Ketegangan di perbatasan Thailand–Kamboja kembali meningkat setelah militer Thailand menuduh Kamboja menjadikan situs-situs bersejarah sebagai tempat penyimpanan logistik dan titik serangan ke wilayah Bangkok.
Wakil Juru Bicara Angkatan Darat Kerajaan Thailand, Kolonel Richa Suksuwanon, mengungkapkan bahwa pihaknya kini tengah menghimpun bukti berupa foto dan rekaman video yang menunjukkan aktivitas tersebut.
Kami telah mengumpulkan sejumlah dokumentasi yang mengindikasikan penggunaan situs-situs budaya itu sebagai benteng, gudang senjata, hingga pos komando,”
ujar Richa dalam konferensi pers.
Thailand Akan Bela Diri
Richa menegaskan, bahwa situs arkeologi tidak seharusnya dijadikan sasaran serangan. Namun bila lokasi-lokasi tersebut dipakai sebagai bagian dari operasi militer oleh Kamboja dan mengancam keselamatan prajurit atau warga sipil Thailand, maka Bangkok berhak melakukan tindakan defensif.






