Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 28 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / China Murka! Beijing Tegur Keras Jepang Soal Taiwan
Internasional

China Murka! Beijing Tegur Keras Jepang Soal Taiwan

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: November 18, 2025 10:44 am
Hadi Febriansyah
Ivan
Share
China Murka! Beijing Tegur Keras Jepang Soal Taiwan Pemerintah China kembali menegaskan pentingnya empat dokumen politik yang selama puluhan tahun menjadi pondasi hubungan Beijing–Tokyo, terutama terkait status Taiwan. Sikap ini disampaikan setelah pernyataan kontroversial Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, dianggap bertentangan dengan komitmen yang telah disepakati kedua negara. Dalam konferensi pers di Beijing, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning menyatakan bahwa komentar Takaichi “secara serius melanggar semangat empat dokumen politik China–Jepang dan merusak landasan hubungan bilateral.” Pernyataan Takaichi yang dimaksud diucapkan dua pekan lalu, ketika ia menyebut bahwa tindakan militer China terhadap Taiwan dapat mengancam kelangsungan hidup Jepang. Ia bahkan menolak menarik kembali ucapannya meski menuai kritik. Komentar tersebut menimbulkan kekhawatiran bahwa Jepang dapat menggunakan situasi Taiwan sebagai dasar menerapkan hak bela diri kolektif, yang berpotensi membuat Tokyo mendukung langkah militer Amerika Serikat jika China melakukan blokade terhadap Taiwan. China Ingatkan Jepang Soal Komitmen ‘Satu China’ Mao mengingatkan kembali bahwa ketika kedua negara membahas normalisasi hubungan pada 1970-an, China telah menyampaikan tiga prinsip utama. Pertama Republik Rakyat China adalah satu-satunya pemerintahan sah yang mewakili seluruh China. Kedua Taiwan merupakan bagian tak terpisahkan dari RRC. Ketiga, Perjanjian Taiwan–Jepang sebelumnya tidak sah dan harus dibatalkan. Untuk terakhir untuk memperkuat pernyataan itu, Mao menyinggung kembali empat dokumen penting dalam hubungan China–Jepang. Pertama pernyataan ersama 1972, yang menjadi dasar pembukaan hubungan diplomatik, menyatakan Jepang menghormati posisi China bahwa Taiwan adalah bagian dari RRC. Ada juga perjanjian Damai dan Persahabatan 1978, yang menegaskan komitmen untuk mematuhi deklarasi 1972. Deklarasi Bersama 1998, di mana Jepang kembali menegaskan dukungan pada prinsip “satu China”. Dokumen 2008, yang mengulangi bahwa Jepang harus mengikuti kebijakan tersebut tanpa kerancuan. “Keempat dokumen ini adalah komitmen resmi Jepang dan memiliki implikasi hukum internasional,” tegas Mao. Ia menambahkan bahwa siapa pun yang memimpin Jepang wajib menghormati kesepakatan itu. China pun mendesak Jepang “menghentikan tindakan provokatif, mencabut pernyataan keliru, dan mematuhi komitmen historis yang telah ditandatangani.” Jepang Kirim Diplomat ke Beijing untuk Meredakan Situasi Di tengah meningkatnya ketegangan, Direktur Jenderal Biro Asia dan Oseania Jepang, Kanai Masaaki, tiba di Beijing pada Senin untuk membuka dialog. Pemerintah Jepang ingin memastikan bahwa posisi mereka tidak berubah sejak komunike 1972. Ketegangan makin terasa setelah China mengeluarkan imbauan perjalanan yang meminta warganya menghindari kunjungan ke Jepang. Langkah tersebut menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi sektor pariwisata Jepang yang sangat bergantung pada wisatawan asal China. Credit: Instagram Mao Ning Caption: Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning
Foto: Instagram Mao Ning
SHARE

Pemerintah China kembali menegaskan pentingnya empat dokumen politik yang selama puluhan tahun menjadi pondasi hubungan Beijing Tokyo, terutama terkait status Taiwan.

Daftar isi Konten
  • Soal Komitmen ‘Satu China’
  • Kirim Diplomat ke Beijing Meredakan Situasi

Sikap ini disampaikan setelah pernyataan kontroversial Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, dianggap bertentangan dengan komitmen yang telah disepakati kedua negara.

Dalam konferensi pers di Beijing, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning menyatakan bahwa komentar Takaichi “secara serius melanggar semangat empat dokumen politik China–Jepang dan merusak landasan hubungan bilateral.”

Pernyataan Takaichi yang dimaksud diucapkan dua pekan lalu, ketika ia menyebut bahwa tindakan militer China terhadap Taiwan dapat mengancam kelangsungan hidup Jepang. Ia bahkan menolak menarik kembali ucapannya meski menuai kritik.

Komentar tersebut menimbulkan kekhawatiran bahwa Jepang dapat menggunakan situasi Taiwan sebagai dasar menerapkan hak bela diri kolektif, yang berpotensi membuat Tokyo mendukung langkah militer Amerika Serikat jika China melakukan blokade terhadap Taiwan.

Soal Komitmen ‘Satu China’

Mao mengingatkan kembali bahwa ketika kedua negara membahas normalisasi hubungan pada 1970-an, China telah menyampaikan tiga prinsip utama.

Pertama Republik Rakyat China adalah satu-satunya pemerintahan sah yang mewakili seluruh China.

Kedua Taiwan merupakan bagian tak terpisahkan dari RRC. Ketiga, Perjanjian Taiwan–Jepang sebelumnya tidak sah dan harus dibatalkan.

Untuk terakhir untuk memperkuat pernyataan itu, Mao menyinggung kembali empat dokumen penting dalam hubungan China–Jepang.

Pertama pernyataan bersama 1972, yang menjadi dasar pembukaan hubungan diplomatik, menyatakan Jepang menghormati posisi China bahwa Taiwan adalah bagian dari RRC.

Ada juga perjanjian Damai dan Persahabatan 1978, yang menegaskan komitmen untuk mematuhi deklarasi 1972.

Deklarasi Bersama 1998, di mana Jepang kembali menegaskan dukungan pada prinsip “satu China”.

Dokumen 2008, yang mengulangi bahwa Jepang harus mengikuti kebijakan tersebut tanpa kerancuan.

Keempat dokumen ini adalah komitmen resmi Jepang dan memiliki implikasi hukum internasional,”

Mao.

Ia menambahkan bahwa siapapun yang memimpin Jepang wajib menghormati kesepakatan itu.

China pun mendesak Jepang “menghentikan tindakan provokatif, mencabut pernyataan keliru, dan mematuhi komitmen historis yang telah ditandatangani.”

Kirim Diplomat ke Beijing Meredakan Situasi

Di tengah meningkatnya ketegangan, Direktur Jenderal Biro Asia dan Oseania Jepang, Kanai Masaaki, tiba di Beijing pada Senin untuk membuka dialog.

Pemerintah Jepang ingin memastikan bahwa posisi mereka tidak berubah sejak komunike 1972.

Ketegangan semakin terasa setelah China mengeluarkan imbauan perjalanan yang meminta warganya menghindari kunjungan ke Jepang.

Langkah tersebut menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi sektor pariwisata Jepang yang sangat bergantung pada wisatawan asal China.

Tag:BeijingDokumen PolitikJepangTaiwan
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Aparatur Sipil Negara (ASN) antre untuk bersalaman dengan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta saat acara halalbihalal di Balai Kota DKI Jakarta
Nasional

UU HKPD Ancam Nasib PPPK 2027: Peringatan Disrupsi Layanan Dasar dan IPM

Kebijakan pembatasan alokasi belanja pegawai maksimal 30 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada tahun 2027 memunculkan kekhawatiran baru. Aturan turunan dari Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah…

By
Adi Briantika
Ivan
5 Min Read
Dua pelaku penipuan uang, modus 'Black Dollar'
Megapolitan

WN Korsel Korban Penipuan ‘Black Dollar’, Pelaku Klaim Kertas Bisa Jadi Uang

Seorang warga negara asing (WNA) Korea Selatan (Korsel) menjadi korban penipuan uang palsu dengan modus 'black dollar' atau dolar hitam di kawasan Jakarta Barat. Penipuan dilakukan oleh dua orang WN…

By
Rahmat
Ivan
2 Min Read
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kedua kiri) didampingi Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Satya Widya Yudha (kiri) bersiap memberikan keterangan pers terkait Perkembangan Terkini Timur Tengah dan Implikasi Terhadap Sektor ESDM di kantor Kementerian ESDM, Jakarta
Ekonomi Bisnis

Genjot Pemasukan Negara, Bahlil Siapkan Pajak Ekspor Nikel NPI

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, bahwa pemerintah tengah mengkaji rencana penerapan bea keluar (BK) terhadap produk nikel olahan, khususnya Nickel Pig Iron (NPI). Menurut Bahlil,…

By
Iren Natania
Ivan
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Pemimpin kelompok Houthi Yaman, Abdul-Malik al-Houthi
Internasional

Yaman Siap Ikut Campur di Perang Iran vs AS-Israel

Pemimpin kelompok Houthi Yaman, Abdul-Malik al-Houthi, menegaskan bahwa pihaknya tidak bersikap netral…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
13 jam lalu
Ilustrasi Naiknya Harga Minyak Dunia. (Sumber: ADB)
Internasional

Iran Panen Cuan di Tengah Perang AS, Ekspor Minyak Tembus 1,5 Juta Barel per Hari

Teheran mendapatkan keuntungan dari perangnya dengan Amerika Serikat (AS), dengan ekspor minyak…

iren natania longdongAmin Suciady
By
Iren Natania
Amin Suciady
14 jam lalu
Presiden Amerika Donald Trum
Internasional

Trump Tunda Serangan ke Infrastruktur Energi Iran hingga April 2026

Presiden Amerika Donald Trump mengumumkan penundaan rencana serangan terhadap infrastruktur energi Iran…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
16 jam lalu
Logo Platform Meta. (Sumber: Unsplash/Julio Lopez)
Internasional

Remaja AS Menang Lawan Raksasa Teknologi, Meta & Google Denda Rp100 Miliar

Pengadilan di Los Angeles memutuskan kemenangan bagi seorang perempuan dalam gugatan terhadap…

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
By
Hadi Febriansyah
Dusep
16 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up