Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) menjadi momentum untuk mengingat pentingnya pemenuhan hak-hak anak, termasuk hak memperoleh pengasuhan, gizi, kesehatan, dan pendidikan yang layak sejak dini. Pada masa inilah anak memasuki golden age atau masa emas, yaitu periode ketika pertumbuhan dan perkembangan berlangsung sangat pesat.
Sayangnya, masih banyak anak yang belum mendapatkan stimulasi dan pengasuhan yang optimal selama masa tersebut. Karena itu, memahami apa itu golden age dan bagaimana cara mengoptimalkannya menjadi hal penting, tidak hanya bagi orang tua, tetapi juga bagi seluruh masyarakat.
Mengenal Istilah Golden Age pada Anak
Melansir dari laman Kementerian Kesehatan (23 Agustus 2023), golden age adalah masa emas dalam tumbuh kembang anak yang berlangsung sejak lahir hingga sekitar usia 5 tahun. Masa ini disebut sebagai golden age karena otak anak berkembang pesat dan sangat responsif terhadap berbagai pengalaman serta stimulasi yang diterimanya.
Oleh karena itu, peran orang tua dan keluarga menjadi sangat penting dalam mengoptimalkan masa golden age. Dukungan berupa pemenuhan gizi seimbang, pengasuhan yang penuh kasih, stimulasi sesuai usia, serta lingkungan yang aman sangat diperlukan.
Aspek Perkembangan yang Terjadi Selama Golden Age
Selama masa golden age, anak mengalami perkembangan yang sangat pesat di berbagai aspek. Beberapa di antaranya meliputi:
- Kognitif: Kemampuan berpikir, belajar, mengingat, dan memecahkan masalah.
- Bahasa: Kemampuan memahami, berbicara, dan berkomunikasi dengan orang lain.
- Motorik: Kemampuan menggerakkan tubuh, baik motorik kasar seperti berlari maupun motorik halus seperti menggambar dan memegang pensil.
- Sosial dan Emosional: Kemampuan berinteraksi, mengenali emosi, berbagi, bekerja sama, serta mengembangkan empati.
Semua aspek tersebut saling berkaitan. Oleh karena itu, orang tua perlu memberikan stimulasi yang seimbang melalui pengasuhan, bermain, dan komunikasi agar tumbuh kembang anak dapat berlangsung secara optimal.
Dukungan Tumbuh Kembang Anak pada Masa Golden Age
Agar masa golden age dapat dimanfaatkan secara optimal, orang tua dapat melakukan beberapa langkah berikut:
- Berikan stimulasi sesuai usia. Ajak anak bermain, menggambar, menyusun balok, berlari, atau aktivitas lain yang melatih motorik, kreativitas, dan kemampuan berpikir.
- Dukung perkembangan kognitif. Biasakan membaca buku, bercerita, bernyanyi, dan mengajak anak berdiskusi untuk meningkatkan kemampuan belajar dan berbahasa.
- Penuhi kebutuhan gizi. Berikan ASI eksklusif pada enam bulan pertama, MPASI bergizi seimbang setelahnya, serta makanan yang kaya protein, vitamin, dan mineral untuk mendukung pertumbuhan.
- Rutin memeriksakan kesehatan anak. Lengkapi imunisasi sesuai jadwal dan lakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala agar tumbuh kembang anak dapat dipantau sejak dini.
Dengan dukungan yang tepat dari orang tua, masa golden age dapat menjadi fondasi yang kuat bagi kesehatan, kecerdasan, dan perkembangan anak hingga dewasa.
Nutrisi Penting untuk Mendukung Golden Age Anak
Selain stimulasi dan pengasuhan yang baik, pemenuhan nutrisi juga menjadi kunci agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal selama masa golden age.
Pastikan anak mendapatkan asupan protein untuk mendukung pertumbuhan jaringan tubuh, karbohidrat sebagai sumber energi, lemak sehat seperti omega-3 dan omega-6 yang berperan dalam perkembangan otak, serta vitamin dan mineral dari buah, sayur, dan makanan bergizi seimbang.
Pada akhirnya, golden age merupakan kesempatan yang hanya datang sekali dalam kehidupan anak. Dengan memberikan pengasuhan yang penuh kasih sayang, stimulasi yang tepat, serta asupan gizi yang seimbang, orang tua dapat membantu mengoptimalkan potensi anak.
















