Imajinari resmi merilis official trailer terbaru film Operasi Pesta Copet, karya sutradara Edy Khemod. Film ini menampilkan sisi emosional di balik fenomena pencopet yang kerap terjadi di konser musik, sekaligus mengajak penonton melihat persoalan sosial dari sudut pandang yang berbeda.
Film ini mengikuti perjalanan empat anak muda, yakni Ijal, Adut, Tia, dan Melodi, yang hidup di kawasan pinggiran kota dengan kondisi ekonomi serba terbatas. Sulitnya memperoleh pekerjaan layak serta tingginya biaya hidup membuat mereka nekat merencanakan aksi pencopetan di festival musik terbesar di Indonesia, Pestapora.
Namun, Operasi Pesta Copet tidak sekadar menghadirkan kisah kriminal. Melalui trailer terbarunya ini, penonton diperlihatkan bagaimana keempat sahabat tersebut saling bertahan dan menjadi keluarga satu sama lain di tengah tekanan hidup yang mereka hadapi.
Waspada Terhadap Aksi Pencopetan
Selain mengangkat sisi kemanusiaan para tokohnya, juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap aksi pencopetan yang masih marak terjadi di berbagai acara konser.
Film ini dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, dan Kawai Labiba. Sementara itu, jajaran produser diisi oleh Ernest Prakasa, Dipa Andika, James Erlangga, dan Iqbaal Ramadhan.
Dalam press conference yang digelar di XXI Plaza Senayan, Rabu 22 Juli 2026, sutradara sekaligus drummer band Seringai, Edy Khemod mengatakan film ini menjadi kesempatan baginya untuk menggabungkan dua dunia yang telah lama digelutinya, yakni musik dan film.
Buat gue menariknya di film ini gue bisa membahas kancah musik Indonesia, tapi tidak dari kacamata yang konvensional. Melihat dunia musik Indonesia dari kacamata sosiologisnya. Selain itu, film ini juga menggabungkan dua industri yang gue geluti sejak dua dekade lalu, musik dan film, menjadi tawaran yang fresh untuk perfilman Indonesia,”
papar Edy.
Bersamaan dengan peluncuran trailer, Operasi Pesta Copet juga memperkenalkan original soundtrack berjudul Kita Melawan Dunia yang dibawakan oleh BAALE.
Proyek musik milik Iqbaal Ramadhan ini, akan di rilis pada 27 Juli 2026 yang menggambarkan hubungan empat sahabat saling menguatkan di tengah keterbatasan hidup.
Realitas Dihadapi Sebagian Masyarakat
Iqbaal yang memerankan karakter Ijal menegaskan bahwa film ini tidak bermaksud glorifikasi aksi kriminal, melainkan menunjukkan realitas yang dihadapi sebagian masyarakat.
Karakter-karakter di film Operasi Pesta Copet itu sebenarnya bukan orang jahat. Mereka hanya anak-anak muda yang terpaksa nekat karena tuntutan ekonomi. Kalau diteliti lagi, siapa sih yang mau jadi copet? Gak ada. Mereka pun begitu, tapi ternyata di realitanya enggak semua orang cukup beruntung untuk punya pilihan,”
ujar Iqbaal.
Keunikan film ini juga terletak pada proses produksinya yang dilakukan di tengah penyelenggaraan festival musik Pestapora. Hal tersebut menjadikannya sebagai salah satu film drama komedi Indonesia dengan pendekatan produksi yang berbeda.
Direktur Boss Creator sekaligus promotor Pestapora, Kiki Aulia Ucup, mengatakan pihaknya melakukan sejumlah penyesuaian demi mendukung proses syuting.
Kami di Pestapora melakukan beberapa penyesuaian untuk syuting Operasi Pesta Copet, seperti loading lebih awal dan loading out lebih lama,”
ungkap Ucup.
Melalui Operasi Pesta Copet, Imajinari kembali menghadirkan karya yang mengangkat isu sosial dengan pendekatan yang segar dan dekat dengan kehidupan masyarakat. Film ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop mulai 27 Agustus 2026.





















