Militer Iran mengatakan tidak akan mengizinkan Amerika Serikat (AS) untuk ikut campur dalam pengelolaan Selat Hormuz.
AS dinilai Iran berbahaya jika diberi kesempatan ikut campur dalam mengelola salah satu jalur vital distribusi minyak dunia itu.
Petualangan dan tindakan jahat Washington yang berulang kali untuk ikut campur dalam pengelolaan Selat Hormuz telah sangat membahayakan keamanan kawasan,”
demikian pernyataan Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya yang disiarkan stasiun televisi pemerintah IRIB dikutip dari Middle East Monitor, Rabu, 15 Juli 2026.
Iran menegaskan akan menindak setiap gangguan dan ketidakamanan terhadap jalur pelayaran kapal dagang dan tanker oleh tentara AS.







