Penyidik Bareskrim Mabes Polri melakukan penggeledahan di kantor Dana Syariah Indonesia (PT DSI) terkait kasus penipuan atau fraud terhadap para nasabahnya. Sejumlah bukti mulai dari dokumen fisik hingga elektronik diangkut penyidik.
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Pol Brigjen Ade Safri, mengatakan penggeledahan di kantor PT DSI kawasan Jakarta Selatan, berlangsung selama kurang lebih 16 jam, yang berlangsung sejak Jumat, 23 Januari 2026. Dari barang bukti yang didapat diantaranya berupa dokumen keuangan perusahaan, pembiayaan dan jaminan, kebijakan internal dan tata kelola perusahaan.
Penyitaan barang bukti baik yang dihasilkan atau diperoleh untuk melakukan tindak pidana yang memiliki hubungan langsung dengan dugaan tindak pidana yang disangkakan terjadi,”
ucap Ade Safri melalui keterangannya, Sabtu, 24 Januari 2026.
Ade Safri melanjutkan barang bukti lain yang disita berupa dokumen profil dan kegiatan usaha perusahaan, termasuk beberapa Sertifikat Hak Milik (SHM) dan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) sebagai agunan borrower macet, serta sarana pendukung operasional perusahaan.






