Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Rupiah Melemah ke Rp17.867 per Dolar AS, Harga Minyak Dunia Jadi Biang Kerok

Nilai tukar Rupiah pada hari ini diproyeksi akan bergerak di kisaran Rp17.750 per dolar AS hingga Rp17.850 per dolar AS.

Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta.
Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja.)

Nilai tukar rupiah melemah pada pembukaan perdagangan Rabu, 12 Agustus 2026 sebesar 0,03 persen atau 6 persen ke level Rp17.867 per dolar Amerika Serikat (AS).

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengungkapkan melemahnya rupiah pada pembukaan perdagangan ini berasal dari eksternal, yang didorong oleh kenaikan harga minyak dunia.

Eksternal, kenaikan harga minyak mentah dunia (jadi pendorong rupiah melemah),”

ujar Lukman kepada Owrite Rabu, 12 Agustus 2026.

Proyeksi Rupiah

Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Ilustrasi karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)

Lukman memperkirakan, rupiah akan bergerak konsolidatif atau mendatar pada hari ini. Sebab geopolitik di Timur Tengah masih memberikan sinyal beragam.

Iklan

Laporan dari Pakistan mengindikasikan bahwa proses menuju kesepakatan damai kembali menunjukkan perkembangan positif, sementara Iran menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak akan dibuka sebelum sejumlah persyaratan terpenuhi,”

jelasnya.

Di samping itu, Lukman mengatakan saat ini investor cenderung bersikap wait and see menjelang rilis data inflasi AS malam ini. Sedangkan dari dalam negeri investor mengantisipasi pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Investor mengantisipasi pengumuman MSCI,”

tuturnya.

Adapun untuk perdagangan hari ini, Lukman memproyeksikan bahwa rupiah akan bergerak di kisaran Rp17.750 per dolar AS hingga Rp17.850 per dolar AS.

Mata Uang Asia

Mata uang China, Yuan.
Mata uang China, Yuan. (Pixabay)

Berdasarkan data perdagangan pagi ini, sejumlah mata uang negara Asia turut melemah diantaranya Won Korea (KRW) 0,29 persen, Peso Filipina (PHP) loyo 0,15 persen.

Kemudian Dolar Singapura (SGD) melemah 0,08 persen, Baht Thailand (THB) loyo sebesar 0,07 persen, Yen Jepang (JPY) melemah 0,05 persen, serta Yuan Tiongkok (CNY) melemah 0,01 persen.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.