Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Efisiensi Anggaran Berlanjut di Akhir 2026, Suahasil Pastikan Program Prioritas Aman

Efisiensi anggaran di 2026 merupakan proses kerja yang berkelanjutan, agar pelaksanaan anggaran dilakukan secara efektif dan tepat sasaran.

Menteri Keuangan, Suahasil Nazara. (Sumber: Youtube Sekretariat presiden)
Menteri Keuangan, Suahasil Nazara. (Sumber: Youtube Sekretariat presiden)

Menteri Keuangan, Suahasil Nazara memastikan efisiensi anggaran dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak akan mengganggu program prioritas pemerintah. Belanja negara pada kuartal IV-2026 ditargetkan mencapai Rp1.300 triliun.

Suahasil mengatakan, di sisa tahun ini pemerintah akan melanjutkan efisiensi anggaran. Menurutnya, efisiensi anggaran merupakan proses kerja yang berkelanjutan, agar pelaksanaan anggaran dilakukan secara efektif dan tepat sasaran.

Poinnya adalah bukan tentang potong anggarannya, tetapi bagaimana mencapai output dari yang direncanakan dengan pelaksanaan yang efisien,”

kata Suahasil di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 20 Oktober 2026.

Menurut Suahasil, efisiensi tidak hanya dilakukan melalui pemotongan anggaran, namun juga melalui perbaikan manajemen risiko dan tata kelola program. Dia mencontohkan, dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengalami perubahan di bawah manajemen baru Badan Gizi Nasional (BGN).

Iklan

Sehingga dengan manajemen yang baru, punya pola pengelolaan yang baru, sehingga efisiensinya terbentuk. Nah, dengan demikian nanti kita pahami bahwa akan ada pelaksanaan anggaran yang lebih efisien,”

tuturnya.

Efisiensi Tak Ganggu Program Prabowo

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato sambutannya sebelum meluncurkan sejumlah program hilirisasi di kawasan industri Weda Bay, Desa Lelilef, Weda Tengah, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10/2026).
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato sambutannya sebelum meluncurkan sejumlah program hilirisasi di kawasan industri Weda Bay, Desa Lelilef, Weda Tengah, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10/2026). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/app/nz)

Suahasil juga memastikan, efisiensi anggaran juga tidak akan mengganggu program prioritas pemerintah, termasuk program Presiden Prabowo Subianto.

Seluruh kegiatan prioritas dari pemerintah dan Bapak Presiden terus kita jalankan,”

jelasnya.

Adapun dari sisi belanja, pada kuartal IV-2026 ditargetkan belanja negara mencapai Rp1.300 triliun. Jumlah itu lebih besar dibandingkan kuartal IV-2025 yang sebesar Rp1.200 triliun.

Dengan belanja pemerintah yang lebih tinggi berarti dorongan dari belanja pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi juga akan ada efek positif ini yang kita cari,”

tuturnya.

Sedangkan untuk defisit, pemerintah akan menjaga agar defisit APBN 2026 ada di kisaran 2,85 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka itu sesuai dengan proyeksi yang sudah disampaikan pemerintah ke Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.