Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mencuri perhatian netizen. Kali ini bukan karena peraturan terbarunya, tapi publik dibuat geram mengenai pernyataannya yang menyebut ramainya kasus MBG sekarang terjadi karena guru, orang tua siswa, wartawan, dan oknum LSM.

Potongan video yang menampilkan Sudaryono, yang diduga sedang mengikuti rapat itu diunggah oleh akun Instagram @undercover.id. Dalam video tersebut, Sudaryono terdengar membahas pihak-pihak yang menurutnya ikut meramaikan persoalan MBG.

Ini yang rame (masalah MBG) di sosmed. Kenapa rame? Satu, adalah ideologis. Ini masalah urusan politik, nomor satu. Yang ramein gurunya, yang ramein orang tua siswanya, yang ramein adalah wartawannya,”

kata Sudaryono dikutip dari akun Instagram @undercover.id pada Selasa, 15 September 2026.

Klaim Tutup 2000 Dapur MBG

Tak hanya itu, dalam video yang beredar Sudaryono juga mengaku tetap akan menindak petugas BGN yang dianggap tidak disiplin maupun tidak kompeten.

Ia bahkan menyebut pihaknya telah menutup hampir 2.000 dapur MBG. SPPG atau kepala dapur yang menyebabkan keracunan juga disebut tidak akan mendapat perpanjangan kontrak.

Orang-orang yang tidak kompeten, orang-orang yang nggak punya niat untuk kerja benar, saya amputasi semua,”

katanya.
Komentar Sudaryono banjir kritikan dari Netijen. (Sumber: IG @undercover.id)
Komentar Sudaryono banjir kritikan dari Netijen. (Sumber: IG @undercover.id)

Pernyataan tersebut kemudian membuat kolom komentar @undercover.id ramai. Belum genap 24 jam, unggahan tersebut sudah ditonton 664 ribu kali dan mendapat 20,7 ribu likes, 13,3 ribu komentar, dan 4,6 ribu share.

Warganet tampaknya punya pandangan masing-masing soal siapa yang sebenarnya perlu dievaluasi dalam persoalan MBG. Salah satu netizen bahkan menyoroti perubahan sikap Sudaryono yang dinilainya semakin terlihat setelah menjabat.

“Awalnya sok asyik lama lama ya tabiat khas pejabat indo,” komentar akun @fadilaharief_.

Tak berhenti di situ, ada pula warganet yang mempertanyakan sikap BGN ketika menghadapi kritik terkait pelaksanaan MBG.

“Idih jgn kn mau evaluasi, ini mlh merasa benar sendiri,” tulis @tria_minoruu.

Sementara itu, akun @slmnap31_ memilih menyampaikan kritik lewat sebuah peribahasa. Komentarnya pun bernada sindiran.

“Nah ini contoh Peribahasa ‘LEMPAR BARU SEMBUNYI TANGAN’ ya anak-anak,” sindirnya.

Pejabat BGN Halu

Ada pula netizen yang bahkan menilai pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pihak BGN dianggap tidak melihat kondisi di lapangan secara objektif.

“Penjabat halu. Semakin hari semakin halu. Tidak mampu dan tidak mau melihat kondisi apa adanya,” tulis @renecca.

Selain juga ramai juga netizen yang justru menyoroti bagian ketika Sudaryono menyebut wartawan dan pihak lain ikut meramaikan persoalan MBG. Menurutnya, pernyataan tersebut terdengar janggal.

“Yg ngeracunin SPPG yg disalahkan guru nya wartawannya kocak…” ungkap akun @arista.dhoni.