Istilah Kun Fayakun sering kali diucapkan oleh umat Islam ketika membahas tentang kekuasaan Allah SWT yang tidak terbatas.
Kata ini menjadi simbol bahwa Allah mampu menciptakan atau mewujudkan sesuatu hanya dengan kehendak-Nya, tanpa ada yang mampu menghalangi.
Kun fayakun (كُن فَيَكُونُ) dalam bahasa Indonesia artinya jadilah, maka itu pun jadi. Kata ini terdapat di beberapa surat dalam Al-Qur’an. Contohnya, yaitu dalam Surat Al-Baqarah ayat 117, Surat An-Nahl ayat 40, dan Surat Yasin ayat 82.
Surat Al-Baqarah ayat 117
بَدِيعُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۖ وَإِذَا قَضَىٰٓ أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ
Badī’us-samāwāti wal-arḍ, wa iżā qaḍā amran fa innamā yaqụlu lahụ kun fa yakụn
Artinya: Allah Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia hendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: ‘Jadilah!’ Lalu jadilah ia.
Ayat tersebut menggambarkan bahwa Allah Ta’ala merupakan Dzat yang menciptakan langit dan bumi, tanpa ada contoh terlebih dahulu.
Jadi, apabila Allah Subhanahu wa Ta’ala menetapkan suatu perkara apa pun dan Dia hendak untuk mengadakannya atau menghidupkannya, maka Dia hanya berfirman kun (jadilah), maka ia pun jadi.
Surat An-Nahl ayat 40
اِنَّمَا قَوْلُنَا لِشَيْءٍ اِذَآ اَرَدْنٰهُ اَنْ نَّقُوْلَ لَهٗ كُنْ فَيَكُوْنُ ࣖ
Innamā qaulunā lisyai`in iżā aradnāhu an naqụla lahụ kun fa yakụn
Artinya: Sesungguhnya firman Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya, “Jadilah!” Maka jadilah sesuatu itu.
Ayat ini menunjukkan bahwa sesungguhnya urusan membangkitkan (orang-orang mati) adalah perkara mudah bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Maka, bila Allah menghendaki sesuatu, Dia hanya berfirman, “jadilah”, maka kemudian ia terjadi dan terwujud.
Surat Yasin ayat 82
إِنَّمَآ أَمْرُهُۥٓ إِذَآ أَرَادَ شَيْـًٔا أَن يَقُولَ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ
Innamā amruhū iżā arāda syai`an ay yaqụla lahụ kun fa yakụn
Artinya: Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: “Jadilah!” maka terjadilah ia.
Ayat ini menunjukkan bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah SWT. Segala sesuatu di alam semesta terjadi atas izin dan kehendak-Nya.
Ungkapan ini menggambarkan bahwa ketika Allah menghendaki sesuatu, maka sesuatu tersebut akan terjadi sesuai dengan kehendak-Nya. Mulai dari mematikan, menghidupkan, membangkitkan serta mengumpulkan.
Kun Fayakun berarti “Jadilah, maka terjadilah”, sebuah ungkapan yang menunjukkan kekuasaan mutlak Allah SWT atas segala sesuatu. Melalui konsep ini, umat Islam diajarkan untuk selalu percaya kepada kehendak Allah, tetap berusaha, berdoa, dan bertawakal dalam menghadapi berbagai keadaan hidup.


