Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Rupiah Ditutup Perkasa ke Rp17.511 per Dolar AS, IHSG Malah Tersungkur di Level 6.678

Rupiah menguat sebesar 0,69 pesen ke level Rp17.511 per Dolar Amerika Serikat (AS). Sedangkan IHSG merosot 0,12 persen ke level 6.678.

Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta.
Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja.)

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak berlawanan pada penutupan perdagangan Rabu, 9 September 2026. IHSG mengalami pelemahan, sementara rupiah menguat.

Rupiah tercatat menguat sebesar 0,69 pesen atau 121 poin ke level Rp17.511 per Dolar Amerika Serikat (AS). Sedangkan IHSG merosot 0,12 persen ke level 6.678.

Berdasarkan data perdagangan sore ini, sederet nilai tukar negara Asia menguat diantaranya Yuan Tiongkok (CNY) sebesar 0,01 persen, Dolar Singapura (SGD) menguat tipis 0,03 persen.

Iklan

Kemudian Baht Thailand (THB) menguat 0,10 persen, Won Korea (KRW) menguat 0,16 persen, Peso Filipina (PHP) menguat 0,19 persen, dan Yen Jepang (JPY) menguat 0,27 persen.

Sentimen Rupiah

Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Senin (13/7/2026).
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Senin (13/7/2026). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.)

Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengungkapan pendorong penguatan rupiah berasal dari bagusnya data indeks keyakinan konsumen Indonesia.

Di luar ekspektasi, indeks keyakinan konsumen itu lebih tinggi dibandingkan di bulan Juli, yaitu di Rp118.5. Dan kenaikan ini adalah kenaikan terbaik dari bulan Januari tahun 2026,”

ujar Ibrahim dalam keterangannya.

Ibrahim menilai, membaiknya keyakinan konsumen ini sejalan dengan optimisme pemerintah bahwa pertumbuhan ekonomi di kuartal III-2026 bisa mencapai 5,3 persen.

Saham Turun

Warga mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Warga mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar)

Di samping itu, nilai transaksi IHSG tercatat sebesar Rp16,03 triliun dengan melibatkan 34,3 miliar saham dalam 2,1 juta kali transaksi. Sebanyak 308 saham naik, 169 tidak bergerak, dan 317 turun.

Dilansir dari Stockbit, saham yang mengalami penurunan terdalam alias top loser sebagai berikut:

  • PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) melemah 10,68 persen ke Rp92
  • PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) melemah 9,88 persen ke Rp730
  • PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) melemah 9,62 persen ke Rp432

Sementara saham yang paling banyak dijual asing atau net foreign sell diantaranya:

  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebesar Rp178,07 miliar
  • PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar Rp85,79 miliar
  • PT Astra International Tbk (ASII) sebesar Rp69,58 miliar

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.