Perayaan malam Tahun Baru di kawasan resor ski Crans-Montana, Swiss, berubah menjadi tragedi besar. Sebuah bar yang dipadati pengunjung dilanda kebakaran hebat, menewaskan sedikitnya 47 orang dan melukai 112 lainnya.
Insiden tersebut terjadi tak lama setelah pergantian tahun, saat lokasi hiburan tersebut tengah penuh oleh pengunjung yang merayakan malam pergantian tahun.
Dalam wawancara dengan Sky TG24, Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani menyatakan bahwa proses identifikasi korban dipastikan rumit dan membutuhkan waktu yang tidak singkat.
Kondisi jenazah menjadi salah satu faktor yang menyulitkan upaya tersebut.
Ia juga mengonfirmasi bahwa beberapa warga negara Italia yang mengalami luka-luka telah dipindahkan ke Milan guna mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Warga Italia Jadi Korban, Enam Masih Hilang
Berdasarkan keterangan Duta Besar Italia Gian Lorenzo Cornado, dilaporkan terdapat enam warga negara Italia yang hingga kini masih dinyatakan hilang.
Sementara itu, 13 warga Italia lainnya tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kasus ini pun menjadi perhatian internasional mengingat Crans-Montana merupakan destinasi wisata global yang ramai dikunjungi pelancong dari berbagai negara.
Di sisi lain, otoritas Swiss merilis angka korban sementara yang sedikit berbeda. Kepolisian Kanton Valais menyebutkan sekitar 40 orang meninggal dunia dan sekitar 115 orang mengalami luka-luka, sebagian besar dalam kondisi serius.
Pihak berwenang menegaskan bahwa proses pendataan masih berjalan dan jumlah korban kemungkinan dapat bertambah atau berubah seiring berjalannya identifikasi.
Respons Darurat Besar-Besaran
Kebakaran memicu operasi penyelamatan skala besar. Puluhan ambulans dan helikopter dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban.
Para korban luka dirujuk ke berbagai rumah sakit di Swiss, bahkan sebagian dipindahkan ke luar negeri, termasuk ke unit perawatan luka bakar khusus.
Otoritas setempat memperingatkan bahwa proses identifikasi jenazah bisa memakan waktu berhari-hari karena kondisi tubuh korban yang terdampak parah.
Penyelidikan pidana masih terus dilakukan oleh Jaksa Kanton Valais. Sejumlah hipotesis tengah dianalisis, dengan dugaan awal mengarah pada kebakaran besar yang memicu deflagrasi.
Deflagrasi merupakan jenis pembakaran atau ledakan dengan penyebaran api berkecepatan subsonik, biasanya dipicu oleh bahan mudah terbakar seperti gas atau debu, yang dapat menghasilkan panas dan tekanan tinggi.
Tidak Ada Indikasi Terorisme
Otoritas Swiss menegaskan bahwa sejauh ini tidak ditemukan tanda-tanda aksi terorisme dalam insiden tersebut.
Fokus penyelidikan sepenuhnya diarahkan untuk mengungkap rangkaian kejadian yang menyebabkan kebakaran mematikan ini.
Sejumlah ahli forensik dari Zurich turut dilibatkan guna membantu proses investigasi serta identifikasi korban.
Kesaksian saksi mata serta foto dan video yang beredar di media sosial mengindikasikan kemungkinan kebakaran dipicu oleh kembang api kecil yang terpasang pada botol sampanye.
Namun, pihak berwenang menolak berspekulasi dan menegaskan penyebab pasti masih dalam penyelidikan.
Rekaman video memperlihatkan langit-langit bangunan dengan cepat terbakar sebelum api menjalar ke seluruh bangunan yang sebagian besar terbuat dari material kayu.



