Telur omega-3 kerap dijual dengan harga lebih tinggi dibandingkan telur ayam biasa. Meski sekilas memiliki bentuk yang hampir sama, keduanya ternyata perbedaan dalam kandungan nutrisinya, terutama jenis dan jumlah asam lemak.
Lantas, apakah telur omega-3 benar-benar lebih sehat dibandingkan telur biasa? Sejumlah penelitian menunjukkan perbedaan keduanya berkaitan erat dengan pakan yang diberikan kepada ayam petelur.
Mengutip dari laman National Institutes of Health (NIH), Kamis, 22 Oktober 2026, berikut penjelasan lengkap terkait perbedaan telur omega-2 dan yang biasa.
Iklan
Perbedaan Utamanya
Telur omega-3 dihasilkan ayam dengan pakan khusus yang diperkaya sumber asam lemak omega-3, seperti biji rami (flaxseed), minyak ikan, atau mikroalga.
Sementara itu, telur biasa berasal dari ayam yang memperoleh pakan standar tanpa program pengayaan omega-3 secara khusus.
Kemudian, pemberian minyak ikan dan mikroalga pada pakan ayam bisa meningkatkan kandungan DHA dalam kuning telur secara signifikan. Adapun minyak biji rami lebih berpengaruh terhadap peningkatan asam alfa-linolenat (ALA).
Telur ayam (Foto: Magnific)
Kandungan Omega-3
Perbedaan nutrisi kedua jenis telur bukan sekadar klaim pemasaran. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Foods pada 2022 membandingkan telur konvensional dengan telur yang diperkaya omega-3. Hasilnya menunjukkan perbedaan kandungan omega-3 per 100 gram telur sebagai berikut:
· Telur biasa: 204,58 mg omega-3.
· Telur yang diperkaya: 480,65 mg omega-3.
Artinya, telur yang diperkaya memiliki kandungan omega-3 sekitar 2,3 kali lebih tinggi dibandingkan telur konvensional. Meski demikian, jumlah omega-3 pada produk yang dijual di pasaran dapat berbeda, bergantung pada komposisi pakan ayam dan proses produksinya.
Lebih Baik Pilih Mana?
Kedua jenis telur tetap bisa jadi bagian dari pola makan bergizi seimbang. Telur omega-3 bisa jadi pilihan bagi masyarakat yang ingin meningkatkan asupan asam lemak omega-3 melalui makanan sehari-hari, terutama jika jarang mengonsumsi ikan.
Sementara, telur biasa tetap menyediakan protein dan berbagai zat gizi penting sehingga tidak perlu dianggap sebagai pilihan yang kurang sehat.
Keduanya memiliki manfaat protein yang baik untu kesehatan. Maka itu, memiliki telur omega-3 atau telur biasa adalah keduanya sama-sama baik.