Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Hype

Viral TNI Dikerahkan Jadi Operator SPBU di Bali, Netizen: Semua Kerjaan Dikerjain!

Netizen sindir aksi TNI Kodam IX/Udayana yang dikerahkan untuk membantu pengisian BBM di SPBU.

1000039195

Viral aksi personel TNI Kodam IX/Udayana yang disiapkan untuk membantu pelayanan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Denpasar, Bali. Bukannya menuai pujian saja, langkah ini justru memancing sindiran netizen yang mempertanyakan penyebab antrean BBM hingga personel TNI harus turun tangan.

Momen tersebut diunggah akun Instagram @gianyarpunyacerita. Dalam unggahan itu, menyebut personel TNI mendapatkan pelatihan sebelum diterjunkan untuk membantu pelayanan di SPBU.

Pembekalan tersebut meliputi pengoperasian mesin fuel dispenser, teknis pengisian BBM, hingga prosedur pelayanan kepada konsumen. Pelatihan dilakukan agar personel memahami alur kerja SPBU dan bisa membantu operator Pertamina ketika dibutuhkan.

Iklan

Dikutip dari YouTube Kodam Udayana pada Jumat, 16 Oktober 2026, personel TNI disiapkan untuk membantu pelayanan di sejumlah SPBU yang akan beroperasi selama 24 jam.

Koordinator Pelatihan Perbantuan SPBU Pelda I Kadek Budiawan menjelaskan keterlibatan TNI dilakukan untuk mengantisipasi kelelahan operator SPBU saat melayani masyarakat. Ia mengaku diminta Pertamina untuk membantu operasional SPBU.

“Jadi, dari kami, pihak TNI, diminta dari pihak Pertamina untuk membantu apabila personel atau operator dari Pertamina saat memberikan pelayanan mengalami kelelahan, maka kami diminta untuk membantu pengisian dengan didampingi dari pihak Pertamina,”

kata I Kadek Budiawan.

Melalui langkah ini, personel TNI diharapkan dapat membantu memperlancar pelayanan, mengurai antrean, dan membuat aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.

Namun, kebijakan tersebut justru memunculkan pertanyaan dari netizen. Pun, sebagian netizen menilai persoalan antrean BBM seharusnya ditangani dari akar masalahnya, bukan sekadar menambah tenaga untuk melayani pengisian.

Kolom komentar unggahan @gianyarpunyacerita pun ramai dengan beragam tanggapan. Ada yang melontarkan candaan soal banyaknya tugas yang kini dikerjakan TNI, tetapi ada pula yang mempertanyakan apakah penambahan personel benar-benar menyelesaikan persoalan BBM.

Salah satu akun @kacangtanah yang menyindir banyaknya peran yang dinilai bisa dijalankan oleh TNI.

“Multifungsi sekali yah bisa perang, bisa kopdes, bisa jadi guru, jadi dapat jabatan sipil, bisa jadi petani, bisa jadi penjaga lahan, sekarang bisa jadi petugas SPBU, multifungsi sekali yah BRAVO TNI, BRAVO 19 LAPANGAN KERJA,”

tulisnya

Senada, akun @snack.idddd juga mempertanyakan fokus penanganan masalah tersebut.

“Yg harusnya diurus yaa bbm nya, ini malah ganti operator spbu, agak laen emg,”

komennya.

Sementara itu, akun @pratamanugrahaangga menilai persoalan utama yang perlu diperhatikan adalah distribusi BBM, bukan semata-mata jumlah petugas di SPBU.

“Bantu SPBU ?? Emang masalahnya di personel SPBU? Bukan ke distribusi minyak? pihhhh,”

indirnyas

Ada pula akun @fitriafajrin yang menyinggung penanganan bencana di Kalimantan.

“Kirim ke kalimantan ja sih…penanganan bencana yg tepat dan cepat..apalah ngurusin beginian…,”

tulisnya.

Tak kalah menohok, akun @ghieoo_ melontarkan sindiran singkat yang turut mencuri perhatian.

“Semua kerjaan dikerjain, kecuali kerjaannya dia sendiri,”

tulisnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Contributor

    Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial

  • Asisten Redaktur

    Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.