Pemerintah segera mengumumkan hasil evaluasi uji coba pemanfaatan gas alam terkompresi atau Compressed Natural Gas (CNG) dalam tabung 3 kilogram (kg).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dijadwalkan menyampaikan hasil evaluasi tersebut setelah proses pengujian di Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) rampung.

Ini kan lagi dievaluasi oleh Lemigas, itu kan dari tabung kemudian itu proses CNG sampai ke tabung, itu kan juga proses bisnisnya kan lagi diselesaikan oleh Lemigas,”

kata Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung di Kantor Kementerian ESDM, Jumat, 2 Oktober 2026

Yuliot mengatakan evaluasi masih berlangsung dan mencakup sejumlah aspek, mulai dari penggunaan tabung hingga proses penyaluran CNG kepada pengguna.

Jadi, dalam waktu dekat ini hasil evaluasi itu akan disampaikan langsung sama Pak Menko,”

ujar Yuliot.

Selain pengujian teknis, pemerintah juga tengah menyiapkan skema tata niaga untuk mengatur mekanisme penjualan dan distribusi CNG 3 kg apabila produk tersebut nantinya diterapkan secara lebih luas.

Hingga kini, Yuliot belum memerinci hasil evaluasi yang telah diperoleh. Pemerintah masih menyelesaikan sejumlah kajian sebelum menentukan skema pemanfaatan dan penyaluran CNG 3 kg.

Distribusi Jadi Perhatian

Evaluasi CNG 3 kg tidak hanya berfokus pada kelayakan tabung, tetapi juga mencakup proses pengangkutan dan distribusi hingga produk diterima pengguna.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah keamanan armada pengangkut. Pemerintah menekankan bahwa pengiriman CNG harus menggunakan kendaraan yang memenuhi ketentuan keselamatan, termasuk armada tertutup. Pengangkutan menggunakan kendaraan dengan bak terbuka tidak diperkenankan.

Aspek tersebut menjadi bagian penting dari evaluasi untuk memastikan proses distribusi berjalan aman sebelum CNG 3 kg dipasarkan secara lebih luas.

Setelah evaluasi teknis selesai, pemerintah akan mematangkan skema tata niaga. Sejumlah hal yang perlu dirumuskan mencakup mekanisme penjualan, penyediaan tabung, pengisian ulang, serta pembagian tanggung jawab para pihak dalam rantai pasok.

Kejelasan skema tersebut diperlukan agar pemanfaatan CNG 3 kg tidak hanya memenuhi aspek teknis dan keselamatan, tetapi juga memiliki sistem distribusi yang dapat diterapkan secara efektif.

Di sisi lain, uji coba CNG 3 kg telah memasuki tahap penggunaan langsung oleh pengguna terbatas di lingkungan internal Lemigas.

Tahap ini dilakukan untuk menguji keamanan dan efektivitas CNG Merah Putih dalam penggunaan nyata sebelum produk tersebut dipertimbangkan untuk diedarkan kepada masyarakat.