Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 7 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Israel Main Api di Tanduk Afrika, Pengakuan Somaliland Diduga Terkait Usir Warga Gaza
Internasional

Israel Main Api di Tanduk Afrika, Pengakuan Somaliland Diduga Terkait Usir Warga Gaza

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
Last updated: Januari 2, 2026 4:16 pm
Hadi Febriansyah
Dusep
Share
Kota Dhaqaallaha Somaliland.
Kota Dhaqaallaha Somaliland. (Sumber: Wikipedia)
SHARE

Gelombang penolakan keras datang dari negara-negara Arab dan mayoritas Muslim, termasuk Indonesia, menyusul langkah Israel yang mengaitkan pengakuannya terhadap Somaliland dengan isu pemindahan paksa warga Palestina ke wilayah tersebut.

Daftar isi Konten
  • Isu Pengusiran Warga Gaza Jadi Sorotan
  • Israel Resmi Akui Somaliland
  • Bantahan Tegas dari Pemerintah Somaliland
  • Rencana Kunjungan Presiden Somaliland ke Israel

Penolakan tersebut dituangkan dalam pernyataan bersama yang disepakati oleh 21 negara Arab dan mayoritas Muslim, bersama Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC).

Puluhan negara yang menyatakan sikap tegas itu antara lain Arab Saudi, Aljazair, Djibouti, Gambia, Indonesia, Iran, Irak, Kuwait, Komoro, Libya, Maladewa, Mesir, Nigeria, Oman, Pakistan, Palestina, Qatar, Somalia, Sudan, Turki, dan Yaman.

Penolakan penuh terhadap segala potensi keterkaitan antara tindakan tersebut dengan segala upaya untuk secara paksa mengusir rakyat Palestina dari tanah mereka, yang secara tegas ditolak dalam bentuk apapun sebagai prinsip dasar,”

demikian pernyataan bersama yang dirilis Kementerian Luar Negeri RI dikutip Jumat, 2 Januari 2026.

Isu Pengusiran Warga Gaza Jadi Sorotan

Israel selama ini dituding berupaya memindahkan warga Palestina dari Jalur Gaza dengan dalih rekonstruksi pascakonflik. Langkah tersebut menuai kecaman luas dari komunitas internasional karena dinilai melanggar hukum internasional dan hak asasi manusia.

Dalam pernyataan bersama tersebut, negara-negara mayoritas Muslim juga memperingatkan bahwa pengakuan Israel terhadap Somaliland berpotensi memicu instabilitas di kawasan Tanduk Afrika dan Laut Merah.

Situasi itu dinilai dapat berdampak luas, tidak hanya secara regional tetapi juga terhadap perdamaian dan keamanan global.

Selain menolak langkah Israel, puluhan negara tersebut kembali menegaskan dukungan penuh terhadap Somalia sebagai negara berdaulat. Mereka menolak segala bentuk tindakan yang berpotensi merusak persatuan nasional, integritas wilayah, dan kedaulatan Somalia.

Pengakuan sebagian wilayah negara merupakan preseden serius dan mengancam perdamaian dan keamanan internasional, serta melanggar prinsip-prinsip utama hukum internasional dan Piagam PBB,”

lanjut pernyataan bersama itu.

Israel Resmi Akui Somaliland

Pekan lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara terbuka mengumumkan pengakuan atas kemerdekaan dan kedaulatan Somaliland.

Dengan mengambil langkah ini, Israel menegaskan bahwa pengakuan ini membangun hubungan diplomatik penuh antara Israel dan Republik Somaliland,”

demikian deklarasi Israel.

Israel mengklaim hubungan tersebut akan mendorong perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan Tanduk Afrika, Timur Tengah, dan sekitarnya. Namun, pernyataan itu justru memicu kecaman keras dari berbagai negara dan pemerintah Somalia.

Somaliland merupakan wilayah semi-gurun di pesisir Laut Merah yang secara geografis masih bagian dari Somalia. Wilayah ini memiliki luas sekitar 177.000 kilometer persegi dengan populasi sekitar 5,7 juta jiwa.

Bekas protektorat Inggris ini sempat merdeka selama lima hari pada 1960 sebelum bergabung dengan Somalia. Akibat konflik politik dan keamanan, Somaliland memproklamasikan kemerdekaan secara sepihak pada 1990, meski hingga kini belum diakui secara luas oleh komunitas internasional.

Bantahan Tegas dari Pemerintah Somaliland

Kementerian Luar Negeri Republik Somaliland membantah keras isu bahwa pengakuan Israel disertai kesepakatan untuk menampung pengungsi Palestina atau pendirian pangkalan militer Israel.

Sebelumnya, Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud mengatakan kepada Al Jazeera bahwa berdasarkan intelijen negaranya, pengakuan Israel memiliki tiga syarat utama: pemukiman warga Palestina, pendirian pangkalan militer di Teluk Aden, serta kepatuhan terhadap Perjanjian Abraham.

Pemerintah Republik Somaliland dengan tegas menolak klaim palsu yang disampaikan Presiden Somalia terkait dugaan pemukiman kembali warga Palestina atau pendirian pangkalan militer di Somaliland,”

demikian pernyataan Kemlu Somaliland melalui akun X pada Kamis, 1 Januari 2026.

Dikutip dari Al Jazeera, Kemlu Somaliland menegaskan hubungan dengan Israel murni bersifat diplomatik dan berjalan sesuai hukum internasional.

Rencana Kunjungan Presiden Somaliland ke Israel

Sementara itu, lembaga penyiaran publik Israel, Kan, melaporkan Presiden Somaliland Abdirahman Mohamed Abdilahi berencana mengunjungi Israel dalam waktu dekat. Kunjungan tersebut disebut akan diikuti dengan pengumuman bergabungnya Somaliland ke dalam Perjanjian Abraham.

Media tersebut juga menyebutkan bahwa kedua pihak tengah menyiapkan sejumlah perjanjian bilateral di berbagai sektor, mulai dari pertanian, pertambangan dan minyak, keamanan, infrastruktur, hingga pariwisata.

Hingga kini, motif utama Israel mengakui Somaliland masih menjadi tanda tanya. Namun, sejumlah analis menilai langkah tersebut berkaitan dengan posisi strategis Somaliland di jalur Laut Merah, terutama dalam konteks menghadapi ancaman kelompok Houthi.

Tag:GazaIsraelPalestinaPengungsi Palestinasomalilandtanduk Afrika
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Sefruit

Shio Kambing di 2026: Hindari Hal Ini Kalau Gak Mau Capek Sendiri

Shio Kambing 2026 punya tantangan tersembunyi yang bikin energi cepat habis — bukan dari luar, tapi dari kebiasaan sendiri. Mulai dari susah bilang tidak, sering nahan perasaan, hingga terus balik…

By
Salsabillah Irwanda
5 Min Read
Gambar Ilustrasi Jakarta berawan
Megapolitan

Prakiraan Cuaca Kamis 7 Mei 2026, Jakarta Diprediksi Berawan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Kamis, 7 Mei 2026, dilansir dari laman BMKG, wilayah DKI Jakarta akan berawan. Wilayah…

By
Syifa Fauziah
Ivan
1 Min Read
Gedung Sate
Hype

5 Rekomendasi Kuliner Bandung yang Bikin Kamu Balik Lagi

Rekomendasi kuliner Bandung selalu dicari banyak orang yang ingin liburan ke kota dengan julukan Kota Kembang itu. Pasalnya, Bandung merupakan salah satu destinasi favorit warga ibu kota yang ingin menikmati…

By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Syifa Fauziah
5 Min Read

BERITA LAINNYA

Serangan Rudal dan Dron
Internasional

Iran Bantah Terlibat dalam Serangan Rudal dan Dron ke UEA

Kementrian Pertahanan Uni Emirat Arab (UEA) melaporkan terjadi serangan rudal dan dron…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan
13 jam lalu
Petugas tiba di lokasi kejadian penembakan di K Towne Plaza di Carrollton, Texas, 5 Mei. AP-Yonhap
Internasional

Penembakan Beruntun di Koreatown Texas, 2 Tewas dan 3 Terluka

Dua orang tewas dan tiga lainnya terluka dalam aksi penembakan beruntun yang…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan
17 jam lalu
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Internasional

Operasi “Epic Fury” Berakhir, AS Tangguhkan Misi Pengawalan Kapal di Selat Hormuz

Pemerintah Amerika Serikat (AS) resmi mengakhiri operasi militernya terhadap Iran. Tidak hanya…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
17 jam lalu
Gedung Kedutaan Iran di Qatar
Internasional

Konflik Iran-AS: Teheran Tinjau Proposal Damai, Siapkan Jawaban Lewat Pakistan

Pemerintah Iran telah menerima tanggapan Amerika Serikat terhadap proposal 14 poin demi…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Iren Natania
Adi Briantika
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up