Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim sebuah kapal pengangkut gas minyak cair atau liquefied petroleum gas (LPG) bernama NV Sunshine terbakar saat mencoba melintasi Selat Hormuz melalui jalur yang disebut Teheran ilegal.
Dalam pernyataan pada Jumat, 9 Oktober 2026, IRGC menyebut kapal milik perusahaan Natwit tersebut mengalami kebakaran hebat setelah terkena serangan ketika melintasi jalur di selatan Selat Hormuz.
Sebuah kapal raksasa pengangkut gas LPG bernama NV Sunshine milik perusahaan Natwit, yang mencoba melintasi jalur ilegal di selatan Selat Hormuz, terkena serangan dan mengalami kebakaran hebat di ruang mesin dan sistem penggeraknya,”
demikian pernyataan IRGC, dikutip dari Middle East Monitor, Sabtu, 10 Oktober 2026.
IRGC juga menyalahkan tentara AS yang dinilai agresif karena meningkatkan ketegangan dalam transportasi maritim regional.






