Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Hukum

Elza Syarief Cabut dari Barisan Pembela Sony, Krisna Murti: Baru Ketemu 2 Jam Sudah Putus Kuasa

Krisna mengaku tidak tahu persis alasan Elza mundur jadi kuasa hukum dan menyayangkan hal tersebut. Proses tetap berlanjut.

Peserta aksi yang tergabung dalam Lingkar Aspirasi Publik (LAP) mengibarkan bendera Merah Putih saat unjuk rasa di Tugu Adipura, Kota Tangerang, Banten, Rabu (10/6/2026).
Peserta aksi yang tergabung dalam Lingkar Aspirasi Publik (LAP) mengibarkan bendera Merah Putih saat unjuk rasa di Tugu Adipura, Kota Tangerang, Banten, Rabu (10/6/2026). (ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/bar)

Kuasa hukum mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya, Krisna Murti, mengaku kaget keputusan Elza Syarief mundur dari barisan pembela per 15 Juni 2026.

Krisna mengatakan pihak keluarga Sony yang mencabut Elza sebagai kuasa hukum.

“Saya dapat pemberitahuan kemarin. Sehubungan dengan keluarga (Sony) mencabut kuasa Bu Elza,”

ucap Krisna ketika dihubungi wartawan, Rabu, 17 Juni 2026.

Krisna menceritakan dirinya dan Elza, awalnya dihubungi satu per satu oleh pihak keluarga Sony dan masing-masing diberikan kuasa. Setelah diberikan kuasa, Elza baru sekali mendampingi Sony yakni ketika diperiksa pada 4 Juni Itu pun menjadi komunikasi terakhir Elza dengan Sony.

Iklan

“Setahu saya cuma baru satu kali bertemu dan itu pun cuma dua jam. Hanya satu kali bertemu dengan Pak Sony,”

aku dia.

Namun, Krisna mengaku tidak tahu persis alasan Elza mundur jadi kuasa hukum dan menyayangkan hal tersebut. Dia menegaskan hal tersebut tidak akan mengganggu proses selanjutnya.

“Saya kurang memahami sampai sejauh itu. Terpenting sekarang, saya fokus kepada kasus klien saya,”

tutur dia.

Bersih tapi Kotor

Elza Syarief menyatakan tidak ikut membela lagi mantan kliennya usai penyidik Kejaksaan Agung menjerat tangan kanan Sony, Asep Yusuf Somantri, sebagai tersangka kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dia mengaku tidak nyaman sebab Sony acap berbohong.

“Karena Pak Sony tidak jujur dan sebelum bersumpah (dia) ‘bersih’. Info beberapa orang, terutama (info dari) Asep, dia rutin menerima uang dari Asep,”

kata Elza.

Namun, Elza mengira Sony masih berupaya untuk membuka pihak-pihak yang terlibat, tapi diduga masih melindungi orang-orang di sekitarnya. Hal itu yang membuat Elza menjadi tidak nyaman.

Selain itu, ada pihak di sekeliling Sony yang mengecap Elza sebagai advokat yang berbahaya sebab kerap membongkar pihak-pihak yang diduga turut terlibat dalam korupsi program MBG. 

Bahkan Elza mengaku juga kerap dipersulit untuk bertemu Sony.

“Saya merasa supaya kuasa saya dicabut. Sebelum dicabut saya mundur saja. Sama saja dicabut atau mundur, yang penting saya bukan kuasanya lagi,”

tegas Elza.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Reporter OWRITE berfokus pada peliputan isu hukum, kriminal, dan nasional. Setelah resmi menyandang Sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas

  • Asred

    Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.