Reviyanto/nz)
SHARE

Kinerja ekspor Indonesia pada Mei 2026 mencapai US$23,20 miliar atau turun 5,73 persen secara year on year (yoy). Kondisi ini berbanding terbalik dengan impor yang mencapai US$24,81 miliar, atau naik 22,6 persen secara yoy.

Daftar isi Konten
  • Gegara Perhiasan
  • Impor Melonjak

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Ateng Hartono mengatakan penurunan ekspor ini terutama didorong oleh penurunan nilai ekspor nonmigas. Nilai ekspor migas tercatat sebesar US$0,76 miliar atau turun 31,76 persen, dan ekspor nonmigas turun 4,50 persen atau US$22,45 miliar

Pada Mei 2026 nilai ekspor mencapai US$23,20 miliar, atau turun 5,73 persen jika dibandingkan Mei 2025,”

ujar Ateng dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Rabu, 1 Juli 2026.
Baca juga:
Surplus Dagang Sejak Era Jokowi Putus, Neraca Perdagangan RI Kini… Neraca perdagangan RI mengalami defisit sebesar US$1,61 miliar pada Mei 2026. Penyumbang…
BPS Catat RI Inflasi 3,34 Persen pada Juni 2026 Gegara… Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Juni 2026 Indonesia mengalami inflasi sebesar…
Ekonom Ramal Neraca Dagang RI Bakal Defisit di Mei 2026,… Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis data neraca perdagangan Indonesia untuk bulan…
  • Surplus Dagang Sejak Era Jokowi Putus, Neraca Perdagangan RI Kini Defisit US$1,61…
  • BPS Catat RI Inflasi 3,34 Persen pada Juni 2026 Gegara Harga BBM…
  • Ekonom Ramal Neraca Dagang RI Bakal Defisit di Mei 2026, Gegara Hal…

Gegara Perhiasan

Personel Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan menunjukkan barang bukti gelang emas saat konferensi pers penindakan ekspor ilegal emas dan perhiasan di Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Putra M. Akbar/wsj)
Personel Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan menunjukkan barang bukti gelang emas saat konferensi pers penindakan ekspor ilegal emas dan perhiasan di Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Putra M. Akbar/wsj)

Ateng menjelaskan penurunan ekspor nonmigas ini disumbang oleh beberapa komoditas, seperti logam mulia dan perhiasan atau permata turun 59,35 persen dengan andil -2,93 persen terhadap kenaikan total ekspor. 

Lalu penurunan berasal dari bijih logam, terak, dan abu turun 99,25 persen dengan andil -2,37 persen. Kemudian besi dan baja 14,68 persen dengan andil -1,67 persen.

Sementara itu, sepanjang Januari-Mei 2026 nilai ekspor mencapai US$115,36 miliar atau naik 3,02 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Ekspor migas tercatat sebesar US$5,17 atau turun 12,71 persen, serta nonmigas naik 3,89 persen dengan nilai US$110,19 miliar.

Impor Melonjak

Di samping itu, Ateng mengungkapkan RI pada Mei 2026 sudah melakukan impor sebesar US$24,81 miliar atau naik 22,16 persen secara yoy. Tercatat impor migas sebesar US$4,51 miliar atau naik 70,78 persen secara yoy, dan impor nonmigas sebesar US$20,30 miliar atau naik 14,89 persen

Peningkatan impor secara tahunan terutama didorong oleh peningkatan impor nonmigas dengan andil peningkatan impor nonmigas sebesar 12,95 persen,”

jelasnya.
Foto udara proses bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Kendari New Port, Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (30/4/2026). PT Pelindo Terminal Petikemas mencatat kinerja positif 10 Terminal Peti Kemas (TPK) domestik pada Triwulan I 2026 yang mampu melampaui target 100 persen hingga Maret 2026 termasuk TPK Kendari dengan capaian 107,03 persen, meskipun industri logistik global menghadapi tekanan akibat kenaikan biaya energi, gangguan rantai pasok, serta ketegangan geopolitik.
Foto udara proses bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Kendari New Port, Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (30/4/2026). ANTARA FOTO/Andry Denisah/YU)

Adapun sepanjang Januari-Mei 2026 total nilai impor mencapai US$111,33 miliar atau naik 15,24 persen bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Impor migas RI tercatat sebesar US$17,45 miliar atau naik 27,89 persen, sementara impor nonmigas sebesar US$93,88 miliar atau naik 13,16 persen. 

Secara kumulatif peningkatan nilai impor terjadi pada seluruh golongan penggunaan. Sebagai penyumbang utama peningkatan impor, nilai impor bahan baku penolong mencapai US$79,40 miliar atau naik 14,41 persen dan memberikan andil 10,35 persen,”

jelasnya.

Selain itu, impor bahan baku atau bahan penolong yang naik signifikan utamanya berasal dari bahan bakar mineral, garam, belerang, batu dan semen, serta serealia. 

Berdasarkan negaranya, RI paling banyak impor dari China, Australia, kawasan ASEAN, serta Uni Eropa. Sementara itu, impor dari Jepang mengalami penurunan pada Mei 2026.

Baca juga:
Rupiah Amblas ke Rp17.968 per Dolar AS Jelang Pengumuman BPS Nilai tukar rupiah amblas pada perdagangan Rabu pagi, 1 Juli 2026. Rupiah…
Mentan Amran Bidik RI Ekspor CPO dan Kakao ke Belarus,… Kementerian Pertanian (Kementan) membuka peluang ekspor komoditas Crude Palm Oil (CPO) dan…
RI Mau Ekspor 10 Ribu Ton Beras ke Singapura? Begini… Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman berencana mengekspor 10 ribu ton beras…
  • Rupiah Amblas ke Rp17.968 per Dolar AS Jelang Pengumuman BPS
  • Mentan Amran Bidik RI Ekspor CPO dan Kakao ke Belarus, Ini Alasannya
  • RI Mau Ekspor 10 Ribu Ton Beras ke Singapura? Begini Ceritanya
Tag:BPSeksporEkspor Non MigasEmasimporimpor nonmigasNeraca Perdagangan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Feri Amsari Soroti Vonis 10 Tahun Nadiem: Perkara Ini dari Awal Unik dan Agak Aneh
By Hardani Triyoga
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek Nadiem Anwar Makarim (tengah) menemui pengemudi gojek seusai mengikuti sidang pembacaan putusan (vonis) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (30/6/2026).
1
RUU Keamanan Siber Dinilai Masih Punya 22 ‘Titik Buta’, DPR Diminta Jangan Buru-buru Sahkan
By Rika Pangesti
Fotokopi e-KTP
2
Mbappe dan Barcola Bersinar, Prancis Melenggang Mulus ke Babak 16 Besar
By Hadi Febriansyah
Kylian Mbappe menggila, pepet Messi di daftar top skor Piala Dunia 2026
3
HUT ke-80 Polri: Bukan Cuma Tangkap Begal, Prabowo Puji Polisi Jago Bikin SPPG
By Rahmat Baihaqi
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan) menginspeksi pasukan pada upacara HUT Ke-80 Bhayangkara di Pusat Latihan Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).
4
Prabowo di HUT ke-80 Polri: Hukum Jangan Mau Disetir, Haram Jadi Alat Balas Dendam Politik
By Rahmat Baihaqi
Presiden Prabowo Subianto (ketiga kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (ketiga kanan), Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kedua kiri), Ketua DPR Puan Maharani (kedua kanan), Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin (kanan), dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (kiri) menyaksikan defile dalam upacara HUT Ke-80 Bhayangkara di Pusat Latihan Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Meteran Listrik. (Sumber: Unsplash/Han-Hsing Tu)
Ekonomi Bisnis

Angin Segar ‘In This Economy’, Bahlil Putuskan Tarif Listrik Tak Naik hingga September 2026

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan bahwa tarif tenaga listrik…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 menit lalu
Petugas mengalirkan bahan bakar biodiesel 50 persen (B50) ke dalam drum penyimpanan di Stasiun Blending dan Pengisian Bahan Bakar Uji Jalan B50, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (7/6/2026).
Ekonomi Bisnis

Indef Warning, Implementasi B50 Berpotensi Naikkan Harga Minyak Goreng Rakyat

Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai bahwa penerapan mandatori…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 jam lalu
Petugas mengalirkan bahan bakar biodiesel 50 persen (B50) ke dalam drum penyimpanan di Stasiun Blending dan Pengisian Bahan Bakar Uji Jalan B50, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (7/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Abdan Syakura/bar)
Ekonomi Bisnis

Program Biodiesel B50 Resmi Jalan 1 Juli 2026, Indef: Potensial Jadi Beban Baru APBN

Institute for Development of Economics and Finance (Indef) mengkritisi penerapan mandatori biodiesel…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 jam lalu
BBM Biodiesel B50. (Sumber: Dok. Kementerian ESDM)
Ekonomi Bisnis

B50 Berlaku Hari Ini, Pakar IPB Ungkap Potensi Besar hingga Risiko yang Mengintai

Dosen Teknik Mesin dan Biosistem IPB University, Leopold Oscar Nelwan, memberikan tanggapan…

Syifa Fauziahdusep-malik
By
Syifa Fauziah
Dusep Malik
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up