Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada pembukaan perdagangan Jumat, 18 September 2026. IHSG menguat sebesar 0,60 persen ke level 6.501.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp919,1 miliar dengan melibatkan 1,7 juta saham dalam 122,4 ribu kali transaksi. Sebanyak 186 saham turun, 243 tidak bergerak, dan 250 naik.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menjelaskan IHSG akan bergerak sideways atau mendatar pada perdagangan hari ini.
IHSG berpotensi masih bergerak sideways hari ini di range 6.420-6.540,”
kata Fanny dalam risetnya, Jumat, 18 September 2026.
Pergerakan Saham Asia
Fanny mengatakan saham-saham Asia bergerak beragam dengan mayoritas naik pada Kamis, 17 September setelah bank sentral AS Federal Reserved (The Fed) menaikkan suku bunga, dan mengisyaratkan kenaikan lebih lanjut.
Kenaikan suku bunga The Fed turut mendorong yield obligasi pemerintah AS tenor pendek dan mengangkat US$ ke level tertinggi. Selain itu, The Fed berpotensi menaikkan suku bunga satu kali lagi pada tahun ini,” .
tuturnya
Adapun di Jepang, indeks Nikkei 225 menguat 0,33 persen, Hang Seng Hong Kong melemah 0,44 persen dan KOSPI Korea Selatan melemah 0,04 persen. Kemudian, ASX 200 Australia naik 0,41 persen dan NZX 50 Selandia Baru yang menguat 0,89 persen.
Lantas, untuk perdagangan hari ini, Fanny memperkirakan IHSG akan bergerak di level support 6.350 hingga 6.420. Sementara, level resist IHSG di kisaran 6.500 hingga 6.540.






