Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 18 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Banyak Dikira Keturunan Eropa, Mata Biru Suku Buton Ternyata Berkaitan dengan Sindrom Langka
Hype

Banyak Dikira Keturunan Eropa, Mata Biru Suku Buton Ternyata Berkaitan dengan Sindrom Langka

Ossid Duha Jussas SalmaSyifa Fauziah
Last updated: Juni 16, 2026 9:51 pm
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Masyarakat Suku buton
Masyarakat Suku buton (Foto: tenteggo.id)
SHARE

Foto-foto warga Suku Buton bermata biru sempat viral di Indonesia. Potret yang diabadikan oleh geolog Indonesia Korchnoi Pasaribu, memperlihatkan warna mata biru terang yang tidak lazim ditemukan di Indonesia, sehingga muncul berbagai spekulasi.

Daftar isi Konten
  • Mengenal Suku Buton
  • Asal Usul Mata Biru pada Suku Buton
  • Apa Itu Waardenburg Syndrome?
  • Penyebab Genetik Waardenburg Syndrome
  • Mengenali Tanda dan Gejala Waardenburg Syndrome

Namun, warna mata yang mencolok tersebut bukanlah hasil percampuran ras, melainkan berkaitan dengan Waardenburg Syndrome, sebuah kondisi genetik langka yang memengaruhi pembentukan pigmen dalam tubuh.

Di balik penampilannya yang mencuri perhatian, fenomena tersebut menjadi pengingat bahwa keberagaman genetik dapat muncul di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia.

Baca juga:
Serunya Panjat Pinang di Monas, Peserta Jatuh Bangun Berebut Hadiah Suasana Monumen Nasional (Monas) pada perayaan 17 Agustus kali ini makin ramai.…
Seru-seruan 17 Agustusan di Monas, Ada Balap Karung hingga Panjat… Perayaan HUT ke-81 RI di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Senin, 17…
Lima Permainan Anak di Monas Saat 17 Agustusan, Gratis dan… Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, tak…
  • Serunya Panjat Pinang di Monas, Peserta Jatuh Bangun Berebut Hadiah
  • Seru-seruan 17 Agustusan di Monas, Ada Balap Karung hingga Panjat Pinang Berhadiah
  • Lima Permainan Anak di Monas Saat 17 Agustusan, Gratis dan Buka Sampai…

Mengenal Suku Buton

Dari laman Universitas Bina Bangsa Getsempena, Suku Buton merupakan kelompok etnis Pulau Buton di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara. Masyarakat Buton dikenal sebagai keturunan Kesultanan Buton, salah satu kerajaan maritim yang pernah berjaya di kawasan timur Nusantara sejak abad ke-16.

Selain mendiami Pulau Buton, masyarakat Buton juga tersebar di berbagai daerah di Indonesia akibat tradisi pelayaran dan merantau yang telah berlangsung sejak lama. Mereka memiliki bahasa, adat istiadat, serta budaya yang khas.

Asal Usul Mata Biru pada Suku Buton

Masyarakat Suku buton (Foto: tenteggo.id)

Mata biru yang dimiliki sebagian warga Suku Buton kerap memunculkan berbagai spekulasi. Salah satu yang paling populer adalah anggapan bahwa warna mata tersebut merupakan warisan dari perkawinan silang antara penduduk lokal dan bangsa Portugis.

Tapi teori tersebut masih diperdebatkan, karena jika warna mata biru merupakan hasil perkawinan campuran, keturunannya umumnya juga akan menunjukkan ciri fisik kaukasoid lainnya, seperti postur tubuh yang lebih tinggi atau warna kulit yang lebih terang, sedangkan warga Suku Buton tidak.

Karena itu, banyak peneliti menilai bahwa Waardenburg Syndrome menjadi penjelasan yang lebih masuk akal. Kondisi genetik langka ini dapat menyebabkan perubahan pigmentasi pada mata sehingga menghasilkan warna biru terang, tanpa harus berkaitan dengan faktor keturunan Eropa.

Apa Itu Waardenburg Syndrome?

Melansir dari laman Halodoc, Waardenburg Syndrome merupakan kelainan genetik yang memengaruhi pembentukan pigmen pada tubuh. Kondisi ini dapat menyebabkan perbedaan warna pada mata, rambut, dan kulit, serta pada sebagian kasus disertai gangguan pendengaran.

Sindrom ini terjadi karena adanya gangguan pada perkembangan sel krista neuralis saat janin masih berada di dalam kandungan. Sel-sel tersebut berperan penting dalam pembentukan berbagai jaringan tubuh, termasuk melanosit, yaitu sel yang menghasilkan pigmen melanin.

Pigmen inilah yang menentukan warna kulit, rambut, dan iris mata seseorang. Ketika perkembangan melanosit terganggu, produksi pigmen dapat berubah sehingga menyebabkan ciri khas seperti mata berwarna biru terang, warna rambut yang berbeda, atau bercak putih pada kulit.

Penyebab Genetik Waardenburg Syndrome

Waardenburg Syndrome disebabkan oleh perubahan atau mutasi pada sejumlah gen yang berperan dalam perkembangan melanosit, yaitu sel penghasil pigmen pada tubuh.

Mutasi pada gen-gen tersebut dapat mengganggu pembentukan serta fungsi melanosit, sehingga memengaruhi warna mata, rambut, dan kulit. Pada sebagian kasus, gangguan ini juga berdampak pada perkembangan telinga bagian dalam yang berperan dalam proses pendengaran.

Sindrom ini umumnya diwariskan dalam keluarga. Sebagian besar kasus terjadi melalui pola pewarisan autosomal dominan, yang berarti seorang anak dapat mewarisi kondisi tersebut meski hanya menerima satu gen yang bermutasi dari salah satu orang tuanya.

Baca juga:
Prabowo Bongkar Masalah Dokter Gigi di RI, 6.000 Puskesmas Bakal… Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung soal kekurangan dokter gigi di Indonesia dalam…
Viral Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg,… Pernah kebayang nggak punya pendapatan Rp700 ribu hanya dengan ngupas satu kilogram…
Siapa yang Suka Halu Sampai Lupa Waktu? Hati-hati Jangan-jangan Kamu… Pernah nggak kamu melamun sambil ngebayangin masa depan, ngulang kejadian memalukan, ngobrol…
  • Prabowo Bongkar Masalah Dokter Gigi di RI, 6.000 Puskesmas Bakal Jadi Sasaran…
  • Viral Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Netizen Langsung…
  • Siapa yang Suka Halu Sampai Lupa Waktu? Hati-hati Jangan-jangan Kamu Kena Maladaptive…

Mengenali Tanda dan Gejala Waardenburg Syndrome

Dokter biasanya mengenali Waardenburg Syndrome melalui sejumlah ciri fisik yang khas. Seseorang dapat diduga mengalami kondisi ini jika memiliki beberapa tanda berikut:

Ciri utama:

  • Gangguan pendengaran yang sudah ada sejak lahir.
  • Mata berwarna biru terang atau kedua mata memiliki warna yang berbeda.
  • Adanya bagian rambut yang berwarna putih, terutama di bagian depan kepala.
  • Jarak antara kedua mata tampak lebih lebar dari umumnya.
  • Memiliki anggota keluarga yang juga mengalami Waardenburg Syndrome.

Ciri pendukung:

  • Bercak putih pada kulit sejak lahir.
  • Alis yang tampak menyambung di bagian tengah.
  • Pangkal hidung yang lebar dan menonjol.
  • Bentuk hidung tertentu akibat perkembangan yang tidak sempurna.
  • Rambut beruban pada usia yang lebih muda dari biasanya.

Fenomena mata biru pada sebagian warga Suku Buton menjadi bukti bahwa keragaman genetik dapat muncul dalam berbagai bentuk yang unik.

Di balik berbagai spekulasi tentang asal-usulnya, penjelasan ilmiah melalui Waardenburg Syndrome membantu masyarakat memahami bahwa kondisi tersebut bukan sekadar keunikan fisik, melainkan bagian dari variasi genetik yang dapat terjadi pada siapa saja.

Dengan demikian, mata biru Suku Buton tidak hanya menarik perhatian karena penampilannya, tetapi juga membuka wawasan tentang kekayaan dan keberagaman genetik yang dimiliki Indonesia.

Tag:mata birusuku buton
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Trending di OWRITE
HUT RI ke-81: Gaya Nyentrik Gibran Berbalut Adat NTT, Kumpul Keluarga Besar di Istana
By Hadi Febriansyah
Eks Presiden RI Joko Widodo (kiri), Presiden RI Prabowo Subianto tengah), dan Wakil Presiden Gibran (kanan) dalam peringatan HUT KE-81 RI di Istana Negara, Jakarta, 17 Agustus 2026.
1
Cegah Rasuah: KPK “Pasang Mata” Penyaluran Bantuan Gempa NTT
By Rahmat Baihaqi
Petugas medis memindahkan pasien ke dalam tenda darurat di RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, Minggu (16/8/2026).
2
Tampil Anggun Berkebaya Putih, Dewi Soekarno Hadiri Upacara HUT RI di Istana Merdeka
By Rahmat Baihaqi
Istri mendiang Presiden pertama Soekarno, Ratna Dewi Soekarno atau Dewi Soekarno memakai kebaya putih menghadiri upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara.
3
PSSI Deg-degan! Fortuna Sittard Belum Putuskan Nasib Justin Hubner untuk Piala AFF 2026
By Hadi Febriansyah
Bek Timnas Indonesia Justine Hubner.
4
Profil Mitchell Lee Bakker, Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
By Hilwa Urwatul Wutsqa
Mitchell Lee Baker
5

BERITA LAINNYA

Panjat Pinang di Monas
Hype

Serunya Panjat Pinang di Monas, Peserta Jatuh Bangun Berebut Hadiah

Suasana Monumen Nasional (Monas) pada perayaan 17 Agustus kali ini makin ramai.…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
15 jam lalu
Lomba memakai baju daster
Hype

Seru-seruan 17 Agustusan di Monas, Ada Balap Karung hingga Panjat Pinang Berhadiah

Perayaan HUT ke-81 RI di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Senin, 17…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
18 jam lalu
Permainan Anak di Monas Saat 17 Agustusan
Hype

Lima Permainan Anak di Monas Saat 17 Agustusan, Gratis dan Buka Sampai Malam

Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, tak…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
19 jam lalu
Mensesneg Prasetyo Hadi di komplek parlemen, Senayan, Jakarta.
Hype

Prabowo Bongkar Masalah Dokter Gigi di RI, 6.000 Puskesmas Bakal Jadi Sasaran Mobile Dentist

Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung soal kekurangan dokter gigi di Indonesia dalam…

Ani RatnasariHardani Triyoga
By
Ani Ratnasari
Hardani Triyoga
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up