Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elit dari Daftar Penerima MBG, Ini Tujuannya

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan pencoretan 80 sekolah itu dilakukan setelah pihaknya melakukan penyisiran.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (sumber: Owrite/Anisa Aulia)

Badan Gizi Nasional (BGN) mencoret 80 sekolah dari daftar penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sekolah yang dikecualikan ini merupakan swasta elite yang dinilai tidak lagi membutuhkan MBG.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan pencoretan 80 sekolah itu dilakukan setelah pihaknya melakukan penyisiran. Dalam temuannya, sekolah swasta itu dinilai sudah tidak membutuhkan MBG.

Sekarang ini kan kita sudah sisir, beberapa sekolah swasta yang memang swasta elit kan, yang saya kira tidak membutuhkan MBG. Beberapa sudah ada 80-an sekolah itu se-Indonesia, yang kemudian sekolah swasta khususnya, itu kemudian kita exclude untuk tidak terima MBG,”

ujar Sudaryono di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat, 28 Agustus 2026.

Sekolah Berasrama 

Sejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (21/7/2026).
Sejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (21/7/2026). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU)

Selain itu, pengecualian juga dilakukan untuk sekolah berasrama. Hal itu karena sekolah-sekolah tersebut sudah memiliki program pemenuhan gizi siswanya, sehingga dinilai tidak memerlukan MBG. 

Iklan

Termasuk sekolah seperti sekolah-sekolah berasrama kan ada banyak nih, seperti sekolah saya dulu SMA Taruna Nusantara kan tidak kemudian mendapatkan MBG, karena itu sudah menjadi bagian dari kegiatan mereka sendiri-sendiri kan,”

jelasnya.

Sudaryono mengatakan, kebijakan pencoretan ini sudah berjalan. Ia mengungkapkan sejumlah sekolah elit yang dicoret itu diantaranya Jakarta Intercultural School (JIS), Cikal, hingga Taruna Nusantara.

Sudah (berjalan), Anda bisa cek di radar MBG, cek saja, misalnya masukkan aja sekolah misalnya JIS atau Cikal, atau Taruna Nusantara atau Kemala Bhayangkari, Taruna Bhayangkara misalnya, nanti di dalam radar MBG ada keterangan tidak mendapatkan alokasi MBG,”

tuturnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.