Nilai tukar rupiah melemah pada pembukaan perdagangan Rabu, 12 Agustus 2026 sebesar 0,03 persen atau 6 persen ke level Rp17.867 per dolar Amerika Serikat (AS).
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengungkapkan melemahnya rupiah pada pembukaan perdagangan ini berasal dari eksternal, yang didorong oleh kenaikan harga minyak dunia.
Eksternal, kenaikan harga minyak mentah dunia (jadi pendorong rupiah melemah),”
ujar Lukman kepada Owrite Rabu, 12 Agustus 2026.
Proyeksi Rupiah

Lukman memperkirakan, rupiah akan bergerak konsolidatif atau mendatar pada hari ini. Sebab geopolitik di Timur Tengah masih memberikan sinyal beragam.







