Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat dalam perdagangan Kamis, 17 September 2026. IHSG menguat sebesar 0,61 persen ke level 6.475.

Nilai transaksi tercatat sebesar Rp444,6 miliar dengan melibatkan 1,04 juta saham dalam 64,3 ribu kali transaksi. Sebanyak 144 saham turun, 219 tidak bergerak, dan 305 naik.

Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menjelaskan IHSG berpotensi melemah pada perdagangan hari ini. Pelemahan ini sejalan dengan kenaikan suku bunga The Fed.

IHSG berpotensi sideways cenderung melemah seiring dengan kenaikan suku bunga The Fed 25 basis poin (bps),” Dinamika Bursa Asia

kata Fanny dalam analisisnya, Kamis, 17 September 2026.

Fanny menjelaskan untuk bursa Asia naik pada perdagangan Rabu, 16 September. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,7 persen, Topix menguat 0,6 persen, Hang Seng Hong Kong naik 0,2 persen, dan Taiex Taiwan naik 0,7 persen.

Kemudian, Kospi Korea Selatan melesat 1,4 persen, ASX 200 Australia menguat sebesar 0,3 persen, dan NZX 50 Selandia Baru naik 0,9 persen. Sementara itu, Straits Times turun 0,06 persen.

Pun, untuk perdagangan hari ini, Fanny memperkirakan IHSG akan bergerak di level support 6.350 hingga 6.400. Sementara, level resist IHSG di kisaran 6.500 hingga 6.540.