Bank Indonesia (BI) mencatat kinerja Lapangan Usaha (LU) industri pengolahan melambat pada kuartal II-2026. Hal ini tercermin dari Prompt Manufacturing Index Bank Indonesia (PMI-BI) yang hanya sebesar 51,43 persen, atau lebih rendah dibandingkan kuartal sebelumnya yakni 52,03 persen.
Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan, meski melambat kinerja lapangan usaha industri pengolahan masih tetap terjaga.
Pada kuartal II-2026, kinerja LU industri pengolahan tetap terjaga, tecermin dari angka PMI-BI sebesar 51,43 persen meski sedikit lebih rendah dibandingkan dengan kuartal sebelumnya yang tercatat sebesar 52,03 persen,”
ujar Denny dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 17 Juli 2026.
Berdasarkan komponennya, kinerja PMI-BI pada kuartal II bersumber dari beberapa komponen yang berada di fase ekspansi yaitu volume produksi 53,81 persen, volume persediaan barang jadi 53,00 persen, dan volume total pesanan 52,77 persen.







