Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 1,23 persen ke level 6.237 pada pembukaan perdagangan Jumat, 24 Juli 2026.
Nilai transaksi IHSG mencapai Rp648,5 miliar, dengan melibatkan 1,2 miliar saham dalam 104 ribu kali transaksi. Ada 299 saham turun, 208 tidak bergerak, dan 114 naik.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memperkirakan IHSG berpotensi melemah pada hari ini. Kondisi ini sejalan dengan penutupan di hari sebelumnya, yaitu IHSG melemah 0,3 persen.
“IHSG berpotensi koreksi jika tembus di bawah support 6.300,”
ujar Fanny dalam analisisnya, hari ini.
Bursa Asia
Fanny menuturkan untuk bursa Asia mayoritas menguat pada perdagangan Kamis, 23 Juli 2026. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,46 persen, Hang Seng Hong Kong menguat 1,28 persen, Taiex Taiwan naik 0,06 persen.
Kemudian Kospi Korea Selatan melesat 4,40 persen, ASX 200 Australia bertambah 0,18 persen. Sementara itu, Straits Times Singapura turun 0,24 persen dan FTSE Malaysia naik 0,19 persen.
“Penguatan bursa saham Asia, didorong optimisme terhadap prospek industri semikonduktor setelah sejumlah raksasa teknologi AS mengumumkan Capex yang besar untuk pengembangan AI,”
tutur dia.
Adapun untuk perdagangan hari ini, Fanny memperkirakan HSG akan bergerak pada level support 6.270 hingga 6.300, sedangkan level resist bergerak kisaran 6.350 hingga 6.380.
























