Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 11 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / 5 Cara Hadapi Pelecehan Seksual di Lingkungan Kampus
Hype

5 Cara Hadapi Pelecehan Seksual di Lingkungan Kampus

Ani RatnasariIvan OWRITE
Last updated: April 14, 2026 1:34 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
5 bulan lalu
Share
Ilustrasi Cara Hadapi Pelecehan Seksual
Ilustrasi Cara Hadapi Pelecehan Seksual (Foto: Freepik)
SHARE

Isu pelecehan kembali menjadi sorotan publik. Lingkungan kampus yang seharusnya jadi ruang aman untuk belajar dan berkembang, justru kerap menyimpan potensi relasi kekuasaan yang rentan disalahgunakan.

Ironisnya, para pelaku sering berlindung dibalik kata bercanda, bimbingan, atau kedekatan akademis.

Kondisi ini membuat banyak korban memilih untuk diam karena takut masa depan akademisnya terdampak.

Padahal negara telah memberikan payung hukum yang jelas melalui Permendikbud Ristek No.30 tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di perguruan tinggi, serta UU No.12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS).

Korban memiliki hak untuk melindungi diri dan melawan tindak pelecehan. Berikut cara menghadapi pelecehan seksual di lingkungan kampus secara taktis dan aman.

  1. Tegaskan Batasan Sejak Awal

Dalam beberapa kasus, pelaku sering memanfaatkan sikap sungkan atau rasa tidak enak korban. Oleh karena itu, penting untuk menetapkan batasan sejak awal dagan cara tegas namun tetap profesional.

Menyampaikan ketidaknyamanan secara langsung, seperti meminta interaksi tetap fokus pada kepentingan akademik, dapat menjadi sinyal kuat agar pelaku menghentikan tindakannya.

Ketegasan ini bukan bentuk perlawanan berlebihan, melainkan sebagai langkah preventif untuk melindungi diri.

  1. Kumpulkan Bukti

Dalam menangani kasus kekerasan seksual, bukti memiliki peran yang sangat penting. Undang-undang TPKS mengakui bukti digital secara sah, sehingga korban perlu untuk menyimpan bukti komunikasi yang mengarah pada pelecehan seksual, seperti chat, email, atau rekaman suara.

Selain itu, mencatat kronologi kejadian secara rinci, termasuk waktu, tempat, dan kemungkinan saksi, dapat memperkuat posisi korban jika suatu saat memutuskan untuk melapor. Menyimpan bukti di ruang digital yang aman juga bisa jadi langkah penting untuk menghindari kehilangan data.

  1. Libatkan Support System

Target korban pelecehan seringkali adalah orang yang berada dalam kondisi terisolasi atau tidak memiliki dukungan. Oleh sebab itu, membangun support system jadi langkah strategis dalam menghadapi masalah ini.

Berbagi cerita dengan teman terpercaya, organisasi mahasiswa, atau komunitas kampus dapat memberikan perlindungan sekaligus dukungan emosional.

Selain itu, menghindari pertemuan berduaan dengan pelaku di ruang tertutup dan memastikan kehadiran orang lain saat berinteraksi, juga bisa mengurangi risiko terjadinya pelecehan lanjutan.

  1. Manfaatkan Satgas PPKS di Kampus

Sebagai bentuk perlindungan institusional, setiap perguruan tinggi diwajibkan untuk memiliki Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS).

Keberadaan satgas ini bisa jadi jalur resmi yang dapat dimanfaatkan korban untuk mendapatkan perlindungan dan pendampingan.

Mahasiswa dapat mencari informasi terkait mekanisme pelapor, berkonsultasi tanpa harus langsung membuat laporan formal, serta mendapatkan bantuan psikologis dan hukum.

Satgas juga memiliki kewajiban untuk menjaga kerahasiaan identitas korban, sehingga memberikan rasa aman dalam proses penanganan kasus.

  1. Hindari Self-Blaming

Dalam beberapa kasus, korban kerap mengalami tekanan psikologis berupa rasa bersalah dan menyalahkan diri sendiri.

Padahal seluruh tanggung jawab berada pada pelaku, bukan korban. Cara berpakaian, sikap, atau waktu kejadian tidak bisa jadi pembenaran atas tindakan pelecehan.

Oleh karena itu, korban perlu fokus pada pemulihan diri dengan mencari lingkungan yang suportif dan menjauhi pihak-pihak yang memberikan tekanan negatif.

Menjaga kesehatan mental merupakan bagian penting dari proses perlindungan diri.

Pelecehan seksual di kampus bukan persoalan sepele yang dapat diabaikan. Dengan memahami hak, mengumpulkan bukti, serta memanfaatkan sistem perlindungan yang tersedia, korban dapat mengambil langkah taktis tanpa harus mengorbankan masa depan akademis mereka.

Kebenaran untuk bersuara menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan kampus yang lebih aman.

Tag:Lingkungan KampusPelecehan SeksualSatgas PPKSTips Hadapi Pelecehan SeksualUU TPKS
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Timnas Indonesia U-20 Lolos Piala Asia 2027, Nova Arianto Langsung Bidik Target Lebih Besar
By Hadi Febriansyah
Timnas Indonesia U-20 saat berhadapan dengan Australia
1
Aturan Bagasi Garuda Berubah, Fraksi PDIP: UMKM Oleh-oleh Bisa Kehilangan Pembeli
By Rahmat Tunny
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman
2
Bupati Kukar Tebar 1 Ton Benih Padi di Danau Semayang, Videonya Viral Bikin Netizen Heran
By Ani Ratnasari
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menebar benih padi di kawasan Danau Semayang
3
Ikan Tongkol Sudah Digoreng tapi Tetap Bisa Bikin Keracunan? Dokter Ungkap Bahaya yang Sering Tak Disadari
By Ani Ratnasari
Ikan Tongkol
4
Asian Games 2026: Indonesia “Cuma Berani” Bidik 4 Emas, Thailand Malah Menggila
By Hadi Febriansyah
Menpora Erick Thohir (tengah) berswafoto dengan atlet Indonesia usai Pengukuhan Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 di Wisma Serba Guna Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Film Memburu Pemangsa Siap Tayang
Hype

Film Memburu Pemangsa Siap Tayang di Bioskop pada 24 September 2026, Ini Sinopsis dan Daftar Pemainnya

Bioskop Indonesia siap dihantui dengan keseruan film Memburu Pemangsa yang akan membawa…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
8 jam lalu
Hype

Kenapa Kindness Bisa Meruntuhkan Ego Seseorang? Ini Jawabannya

Pernah nggak sih kamu ketemu orang yang kalau lagi debat selalu pengen…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
11 jam lalu
Ilustrasi Korban Bullying
Hype

Skor PISA Indonesia Naik, P2G Soroti 24 Persen Murid Jadi Korban Bullying

Hasil PISA 2025 menunjukkan capaian akademik murid Indonesia mulai mengalami perbaikan. Namun,…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
11 jam lalu
Kura-kura
Hype

Serupa tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Penyu, Kura-Kura, dan Bulus

Penyu, kura-kura, dan bulus kerap dianggap sebagai hewan yang sama karena sama-sama…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
12 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up