Jika lapisan pelindung ini rusak, telur berpotensi lebih mudah terkontaminasi. Karena itu, penting untuk mengetahui cara menyimpan telur mentah yang tepat agar kualitasnya tetap terjaga dan risiko kontaminasi dapat diminimalkan.
Lantas, bagaimana cara menyimpan telur mentah yang benar? Mengutip dari laman European Food Information Council pada Jumat, 9 Oktober 2026, berikut penjelasannya.
Tidak Disarankan Dicuci
Cangkang telur memiliki lapisan pelindung alami yang dikenal sebagai kutikula. Lapisan ini membantu melindungi bagian dalam telur dari kontaminasi mikroorganisme.
Mencuci telur, terutama dengan cara yang tidak tepat, dapat merusak lapisan tersebut. Karena itu, telur mentah sebaiknya tidak dicuci sebelum disimpan. Jika cangkang terlihat kotor, bersihkan sesaat sebelum telur digunakan untuk memasak.
Selain itu, telur yang cangkangnya retak sebaiknya tidak dipilih saat berbelanja karena kerusakan tersebut dapat mempermudah bakteri masuk ke dalam telur.
Tips Menyimpan Telur
Simpan di lemari es. Suhu dingin membantu memperlambat penurunan kualitas telur dan pertumbuhan bakteri. Simpan telur di bagian utama lemari es, bukan di rak pintu, karena suhu di bagian pintu cenderung berubah-ubah setiap kali dibuka.
Gunakan karton atau kemasan aslinya. Jangan buru-buru membuang kemasan telur setelah berbelanja. Karton membantu melindungi telur dari benturan, mengurangi kehilangan kelembapan, dan mencegah telur menyerap aroma makanan lain di sekitarnya.
Letakkan bagian runcing menghadap ke bawah. Posisi ini membantu menjaga kantong udara di bagian tumpul telur tetap berada di tempatnya. Cara tersebut juga dapat membantu mempertahankan kualitas telur selama penyimpanan.
Jauhkan dari makanan beraroma tajam. Cangkang telur memiliki pori-pori yang memungkinkan telur menyerap aroma di sekitarnya. Karena itu, simpan telur dalam kemasannya dan jauhkan dari makanan beraroma kuat, seperti bawang putih, bawang bombai, atau keju tertentu.
Perhatikan lama penyimpanan. Telur mentah yang disimpan dengan benar di lemari es umumnya dapat bertahan hingga sekitar empat minggu. Namun, daya simpannya juga dipengaruhi oleh kondisi telur, suhu penyimpanan, dan penanganan sebelum dibeli.
Ciri Telur Masih Layak
Sebelum memasak, periksa kondisi cangkang dan pecahkan telur ke dalam wadah terpisah. Telur yang mengeluarkan bau busuk atau memiliki perubahan warna yang tidak wajar sebaiknya dibuang.
Tes mengapungkan telur di dalam air juga kerap digunakan untuk memperkirakan kesegarannya. Telur yang mengapung biasanya memiliki kantong udara lebih besar akibat bertambahnya usia. Namun, tes ini tidak dapat memastikan apakah telur aman dikonsumsi.
Karena itu, jangan hanya mengandalkan tes air atau bau untuk menentukan keamanan telur. Simpan telur pada suhu yang tepat dan masak hingga matang untuk membantu mengurangi risiko penyakit akibat bakteri.