Salah satu pengedar narkoba paling dicari di dunia, bos kartel Meksiko yang dikenal sebagai “El Mencho”, tewas ditembak oleh pasukan keamanan. Insiden ini dikonfirmasi oleh Kementerian Pertahanan Meksiko.
Operasi tersebut pun memicu gelombang kekerasan, dengan adanya pembakaran mobil-mobil dan para penembak dalam jaringan kartel tersebut memblokir jalan raya di beberapa negara bagian.
Gembong narkoba yang nama aslinya adalah Nemesio Ruben Oseguera Cervantes, tewas pada hari Minggu, 22 Februari 2026, di negara bagian Jalisco, bersama dengan setidaknya enam tersangka kaki tangannya,”
kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan, dikutip dari The Guardian, Selasa, 24 Februari 2026.
Pria berusia 59 tahun itu adalah pemimpin geng yang dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi organisasi kriminal paling kuat dan terkenal di Meksiko, yakni Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG).
Meskipun kurang terkenal secara internasional dibandingkan kartel Sinaloa milik Joaquín “El Chapo” Guzmán yang kini dipenjara, kelompok Jalisco merupakan nama yang familiar di Meksiko, di mana mereka terkenal karena aksi kekerasan ekstrem dan persenjataan besar-besaran bergaya militer mereka.
Selain itu, empat anggota kartel tewas di tempat kejadian, sementara tiga lainnya tewas saat diterbangkan ke Mexico City, di antaranya El Mencho. Lalu, dua anggota kartel yang diduga terlibat ditangkap bersama dengan senjata peluncur roket yang mampu menjatuhkan pesawat dan menghancurkan kendaraan lapis baja.
Menurut rekaman yang diterbitkan di salah satu surat kabar regional, El Occidental, menunjukkan adegan seperti pertempuran sengit di Tapalpa, yang terletak di pegunungan Sierra Madre Meksiko.
Tiga tentara terluka selama operasi dan juga dibawa ke ibu kota untuk perawatan,”
ujar kementerian tersebut.
Seorang pejabat negara bagian Jalisco yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa seorang anggota Garda Nasional tewas di Tapalpa selama operasi, enam anggota Garda Nasional lainnya tewas di Zapopan, seorang penjaga penjara tewas di sebuah sel tahanan di Puerto Vallarta ketika para tahanan melakukan kerusuhan, dan seorang agen dari kantor kejaksaan negara bagian Jalisco tewas di Guadalajara.
Pembunuhan El Mencho akan menyebabkan kekacauan yang terjadi di seluruh wilayah yang ia kuasai. Hal ini menunjukkan pengaruhnya yang besar di Meksiko dan bagian lain Amerika Latin.
Kerusuhan tersebut juga memaksa maskapai penerbangan AS dan Kanada untuk membatalkan puluhan penerbangan.
Air Canada telah mengumumkan penangguhan penerbangan ke Puerto Vallarta karena situasi keamanan yang sedang berlangsung dan menyarankan pelanggan untuk tidak bepergian.


