Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Rupiah Ambruk 116 Poin! Dolar AS Masih Perkasa, Pasar Keuangan RI Dibayangi Tekanan

Nilai tukar rupiah tak berdaya melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan pasar Jumat, 16 Oktober 2026.

Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Asprilla Dwi Adha/rwa)

Nilai tukar rupiah tak berdaya melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan pasar Jumat, 16 Oktober 2026. Rupiah terjun 0,65 persen atau 116 poin ke level Rp18.054 per dolar AS.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong menjelaskan melemahnya nilai tukar rupiah didorong oleh pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI). Pengumuman MSCI berpotensi menurunkan klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.

Masalah MSCI (mendorong rupiah melemah),”

kata Lukman saat dihubungi Owrite, Jumat, 16 Oktober 2026.

Selain MSCI, Lukman menyampaikan pelemahan rupiah juga didorong oleh konflik di Timur Tengah. Eskalasi itu membuat harga minyak dunia melonjak tinggi.

Iklan

Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS di tengah eskalasi di Timur Tengah yang kembali melonjakan harga minyak mentah dunia,”

jelas Lukman.

Adapun dari dalam negeri, Lukman menyebut tekanan rupiah berasal dari arus modal keluar atau outflow yang masih berlangsung di pasar saham domestik.

Dari domestik, rupiah juga terbebani sell off di pasar ekuitas,”

ujarnya.

Untuk perdagangan hari ini, Lukman memperkirakan nilai tukar rupiah akan melemah di kisaran Rp17.900 per dolar AS hingga Rp18.050 per dolar AS.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Asisten Redaktur

    Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.