Beredar video yang menampilkan seorang mutawaf mengeluhkan banyaknya jemaah umroh lansia yang sering pakai kursi roda di Tanah Suci karena sudah tak kuat jalan.
Dalam unggahan yang dibagikan akun Instagram @ragamopini.id, mempelihatkan mutawaf yang sedang berada di dalam lift bersama dengan mutawaf lainnya. Mutawa yang sedang mendorong kursi roda seorang ibu-ibu dan seorang bapak-bapak.
Dalam video itu, mutawaf tersebut terdengar menyarankan agar umat Islam agar tak menunggu usia tua untuk menjalankan ibadah umroh. Ia juga menyinggung jemaah lansia yang membutuhkan kursi roda karena dianggap menambah biaya dan merepotkan selama berada di Tanah Suci.
Pelajaran nih. Kalau bisa jangan berangkat umroh pas tua-tua. Nih harus serba kursi, dikit-dikit kursi. Itu udah duit itu, enggak ada yang gratis di sini,”
kata mutawad itu dikutip dari @ragamopini.id pada Jumat, 25 September 2026.
Ia kemudian melanjutkan nasihatnya agar calon jemaah tak menunda ibadah umrah hingga usia lanjut.
Jangan nunggu tua baru umroh, ya. Enggak ada ceritanya umur baru tua baru umroh. Nih, semuanya harus kursi enggak kuat jalan lagi,”
ujarnya.
Potongan video itu kemudian memicu beragam komentar dari netizen. Sejumlah pengguna media sosial menilai pernyataan mutawaf tersebut kurang bijak karena kondisi dan kemampuan finansial setiap orang untuk menjalankan ibadah umrah berbeda.
Salah satunya disampaikan akun @al.imansyaf. Ia mengingatkan bahwa tak semua orang memiliki kesempatan untuk menentukan sendiri kapan bisa berangkat ke Tanah Suci.
Hey heyy, coba deh sebenarnya mereka juga engga mau haji atau umroh di usia segitu. Tapi, kalian bisa lihat terkhususnya di Indonesia yang naik haji misal dia daftar 2015 bakal berangkat 2025,”
ujarnya.
Komentar lain juga datang dari @uchelsafarot yang mempertanyakan sikap mutawaf tersebut.
Kalau enggak mau capek enggak usah jadi mutowwaf,”
tulisnya.
Sementara itu, akun @jamludin910 menyinggung soal kemampuan finansial seseorang untuk menjalankan ibadah umrah.
Weyy kocak, kalau punya duit mah dari bayi juga gue udah umroh biar kayak si Thoriq,” .
tulis akun itu.
Ada pula warganet yang mengingatkan bahwa mutawaf memang mendapat bayaran untuk membantu jemaah.
Yaudah sih, ngapain lu ngomong begitu. Lu dorong-dorong lansia bisa dapat 500-700 riyal lu itu. Kalau enggak mau ya enggak usah. Bukan relawan kok lu itu, lu DIBAYAR buat bantuin jemaah,”
ujar akun itu.
Ada juga akun @okkapratama yang memberikan komentar singkat.
Siapa sih ini yang ngomong, pengen gw tampol,”
tulisnya.
Hingga Jumat, 25 September 2026 video tersebut sudah ditonton lebih dari 1,3 juta kali dan memperoleh 20,8 ribu likes, 7,3 komentar, dan 6,5 ribu share.






