IHSG berpotensi menguat terbatas ke 5.980-6.000. Tapi, hati-hati jika gagal break di atas 6.020, IHSG masih kembali potensi koreksi ke 5.800-an,” kata
Fanny dalam analisisnya, Selasa, 13 Oktober 2026.
Menurut Fanny, investor bisa memanfaatkan peluang penguatan teknikal atau technical rebound untuk merealisasikan keuntungan sementara atau take profit.
Pergunakan teknikal rebound ini untuk take profit dulu,”
jelas Fanny.
Saham Asia Flutuaktif
Fanny menjelaskan kondisi pasar saham Asia berfluktuatif pada perdagangan Senin, 12 Oktober 2026. Kondisi itu di tengah kekhawatiran investor terhadap valuasi saham teknologi yang tinggi jelang musim laporan keuangan perusahaan.
Adapun di Korea Selatan, indeks Kospi anjlok 3,6 persen, dan Kosdaq merosot 4,8 persen. Kemudian, Taiex Taiwan turun 0,02 persen, China daratan melemah 0,68 persen.
Sementara, Hang Seng Hong Kong naik 0,25 persen dan ASX 200 Australia bertambah 0,76 persen. Lalu, indeks Indeks Straits Times (STI) Singapura menguat 0,25 persen, serta Kuala Lumpur Composite Index (KLCI) Malaysia naik 0,59 persen.
Lantas, untuk perdagangan hari ini, Fanny memperkirakan IHSG akan bergerak di level support 5.800 hingga 5.875. Lalu, level resist IHSG di kisaran 5.980 hingga 6.020.