Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada pembukaan perdagangan Senin, 21 September 2026. IHSG merosot sebesar 0,29 persen ke level 6.422.

Nilai transaksi tercatat sebesar Rp316,1 miliar dengan melibatkan 716,1 juta saham dalam 65,3 ribu kali transaksi. Sebanyak 170 saham turun, 273 tidak bergerak, dan 221 naik.

Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menjelaskan IHSG akan menguat pada perdagangan hari ini. Menurutnya, IHSG masih bisa berpotensi mengalami kenaikan setelah mengalami penurunan atau technical rebound di kisaran 6.500-6.550.

IHSG hari ini berpotensi technical rebound di range 6.500-6.550,”

kata Fanny dalam analisisnya Senin, 21 September 2026.

Dinamika Saham Asia

Fanny menuturkan bursa saham Asia menguat pada perdagangan Jumat, 18 September. Adapun di Jepang indeks Nikkei 225 melesat 1,4 persen. Sementara, Topix melemah 0,07 persen.

Kemudian, Hang Seng Hong Kong menguat 0,6 persen, Taiex Taiwan meningkat 1,9 persen. Lalu, Kospi Korea Selatan melonjak 2,7 persen. Sementara, ASX 200 Australia turun tipis 0,01 persen.

Selain itu, Straits Times turun 0,08 persen, dan FTSE Malaysia melemah 0,55 persen.

Adapun untuk perdagangan hari ini, Fanny memperkirakan IHSG akan bergerak di level support 6.400 hingga 6.320. Sementara, level resist IHSG di kisaran 6.500 hingga 6.550.