Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Sosok Pengganti Perry Warjiyo, Indef: Harus Teknokrat dan Mampu Jaga Independensi BI

Sosok yang dibutuhkan mengisi kursi Gubernur BI adalah figur teknokrat yang memiliki pengalaman kuat di bidang moneter.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (tengah) bersama Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti (kiri), dan Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida Budiman (kanan) mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026).
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (tengah) bersama Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti (kiri), dan Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida Budiman (kanan) mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026). (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/bar)

Usai Perry Warjiyo mundur dari jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI), sosok penggantinya menjadi pertanyaan. Saat ini kursi tersebut diisi oleh Pejabat Sementara Gubernur BI yakni Destry Damayanti. 

Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Rizal Taufikurahman mengatakan sosok yang dibutuhkan untuk mengisi kursi itu adalah figur teknokrat yang memiliki pengalaman kuat di bidang moneter serta mampu menjaga independensi Bank Indonesia

Saya tidak ingin berspekulasi pada nama tertentu. Yang paling dibutuhkan adalah figur teknokrat yang memiliki pengalaman kuat di bidang moneter, memahami dinamika pasar keuangan global, memiliki kredibilitas tinggi di mata investor, serta mampu menjaga independensi Bank Indonesia,”

ujar Rizal saat dihubungi Owrite Senin, 27 Juli 2026.

Rizal menilai, di tengah tekanan terhadap rupiah kemampuan membangun kepercayaan pasar melalui komunikasi kebijakan yang konsisten akan menjadi modal utama bagi Gubernur BI berikutnya.

Iklan

Di tengah ketidakpastian global dan tekanan terhadap rupiah, kemampuan membangun kepercayaan pasar melalui komunikasi kebijakan yang konsisten akan menjadi modal utama bagi Gubernur BI berikutnya,”

katanya.

Pasar Hati-hati

Gedung Bank Indonesia. (Sumber: Dok. BI)
Gedung Bank Indonesia. (Sumber: Dok. BI)

Di samping itu, Rizal menilai bahwa pengunduran diri Perry Warjiyo merupakan peristiwa yang akan meningkatkan kehati-hatian pasar dalam jangka pendek. Sebab, menambah ketidakpastian terhadap arah kepemimpinan Bank Indonesia. 

Dampaknya paling cepat akan tercermin pada volatilitas rupiah, pasar obligasi, dan pasar saham melalui kenaikan premi risiko,”

terangnya.

Namun dalam jangka panjang, Rizal mengatakan bahwa dampaknya tidak akan signifikan bila proses suksesi berlangsung cepat, transparan, serta tetap menjaga independensi dan kredibilitas Bank Indonesia. 

Dengan kata lain, pasar lebih menilai kesinambungan kebijakan dibandingkan pergantian figur semata,”

tuturnya.

Kriteria Calon Gubernur BI

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira.
Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Celios Bhima Yudhistira mengungkapkan ada tiga kriteria calon Gubernur BI selanjutnya. Pertama calon Gubernur BI tidak terafiliasi secara politik dengan pihak eksekutif, kedua berani menjaga independensi, dan ketiga pro stabilitas.

Kedua, berani menjaga independensi BI dari seluruh intervensi. Ketiga, pro stabilitas lebih dibutuhkan dibanding ekspansi moneter yang berakibat pada risiko naik dan kepercayaan investor turun,”

ujar Bhima kepada Owrite.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.