Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 18 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • Purbaya
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Mengenal Sandwich Generation, Beban Menjadi Penopang Dua Generasi
Hype

Mengenal Sandwich Generation, Beban Menjadi Penopang Dua Generasi

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
Last updated: Juni 17, 2026 2:17 pm
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
Share
ilustrasi seseorang sedang berfikir
ilustrasi seseorang sedang berfikir (Foto: unsplash.com)
SHARE

Di tengah kehidupan modern yang penuh tuntutan, tidak sedikit orang yang harus memikul tanggung jawab besar di dua sisi sekaligus.

Mereka tidak hanya mengurus orang tua yang mulai menua, tetapi juga menanggung kebutuhan anggota keluarga yang lebih muda.

Kondisi inilah yang dikenal sebagai sandwich generation, yaitu kelompok yang “terjepit” di antara dua generasi dan harus menjalankan peran ganda dalam waktu yang bersamaan.

Fenomena ini semakin sering ditemui seiring perubahan ekonomi dan struktur keluarga di masyarakat.

Baca juga:
Pratama Arhan Gandeng Inka Andestha di Pernikahan Jennifer Coppen dan… Kehadiran Pratama Arhan di acara resepsi pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner…
Baru Rilis, Lagu “Follow Me” yang Melibatkan Jihyo TWICE Langsung… Lagu terbaru berjudul “Follow Me” yang dirilis 12 Juni 2026 melibatkan Jihyo…
Bikin Gemas! Ahli Gizi Bongkar Rahasia Kamari Bisa Anteng dan… Penampilan Kamari saat berjalan memasuki acara pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner…
  • Pratama Arhan Gandeng Inka Andestha di Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner,…
  • Baru Rilis, Lagu “Follow Me” yang Melibatkan Jihyo TWICE Langsung Bikin Fans…
  • Bikin Gemas! Ahli Gizi Bongkar Rahasia Kamari Bisa Anteng dan Tenang Jadi…

Asal Usul dan Makna Istilah Sandwich Generation

Melansir dari laman Pegadaian, istilah sandwich generation berasal dari analogi roti lapis (sandwich), di mana seseorang berada di posisi tengah yang terjepit oleh dua lapisan, yaitu generasi di atas (orang tua) dan generasi di bawah (anak atau keluarga yang belum mandiri).

Jumlah Penduduk RI Melonjak Jadi 284,67 Juta Jiwa, BPS: Gen Z Jadi Generasi Terbesar

Dengan demikian, beban sandwich generation dapat digambarkan sebagai tanggung jawab terhadap tiga sisi kehidupan sekaligus, yaitu keluarga lama, keluarga baru, dan kebutuhan diri sendiri.

Kondisi ini membuat mereka sering berada dalam tekanan finansial maupun emosional karena harus menyeimbangkan banyak peran dalam waktu yang bersamaan.

Penyebab Sandwich Generation

Terdapat beberapa faktor utama yang menyebabkan munculnya sandwich generation, salah satunya karena orang tua tidak lagi berpenghasilan. Jika tidak memiliki dana pensiun yang cukup, maka kebutuhan hidupnya akan bergantung pada anak,

Kemudian, karena manajemen keuangan yang kurang baik juga bisa membuat seseorang kesulitan memenuhi kebutuhan keluarga barunya. Akibatnya, beban tersebut kadang masih harus dibantu oleh keluarga asal atau saudaranya.

Ciri-Ciri Sandwich Generation

Sandwich generation terbagi ke dalam beberapa kategori berdasarkan kondisi dan beban tanggung jawab yang ditanggung. Berikut ciri-cirinya:

  • Club Sandwich Generation, biasanya berusia sekitar 30–60 tahun dan menanggung beban dari beberapa generasi sekaligus, seperti orang tua yang sudah lanjut usia serta anak atau keluarga yang masih bergantung secara finansial.
  • Open Faced Sandwich Generation, merupakan anggota keluarga yang secara aktif merawat orang tua atau anggota keluarga lanjut usia. Namun, pengasuh profesional seperti pekerja panti jompo tidak termasuk dalam kategori ini karena tidak memiliki hubungan keluarga langsung.
  • Traditional Sandwich Generation, biasanya berusia sekitar 40–50 tahun dan berada di posisi “terjepit” antara orang tua yang menua serta anak-anak yang masih membutuhkan dukungan finansial dan pengasuhan.

Solusi Mengatasi Sandwich Generation

Dan untuk menghindari atau memutus rantai sandwich generation, diperlukan pengelolaan keuangan yang baik serta perencanaan jangka panjang dalam keluarga. Berikut beberapa solusinya:

1. Menabung secara rutin

Biasakan menabung sejak dini, baik untuk diri sendiri maupun keluarga. Tentukan tujuan tabungan agar lebih terarah dan lakukan secara konsisten.

2. Mengelola keuangan keluarga dengan baik

Diskusikan kebutuhan keuangan keluarga secara terbuka agar tidak hanya ditanggung oleh satu pihak. Perencanaan bersama dapat meringankan beban finansial.

3. Memiliki asuransi kesehatan

Asuransi kesehatan membantu mengurangi beban biaya saat terjadi risiko kesehatan sehingga kondisi keuangan keluarga lebih aman.

4. Menyiapkan dana pensiun dan pendidikan

Persiapkan dana pensiun untuk orang tua serta dana pendidikan anak sejak dini agar kebutuhan jangka panjang tidak membebani satu generasi saja.

5. Mengurangi pengeluaran tidak perlu

Hindari gaya hidup konsumtif dan prioritaskan kebutuhan utama agar keuangan lebih stabil dan terkontrol.

6. Mendidik anak agar mandiri secara finansial

Ajarkan anak membedakan kebutuhan dan keinginan serta membiasakan menabung sejak kecil agar lebih siap secara finansial di masa depan.

7. Berinvestasi dengan bijak

Investasi seperti emas dapat menjadi pilihan untuk menambah aset dan dana darurat, sehingga kondisi keuangan lebih kuat dalam jangka panjang.

Sandwich generation merupakan fenomena yang semakin sering terjadi di tengah perubahan kondisi ekonomi dan struktur keluarga saat ini. Namun, kondisi ini dapat diminimalkan dengan perencanaan keuangan yang baik.

Dengan langkah yang tepat, beban tersebut dapat dikurangi sehingga setiap individu tetap dapat menjalani kehidupan yang lebih seimbang dan terarah.

Tag:Bonus DemografiMengelola KeuanganPengertian Sandwich GenerationSandwich Generation
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Ricuh Diskusi UGM dan Cap Pengkhianat Reformasi, Substansi Kritik Mahasiswa Jangan Dikaburkan
By Hardani Triyoga
Mahasiswa geruduk acara diskusi di UGM yang dihadiri Budiman Sudjatmiko.
1
Prabowo Ngaku Terbuka pada Kritik, Pengerahan TNI saat Demo Mahasiswa Jadi Sorotan
By Rahmat Tunny
Pasukan TNI ikut melakukan penghadangan kepada mahasiswa yang akan melakukan aksi demonstrasi di Bundaran HI.
2
Tanpa Ikon Pemersatu, Gerakan Mahasiswa Saat Ini Tak Sehebat Reformasi 1998
By Rahmat Tunny
Aksi demonstrate mahasiswa UI di Jan. MH. Thamrin, Jakarta Pusat.
3
Jokowi Mau Safari Politik Bareng PSI, Politikus PDIP: Sebaiknya Bertaubat Saja
By Hardani Triyoga
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)(sumber: Tangkapan layar dari siaran YouTube PSI)
4
Pertamina Jelaskan Alasan Pertamax Naik Saat Harga Minyak Dunia Melemah
By Natania Longdong
Petugas berdiri di samping mesin pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax ke tangki sepeda motor di SPBU Batu Anteru, Ternate, Maluku Utara, Rabu (10/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Andri Saputra/nz)
5

BERITA LAINNYA

Universitas Indonesia
Hype

Polemik Pride Month di UI Berujung Doxing, Suma UI Takedown Postingan Usai Dapat Ancaman

Unggahan bertema Pride Month yang dipublikasikan Badan Pers Mahasiswa Universitas Indonesia atau…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
10 jam lalu
Hype

Tujuh Rekomendasi Destinasi Wisata Magelang Wajib Dikunjungi

Magelang merupakan salah satu daerah wisata unggulan di Jawa Tengah yang menawarkan…

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan Syahruna Lubis
11 jam lalu
Mantan aktivis 98 temani anak demo
Hype

Momen Haru Mantan Aktivis 98 Saat Saksikan Anaknya Turun ke Jalan

Riuh yel-yel mahasiswa kembali menggema di jalanan ibu kota. Gelombang massa berjaket…

Hilwa UrwatulSyifa Fauziah
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Syifa Fauziah
12 jam lalu
Resepsi pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner
Hype

Pratama Arhan Gandeng Inka Andestha di Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner, Resmi Go Public?

Kehadiran Pratama Arhan di acara resepsi pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
14 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up