Nilai tukar rupiah dibuka anjlok pada perdagangan Jumat, 23 Oktober 2026. Rupiah melemah sebesar 0,07 persen atau 12 poin ke level Rp18.072 per dolar Amerika Serikat (AS).
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong menjelaskan pelemahan rupiah terjadi di tengah meningkatnya sentimen risk off global yang dipicu oleh kekhawatiran perkembangan kecerdasan buatan (AI). Selain itu, faktor geopolitik di Timur Tengah, serta memburuknya kondisi fiskal Prancis juga ikut faktor pemicu.
Rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS di tengah meningkatnya sentimen risk off global oleh kekhawatiran AI, eskalasi geopolitik di Timur Tengah dan memburuknya kondisi fiskal di Prancis,”
kata Lukman saat dihubungi Owrite, Jumat, 23 Oktober 2026.

Meski demikian, Lukman menyampaikan pergerakan rupiah masih akan dipengaruhi oleh sentimen di pasar ekuitas domestik.






