Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 8 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Hari Anak Nasional 2026, Kemendikdasmen Ajak Anak Lebih Banyak Bermain dan Batasi Penggunaan Gawai
Hype

Hari Anak Nasional 2026, Kemendikdasmen Ajak Anak Lebih Banyak Bermain dan Batasi Penggunaan Gawai

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
Last updated: Juli 23, 2026 6:21 pm
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Hilwa Urwatul
ByHilwa Urwatul Wutsqa
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang hadir di OWRITE untuk meramu isu-isu sosial menjadi bacaan yang ringan dan relatable.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Siswa Taman kanak-kanak saat bermain
Siswa Taman kanak-kanak saat bermain (Foto: Website resmi Kemendikdasmen)
SHARE

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 dengan mengusung tema “Semua Setara Riang Bersama”.

Daftar isi Konten
  • Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak
  • Pembatasan Penggunaan Gawai di Sekolah

Perayaan yang berlangsung di Tugu Daun Sirih Emas, Alun-alun Gurindam Tepi Laut, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, pada 23 Juli 2026 ini menjadi momentum untuk mengajak anak-anak kembali aktif bermain sekaligus mengurangi penggunaan gawai di lingkungan sekolah.

Melalui Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Kemendikdasmen menegaskan bahwa peringatan HAN tahun ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga upaya memperkuat pemenuhan hak anak serta mengampanyekan pelaksanaan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 18 Tahun 2026 tentang Pembatasan Penggunaan Gawai di Lingkungan Satuan Pendidikan.

Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak

Direktur PAUD Kemendikdasmen, Kurniawan, mengatakan bahwa perlindungan dan pemenuhan hak anak membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak.

Baca juga:
Gegara Abu Vulkanik Anak Krakatau, Kemendikdasmen Buka Opsi Belajar Daring Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuka opsi sekolah daring imbas sebaran…
Sekolah di Tengah Abu Anak Krakatau: Pemerintah Siapkan Opsi PJJ Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI M. Qodari mengatakan pemerintah terus memantau kondisi…
OSN 2026 Kena Efisiensi 80 Persen, JPPI Pertanyakan Apresiasi Negara… Publik dikejutkan efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah untuk juara Olimpiade Sains Nasional…
  • Gegara Abu Vulkanik Anak Krakatau, Kemendikdasmen Buka Opsi Belajar Daring
  • Sekolah di Tengah Abu Anak Krakatau: Pemerintah Siapkan Opsi PJJ
  • OSN 2026 Kena Efisiensi 80 Persen, JPPI Pertanyakan Apresiasi Negara untuk Siswa…

Menurutnya, setiap anak berhak tumbuh, belajar, bermain, dan berkembang dalam lingkungan yang aman, nyaman, serta inklusif.

Pemenuhan hak dan perlindungan anak tidak dapat dilakukan sendirian. Diperlukan kolaborasi lintas sektor agar setiap anak benar-benar terlindungi, terdidik, dan tumbuh dalam lingkungan yang sehat,”

ujar Kurniawan.

Peringatan Hari Anak Nasional 2026 akan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih, perwakilan kementerian terkait, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, hingga peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan.

Salah satu kegiatan utama dalam peringatan tersebut adalah Main Raya Anak Nusantara, sebuah ruang bermain edukatif yang menggabungkan permainan tradisional, aktivitas berbasis Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM), serta eksplorasi alam.

Peringati Hari Anak Nasional, Pramono Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta Kota Ramah Anak

Untuk anak usia PAUD hingga SD kelas rendah, kegiatan yang disiapkan meliputi eksplorasi alam, menjadi ilmuwan cilik, bermain peran, hingga membuat kincir angin dan layang-layang.

Sementara itu, siswa SD kelas tinggi hingga SMA akan diajak mengenal kembali berbagai permainan tradisional seperti gasing, congklak, rangku alu, egrang batok, bakiak, hingga membuat perahu jong.

Seluruh aktivitas tersebut dirancang untuk mendukung perkembangan fisik, sosial, emosional, dan kognitif anak melalui pengalaman bermain dan berinteraksi secara langsung.

Pembatasan Penggunaan Gawai di Sekolah

Kemendikdasmen juga memanfaatkan momentum ini untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pembatasan penggunaan gawai di sekolah.

Kebijakan tersebut bertujuan menjaga kesehatan fisik anak, meningkatkan kemampuan bersosialisasi, serta mendukung perkembangan emosional dan kognitif melalui interaksi nyata.

Kurniawan menegaskan bahwa kebijakan pembatasan gawai bukan berarti melarang pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar anak memperoleh keseimbangan antara penggunaan teknologi dan pengalaman belajar secara langsung.

Permainan langsung dan interaksi antarsesama adalah cara terbaik anak belajar. Pembatasan gawai di sekolah bukan larangan mutlak, melainkan upaya memastikan anak lebih banyak berinteraksi nyata, bukan melalui layar,”

katanya.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional 2026, Kemendikdasmen berharap seluruh elemen masyarakat semakin memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak.

Dengan kebiasaan belajar, bermain, dan bersosialisasi yang sehat, diharapkan setiap anak Indonesia dapat tumbuh secara optimal serta memiliki kesempatan yang setara untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Tag:Ayo BermainBatasi GawaiHAN 2026Hari Anak Nasional 2026Kemendikdasmen
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Hilwa Urwatul
ByHilwa Urwatul Wutsqa
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang hadir di OWRITE untuk meramu isu-isu sosial menjadi bacaan yang ringan dan relatable.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
WNI Tanya Syekh Assim soal Pemimpin Zalim, Jawabannya Bikin Netizen Geger: “Surga Jalur WNI”
By Ani Ratnasari
Syekh Assim Al-Hakeem
1
Abu Vulkanik Anak Krakatau Bukan Debu Biasa, Ini Bahayanya bagi Anak hingga Lansia
By Ani Ratnasari
Ilustrasi Lansia menggunakan masker
2
BYD Siapkan Denza N8L EV, SUV 6 Penumpang dengan Jarak Tempuh hingga 960 Km
By Hadi Febriansyah
Penampakan Denza N8L EV. (Sumber: Denza)
3
Air Laut Surut Drastis di Pesisir Lampung Tengah Viral, Badan Geologi Buka Suara Soal Ancaman Tsunami
By Syifa Fauziah
Penampakan air laut yang surut
4
Mata Perih Kena Abu Vulkanik? Jangan Dikucek, Ini 6 Langkah Pertama yang Wajib Dilakukan
By Ani Ratnasari
Ilustrasi basuh wajah dengan air.
5

BERITA LAINNYA

Syekh Assim Al-Hakeem
Hype

WNI Tanya Syekh Assim soal Pemimpin Zalim, Jawabannya Bikin Netizen Geger: “Surga Jalur WNI”

Viral di media sosial potongan video seorang WNI bernama Ahmad bertanya kepada…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
13 jam lalu
Ilustrasi makan bersama keluarga
Hype

Sempatkan Makan Bersama Keluarga, Kebiasaan Ini Punya Banyak Manfaat

Kesibukan sehari-hari terkadang membuat waktu makan bersama keluarga terlewat. Padahal, makan bersama…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
13 jam lalu
Ilustrasi stimulus anak
Hype

Kenapa Anak Bisa Speech Delay? Kenali Penyebab dan Gejalanya

Kemampuan berbicara setiap anak berkembang dengan kecepatan yang berbeda. Namun, jika anak…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
16 jam lalu
Proses mewarnai rambut
Hype

Mau Mewarnai Rambut? Ini Cara Aman agar Tidak Mudah Rusak

Mewarnai rambut menjadi salah satu cara yang banyak dilakukan untuk mengubah penampilan…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
16 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up