Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Hype

Mendikdasmen Wacanakan Siswa Tak Otomatis Naik Kelas, Komentar Netizen Malah Menohok

Mendikdasmen Abdul Mu’ti membuka peluang penerapan kembali kebijakan tidak naik kelas mulai tahun ajaran 2027.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti. (YouTube Universitas Pendidikan Ganesa)

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti membuka peluang penerapan kembali kebijakan tidak naik kelas mulai tahun ajaran 2027. Usulan ini muncul sebagai upaya mendorong kesungguhan siswa dalam belajar.

Terkait peningkatan mutu, kami mendapatkan masukan, termasuk masukan dari Pak Yanto dan kawan-kawan di Dewan Pendidikan supaya kebijakan tidak naik kelas diberlakukan lagi,”

kata Abdul Mu’ti dikutip dari kanal YouTube Universitas Pendidikan Ganesha pada Sabtu, 10 Oktober 2026.

Wacana ini tentu langsung memancing beragam reaksi dari netizen. Sebelumnya Abdul Mu’ti menyatakan Kemendikdasmen siap menindaklanjuti usulan tersebut apabila dapat persetujuan dan jadi bagian dari rekomendasi konvensi.

Kalau ini disetujui dan mungkin menjadi bagian dari rekomendasi konvensi ini, tentu kami akan siap melaksanakan sehingga mulai tahun ajaran 2027 dan seterusnya tidak semua murid otomatis naik kelas,”

ujar Abdul.

Abdul menilai, kenaikan kelas yang berlangsung secara otomatis berisiko membuat siswa kurang terdorong untuk bersungguh-sungguh dalam belajar.

Iklan

Karena banyak murid itu yang mengikuti rumus RMS, rajin malas sama saja,”

tuturnya.

Meski demikian, Abdul menyampaikan penerapan kebijakan itu memerlukan kajian akademik dan masukan dari para pakar pendidikan. Dengan demikian, wacana tak naik kelas mulai tahun ajaran 2027 belum jadi keputusan final pemerintah.

Meski dinilai dapat mendorong kesungguhan belajar, wacana itu memunculkan pertanyaan mengenai indikator yang akan digunakan untuk menentukan kenaikan kelas siswa.

Salah satunya disampaikan akun Instagram @yp_kcz yang mempertanyakan keputusan itu akan didasarkan pada kehadiran, catatan bimbingan konseling (BK), atau nilai akademik. Ia juga menyoroti kemungkinan dampaknya terhadap siswa inklusi.

Kriteria tidak naik kelas apa? Kehadiran? Catatan masalah BK? atau hanya dari nilai? Kl dari nilai, di semua mapel atau mapel tertentu ? Kl dari nilai, trus anak inklusi gimana?”

tanya @yp_kcz.

Pertanyaan serupa juga muncul terkait kesiapan sekolah dalam menerapkan kebijakan tersebut. Akun @myoktavian1 menilai pihak sekolah mungkin menghadapi dilema jika keputusan tidak menaikkan kelas siswa berpotensi mempengaruhi citra institusi.

Tapi, sepertinya pihak sekolah mana mau? Takut nama sekolah di pertaruhkan kalo ada 1 siswa yang tidak naik kelas,” .

tulis akun @myoktavian1

Sementara, akun @jonathan_djw juga mempertanyakan kemungkinan dampak kebijakan tersebut terhadap akreditasi sekolah.

Ngaruh akreditasi sekolah ga? Kalo iya, kayanya juga banyak pro-kontra dari pihak sekolah,”

tulis akun itu.

Selain pertanyakan mekanisme kenaikan kelas, sejumlah netizen berharap pemerintah turut mengevaluasi materi pembelajaran yang diberikan kepada siswa.

Akun @ipehsyatri meminta pemerintah mempertimbangkan kembali kurikulum yang dinilai memiliki pelajaran terkait adab dan perilaku baik.

Kurikulumnya juga bapak kembalikan seperti dulu aja,, karna banyak pelajaran adab yg baik,”

tulis @ipehsyatri.

Adapun akun @juliulid menyoroti beban pelajaran bagi siswa kelas awal sekolah dasar. Ia berharap materi diberikan secara bertahap sesuai kemampuan anak.

Pelajaran anak anak tlg di saring jg pak.. pelajaran kelas 1 harus bertahap jgn yg susah2,”

tulisnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Internship

    Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial

  • Asisten Redaktur

    Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.