“Kemarin IHSG bertahan di-support di 5.350, sehingga ada potensi untuk technical rebound. Tapi, hati-hati jika IHSG break di bawah 5.300, IHSG potensi melanjutkan koreksi mengarah kembali ke 5.000-an,”
kata Fanny dalam analisisnya, Selasa, 27 Oktober 2026.
Dinamika Bursa Asia
Fanny menuturkan bursa Asia mayoritas melemah pada perdagangan Senin, 26 Oktober 2026. Pelemahan terjadi di tengah koreksi harga minyak dunia dari level tertinggi dalam enam bulan terakhir.
“Investor juga mencermati serangkaian pertemuan bank sentral dan laporan kinerja perusahaan teknologi besar yang akan menguji optimisme pasar terhadap sektor AI,”
jelasnya.
Adapun indeks Nikkei Jepang 225 naik 0,18 persen. Namun, Topix turun 0,80 persen. Lalu, di Korea Selatan, indeks KOSPI melemah 1,5 persen dan KOSDAQ anjlok 3,3 persen.
Sementara itu, Hang Seng Hong Kong menguat 0,5 persen, TAIEX Taiwan melemah 1,8 persen, dan ASX 200 Australia bertambah 0,2 persen. Pergerakan itu terjadi di tengah laporan kunjungan mediator Qatar ke Teheran untuk mengupayakan penurunan ketegangan kawasan melalui koordinasi dengan AS.
Lantas, untuk perdagangan hari ini, Fanny memperkirakan IHSG akan bergerak di level support 5.300 hingga 5.350. Sementara, level resist IHSG di kisaran 5.400 hingga 5.450.