Dalam video yang baru dirilis, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa kemungkinan akan ada lebih banyak korban jiwa dari pihak Amerika, menyusul kematian tiga anggota militer AS selama serangan terhadap Iran, pada Minggu, 1 Maret 2026.
Sebagai satu bangsa, kita berduka atas para patriot Amerika sejati yang telah melakukan pengorbanan tertinggi,”
kata Trump dalam pidatonya.
Trump juga berjanji akan mengambil tindakan terhadap Iran atas kematian warga Amerika tersebut.
Amerika akan membalas kematian mereka dan memberikan pukulan paling keras kepada para teroris yang telah melancarkan perang melawan peradaban,”
ujar Trump, dikutip dari News Nation, Senin 2 Maret 2026.
Mereka telah melancarkan perang melawan peradaban itu sendiri,”
tambahnya.
Pernyataan ini disampaikan Trump ketika Inggris, Prancis, dan Jerman memberikan dukungan mereka kepada AS dan mengatakan mereka akan membantu melawan serangan balasan yang dilancarkan Iran setelah serangan sebelumnya.
Diketahui, Komando Pusat AS (CENTCOM) telah mengumumkan kematian anggota militer AS, dan mencatat bahwa lima anggota militer lainnya terluka parah, serta beberapa lainnya mengalami cedera ringan akibat pecahan peluru dan gegar otak. Anggota militer tersebut sedang dalam proses untuk kembali bertugas.
Hingga Minggu pagi, identitas para anggota militer yang gugur masih dirahasiakan oleh komando hingga keluarga mereka diberitahu.
Operasi tempur besar terus berlanjut dan upaya respons kami sedang berlangsung,”
ujar CENTCOM.
CENTCOM kemudian menambahkan bahwa pihaknya telah menyerang fasilitas rudal balistik Iran.
Sebagai informasi, serangan AS-Israel terhadap Teheran menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dan pejabat tinggi lainnya yang mungkin akan menggantikannya.
Sejak serangan tersebut, Trump di Truth Social mengatakan Angkatan Laut AS telah menghantam beberapa kapal Angkatan Laut Iran dan markas besar angkatan lautnya, menambahkan bahwa beberapa kapal tersebut relatif besar dan penting.
Kita akan mengejar sisanya. Mereka akan segera mengapung di dasar laut juga!”
tulis Trump.
Presiden menambahkan bahwa serangan lebih lanjut dapat terjadi hingga semua tujuan Amerika tercapai.
NewsNation juga telah mengetahui bahwa pengarahan Kongres sedang dipersiapkan mengenai “Operasi Epic Fury.”
Selain itu, anggota kabinet Trump, termasuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth, akan bertemu dengan DPR dan Senat pada hari Selasa, 3 Maret 2026.
Partai Demokrat diperkirakan akan menekan perwakilan Gedung Putih tentang apa tujuan jangka panjang Trump untuk Iran.
Di Washington, D.C., Kepolisian Capitol AS pada hari Minggu menyatakan bahwa mereka beroperasi dalam lingkungan ancaman yang meningkat karena konflik tersebut terjadi di sisi lain dunia.
