Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 23 Feb 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • Cari Tahu
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • sumatera
  • Spill
  • DPR
  • BMKG
  • longsor
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Risiko Konflik Militer, AS-Iran Bakal Lakukan Pertemuan Putaran Ketiga Bahas Nuklir
Internasional

Risiko Konflik Militer, AS-Iran Bakal Lakukan Pertemuan Putaran Ketiga Bahas Nuklir

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Februari 23, 2026 12:24 pm
Iren Natania
Dusep
Share
Bendera Iran. (Sumber: Unsplash/ sina drakhshani )
Bendera Iran. (Sumber: Unsplash/ sina drakhshani )
SHARE

Iran dan Amerika Serikat (AS) akan mengadakan putaran ketiga pembicaraan nuklir, pada Kamis, 26 Februari 2026, di Jenewa. Pertemuan ini dilakukan di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang risiko konflik militer antara kedua negara yang telah lama berseteru.

Daftar isi Konten
  • Trump Penasaran Mengapa Iran Belum Menyerah
  • AS-Israel Serang Situs Nuklir Iran

Diketahui, AS telah meningkatkan kehadiran militernya di Timur Tengah, dengan Presiden AS Donald Trump memperingatkan pekan lalu bahwa hal-hal yang sangat buruk akan terjadi jika tidak ada kesepakatan yang tercapai untuk menyelesaikan perselisihan yang telah berlangsung lama mengenai program nuklir Teheran.

Senang untuk mengkonfirmasi bahwa negosiasi AS-Iran sekarang dijadwalkan di Jenewa pada hari Kamis ini, dengan dorongan positif untuk melangkah lebih jauh menuju penyelesaian kesepakatan,”

kata Menteri Luar Negeri Oman Badr Albusaidi, yang bertindak sebagai mediator dalam pembicaraan tidak langsung antara Washington dan Teheran.

Reuters juga melaporkan pada Minggu, 22 Februari 2026, waktu setempat, bahwa Iran menawarkan konsesi baru terkait program nuklirnya untuk mencapai kesepakatan, asalkan kesepakatan tersebut mencakup pencabutan sanksi ekonomi dan pengakuan hak Teheran untuk pengayaan nuklir secara damai.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian, menyatakan optimisme pada Minggu lalu dalam sebuah unggahan di X, dengan mengatakan bahwa negosiasi baru-baru ini telah menghasilkan sinyal yang menggembirakan, sambil menunjukkan kesiapan Teheran untuk skenario potensial apa pun.

Trump Penasaran Mengapa Iran Belum Menyerah

Sedangkan, Utusan khusus Trump, Steve Witkoff, yang memimpin negosiasi nuklir di pihak AS, mengatakan pada Sabtu, 21 Februari 2026, bahwa presiden AS penasaran mengapa Iran belum “menyerah” dan setuju untuk membatasi program nuklirnya.

Saya tidak ingin menggunakan kata ‘frustrasi,’ karena dia (Trump) mengerti bahwa dia memiliki banyak alternatif, tetapi dia penasaran mengapa mereka belum (setuju soal kesepakatan nuklir). Saya tidak ingin menggunakan kata ‘menyerah,’ tetapi mengapa mereka belum menyerah,”

kata Witkoff, dikutip dari ABC News, Senin, 23 Februari 2026.

Mengapa, di bawah tekanan ini, dengan kekuatan laut dan angkatan laut yang ada di sana, mengapa mereka belum datang kepada kita dan berkata, ‘Kami menyatakan bahwa kami tidak menginginkan senjata, jadi inilah yang siap kami lakukan,’ Namun agak sulit untuk membuat mereka sampai ke titik itu,”

tambahnya.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi bereaksi dalam sebuah unggahan di X, dengan menuliskan, “Penasaran mengapa kami tidak menyerah? Karena kami adalah orang Iran.“

Ia juga mengatakan dalam sebuah wawancara dengan CBS News bahwa solusi diplomatik dengan AS masih dapat dicapai.

Pembicaraan tidak langsung tahun lalu tidak menghasilkan kesepakatan apa pun, terutama karena gesekan atas tuntutan AS agar Iran menghentikan pengayaan uranium di wilayahnya, yang dipandang Washington sebagai jalan menuju bom nuklir. Namun, Iran membantah berupaya mendapatkan senjata semacam itu.

AS-Israel Serang Situs Nuklir Iran

Diketahui, AS juga bergabung dengan Israel dalam menyerang situs nuklir Iran pada Juni 2025, yang secara efektif membatasi pengayaan uranium Iran, dengan Trump mengatakan bahwa situs-situs nuklir utamanya telah “dimusnahkan”. Namun, Iran masih diyakini memiliki persediaan uranium yang telah diperkaya sebelumnya.

Mereka telah memperkaya uranium jauh melebihi jumlah yang dibutuhkan untuk senjata nuklir sipil. Tingkat kemurnian fisilnya mencapai 60 persen,”

ujar Witkoff.

Mereka mungkin hanya tinggal seminggu lagi untuk memiliki bahan pembuatan bom nuklir kelas industri, dan itu sangat berbahaya,”

tambahnya.

Sementara itu, konsesi baru yang sedang dipertimbangkan Iran termasuk mengirimkan setengah dari uranium yang telah diperkaya tinggi ke luar negeri sambil mengurangi sisanya.

Washington juga berupaya memperluas pembicaraan di luar isu nuklir untuk mencakup program rudal Iran dan dukungannya terhadap kelompok-kelompok bersenjata regional.

Topik gesekan lainnya adalah ruang lingkup dan mekanisme pencabutan sanksi terhadap Iran. Seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters bahwa Iran dan AS masih memiliki pandangan yang berbeda.

Witkoff juga mengatakan bahwa atas arahan Trump, ia telah bertemu dengan tokoh oposisi Iran, Reza Pahlavi, putra Shah yang digulingkan dalam Revolusi Islam Iran tahun 1979. Namun, ia tidak memberikan detail lebih lanjut tentang pertemuan tersebut.

Pahlavi, yang hidup di pengasingan, berperan sebagai tokoh penggerak bagi sebagian oposisi Iran selama demonstrasi anti-pemerintah bulan lalu yang diyakini telah menewaskan ribuan orang, kerusuhan domestik terburuk sejak era revolusi.

Awal Februari lalu, Pahlavi mengatakan intervensi militer AS di Iran dapat menyelamatkan nyawa, dan mendesak Washington untuk tidak terlalu lama bernegosiasi dengan penguasa ulama Teheran mengenai kesepakatan nuklir.

Tag:Amerika Serikatiranmasoud pezeshkianNegosiasiNuklirTrump
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByIren Natania
Reporter
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Peristiwa Nasional dan Politik.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

RI Bakal Impor Pick-Up dari India, Purbaya Cicil Rp40 Triliun per Tahun ke Himbara

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka-bukaan terkait sumber pembiayaan impor 105 ribu unit pick-up dari India untuk operasional Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Impor ini diketahui dilakukan oleh PT Agrinas…

By
Anisa Aulia
Dusep
3 Min Read
Plt Direktur Utama LPDP Sudarto
Ekonomi Bisnis

Kemenkeu Ungkap 44 Penerima Beasiswa LPDP Tak Pulang ke RI, 8 Orang Kena Sanksi

Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan, ada sebanyak 44 penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang mangkir dari kewajiban mengabdi di Indonesia usai menuntaskan pendidikannya.…

By
Anisa Aulia
Dusep
2 Min Read
Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus. (Foto: owrite)
Nasional

DPR Terlalu Jauh Bela Adies Kadir, Paripurna Kehilangan Kehormatan

Keputusan Rapat Sidang Paripurna DPR pada Kamis, 19 Februari lalu menjadi perbincangan masyarakat terkait pengusulan Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi.  Dalam hasil Rapat Paripurna DPR tersebut dikatakan Majelis Kehormatan…

By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Internasional

Putusan MA AS Dilawan, Trump Malah Naikkan Tarif Global Baru Jadi 15 Persen

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan kenaikan tarif global baru dari…

Nisa-OWRITEAmin Suciady
By
Anisa Aulia
Amin Suciady
1 hari lalu
Muslim di Jalur Gaza menjalankan ibadah puasa Ramadan
Internasional

Ramadan di Gaza: Warga Bertahan Hidup di Tengah Krisis Pangan dan Bantuan Terbatas

Di tengah umat Muslim di Jalur Gaza menjalankan ibadah puasa Ramadan, badan-badan…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 hari lalu
Presiden Prabowo
Internasional

Di Hadapan Pengusaha Amerika, Prabowo Tegaskan Indonesia Mampu Menjaga Stabilitas Ekonomi dan Politik

Presiden Prabowo Subianto mengundang para pelaku usaha Amerika Serikat untuk memperluas bisnis…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
4 hari lalu
Ilustrasi garis polisi. (Sumber: Unsplash/ Ted Balmer)
Internasional

Tabrak Ibu-Anak WNI hingga Tewas di Singapura, Pengemudi Jadi Tersangka Tapi Tak Ditahan

Pengemudi yang menabrak ibu dan anak warga negara Indonesia (WNI) di Singapura…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
5 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up