Gudeg Ibu Anna menapaki perjalanan baru setelah 15 tahun berbisnis. Gudeg asli Yogyakarta ini kini menempati lokasi baru yang lebih luas, demi memperkuat eksistensi dan memperkenalkan cita rasa khas kepada masyarakat luas.
Pemilik usaha, yakni Anna bersama Afandi melakukan grand opening Gudeg Ibu Anna di Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Anna mengatakan, usaha ini bukanlah bisnis yang baru dirintis, karena sebelumnya sudah beroperasi di kawasan Palmerah Utara 3.
Kami buka restoran gudeg ini sudah 15 tahun, kami pindahkan ke sini. Dengan kesepakatan kami dengan Pak Afandi, supaya di sini lebih luas untuk mengibarkan nama Gudeg Ibu Anna, dan lebih luas untuk menjadi berkat bagi banyak orang,”
ujar Anna kepada owrite di lokasi, Minggu, 11 Januari 2025.
Anna menjelaskan dari segi rasa, Gudeg Ibu Anna memiliki karakter kering dengan menuntut keseimbangan rasa. Gudeg pun dimasak langsung oleh juru masak asli Yogyakarta.
Rasa pasti beda-beda ya setiap tangan berbeda ya, yang bisa tahu bedanya, yang pada menikmati sih. Tapi yang pasti kan, khas gudeg kami seperti itu, kering,”
tuturnya.
Untuk menu, Gudeg Ibu Anna menawarkan berbagai pilihan dengan rentang harga terjangkau mulai dari Rp20.000 hingga Rp70.000 per porsi. Ia merekomendasikan kepada pelanggan untuk mencicipi menu gudeg komplit.
Menu spesial yang kami rekomendasikan gudeg komplit. (Harga) paling komplit banget itu Rp70.000. Harga) ada Rp20.000 sampai Rp70.000, Rp70.000 itu yang paling komplit dan ayamnya kampung asli,”
ucapnya.
Saat ini, Anna mempekerjakan 11 orang tenaga kerja, terdiri dari lima kru dapur dan enam kru pelayanan di area restoran. Penambahan tenaga kerja, akan disesuaikan dengan perkembangan usaha ke depan.
Adapun di tengah ketatnya persaingan usaha kuliner, Anna mengaku tidak menghadapi tantangan yang terlalu dominan. Ia memilih menjalani bisnis dengan mengalir, dan tetap fokus pada kualitas.
Kami tidak terlalu merasakan yang terbesar sih. Mengalir saja kami jalani,”
ujarnya.
Terkait rencana ekspansi, Anna belum ingin terburu-buru membuka cabang baru. Saat ini fokus utama adalah menjaga kualitas rasa dengan keterlibatan langsung di dapur.
Sementara ini kami fokus di sini dulu. Tentang pembukaan cabang nanti kedepannya bagaimana. Yang jelas saya harus fokus karena Bu Anna harus ada di satu dapur dulu,”
tuturnya.

