Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Hype

Rumah Lembap Jadi Surga Rayap, Ini 7 Cara Melindungi Perabotan Kayu Sebelum Terlambat

Perawatan rutin dan menjaga kondisi rumah tetap kering dapat membantu melindungi perabotan kayu dari serangan rayap.

7 Cara Mencegah Rayap Masuk ke Perabotan Kayu, Jangan Biarkan Rumah Lembap
Ilustrasi kayu keropos akibat rayap (Foto: Unsplash/Jose Antonio Gallego Vázquez)

Perabot rumah berbahan kayu, mulai dari lemari, meja, kursi, hingga tempat tidur, membutuhkan perawatan rutin agar tetap awet dan tidak mudah rusak. Salah satu ancaman yang kerap luput dari perhatian adalah serangan rayap.

Meski berukuran kecil, rayap bisa menimbulkan kerusakan besar. Serangga ini menggerogoti kayu secara perlahan, bahkan sering kali dari bagian dalam. Akibatnya, perabotan bisa menjadi keropos, rapuh, dan kehilangan kekuatannya tanpa disadari pemilik rumah.

Serangan rayap juga tidak selalu mudah dikenali. Pada tahap awal, permukaan kayu terkadang masih terlihat utuh, padahal bagian dalamnya sudah mulai rusak. Jika terlambat ditangani, perabotan bukan hanya kehilangan keindahannya, tetapi juga berisiko tidak lagi layak digunakan.

Iklan

Maka itu, penting untuk melakukan pencegahan sejak dini agar rayap tidak bersarang dan merusak perabotan di rumah. Dirangkum dari berbagai sumber, Sabtu, 7 November 2026, berikut tujuh tips mencegah serangan rayap pada perabotan kayu.

Hindari Tempat Lembap

Kondisi ruangan yang lembap dapat mendukung aktivitas beberapa jenis rayap, khususnya rayap tanah yang membutuhkan kelembapan untuk bertahan hidup.

Area dekat kamar mandi, dinding yang mengalami rembesan, serta sudut ruangan dengan sirkulasi udara buruk perlu mendapatkan perhatian.

Pastikan ruangan memiliki ventilasi yang cukup agar udara dapat bersirkulasi dengan baik.

Berikan Jarak

Meletakkan lemari atau meja terlalu rapat dengan dinding dapat membuat bagian belakang perabotan sulit diperiksa dan dibersihkan. Padahal, area tersebut berpotensi menjadi tempat berkumpulnya debu dan kelembapan.

Berikan sedikit jarak antara perabotan dan dinding agar sirkulasi udara tetap berjalan. Cara ini juga memudahkan penghuni rumah memeriksa kemungkinan munculnya jalur tanah, serbuk kayu, atau tanda kerusakan akibat rayap.

Sesekali, geser perabotan untuk membersihkan bagian belakang dan bawahnya.

Gunakan Pelapis Pelindung

Memberikan lapisan pelindung pada permukaan kayu dapat membantu mengurangi paparan kelembapan sekaligus melindungi material dari faktor perusak tertentu.

Beberapa pilihan pelapis yang bisa digunakan antara lain pernis, cat kayu, dan wood coating.

Pastikan seluruh permukaan, termasuk bagian belakang, sisi bawah, serta sambungan kayu, mendapatkan perlindungan yang memadai.

Dapatkan Pengawetan Antirayap

Pemilihan bahan kayu juga berpengaruh terhadap ketahanannya dari serangan organisme perusak. Salah satu metode yang banyak diteliti adalah pengawetan menggunakan senyawa boron, seperti boraks dan asam borat.

Dalam Jurnal Ilmu Kehutanan tahun 2013, menguji penggunaan bahan pengawet boron pada kayu jati untuk mencegah serangan rayap kayu kering.

Hasilnya menunjukkan bahwa perlakuan tersebut dapat meningkatkan mortalitas rayap, meskipun efektivitasnya dipengaruhi jenis bahan pengawet dan lama perendaman.

Jangan Bersentuhan dengan Tanah

Rayap tanah dapat memasuki bangunan melalui tanah, retakan fondasi, maupun jalur tersembunyi menuju sumber makanan berupa kayu.

Karena itu, hindari meletakkan perabotan kayu langsung di atas tanah, terutama di area yang lembap. Gunakan kaki furnitur atau alas yang sesuai agar terdapat pemisah antara permukaan tanah dan bagian kayu.

Perhatikan pula kondisi lantai, terutama jika terdapat retakan atau bagian yang sering terkena air. Jika ditemukan jalur tanah kecil yang menempel pada kaki furnitur atau dinding, segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Bersihkan Sisa Kayu

Tumpukan kardus, potongan kayu, kertas, dan material berbahan selulosa dapat menjadi sumber makanan bagi rayap. Jika dibiarkan menumpuk di tempat lembap, material tersebut berpotensi menarik aktivitas rayap di sekitar rumah.

Simpan barang-barang berbahan kertas di tempat kering dan tidak bersentuhan langsung dengan lantai. Hindari pula menumpuk potongan kayu bekas di dekat dinding atau area penyimpanan furnitur.

Pastikan bagian bawah lemari dan sudut ruangan juga rutin dibersihkan agar tidak menjadi tempat tersembunyi bagi aktivitas rayap.

Periksa Perabotan Berkala

Pencegahan juga perlu dilakukan dengan mengenali tanda-tanda awal serangan rayap. Beberapa ciri yang perlu diperhatikan antara lain munculnya serbuk kayu, lubang kecil pada permukaan furnitur, kayu yang terdengar kopong ketika diketuk, serta sayap rayap yang terlepas di sekitar jendela atau perabotan.

Pada serangan rayap tanah, terkadang ditemukan jalur tanah menyerupai terowongan kecil pada dinding atau bagian kaki furnitur.

Jika menemukan tanda-tanda tersebut, jangan hanya membersihkan serbuk atau menutup lubangnya. Periksa sumber serangan dan pertimbangkan menggunakan jasa pengendalian hama profesional agar koloni rayap dapat ditangani secara tepat.

Menjaga perabotan kayu dari serangan rayap tidak cukup hanya dengan membersihkan rumah. Dengan perawatan yang tepat, risiko kerusakan akibat rayap dapat dikurangi sejak dini.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Seorang jurnalis, penulis, dan peneliti asal Indonesia lulusan Universitas Esa Unggul.

  • Asisten Redaktur

    Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.