Kelompok Houthi Yaman memperingatkan Amerika Serikat (AS) akan menghadapi serangan balasan yang cepat dan menyakitkan jika Washington ikut campur dalam konflik di Yaman.
Ancaman tersebut muncul di tengah laporan bahwa Arab Saudi meminta bantuan AS untuk menghadapi kelompok milisi yang didukung Iran itu.
Jika AS terlibat dalam agresi terhadap Yaman, kami tidak akan berlama-lama mempertimbangkan keputusan untuk merespons, akan ada respons cepat dan menyakitkan yang menargetkan AS dan semua kepentingannya di kawasan ini,”
kata Anggota biro politik Houthi, Mohammed Al Bukhaiti, dikutip dari The New Arab, Selasa, 13 Oktober 2026.
Al Bukhaiti menyampaikan pihaknya tak akan ragu merespons jika AS terlibat dalam serangan terhadap Yaman. Ia juga memperingatkan bahwa kepentingan AS di kawasan tersebut bisa menjadi sasaran.
Iklan
Pun, ia turut mengeluarkan peringatan kepada karyawan dan pekerja di fasilitas minyak serta bandara Arab Saudi. Ia meminta mereka menjauhi lokasi-lokasi tersebut karena diklaim sudahjadi target serangan.
Ancaman itu menambah kekhawatiran terhadap meluasnya konflik di Kawasan. Hal terutama setelah serangkaian serangan Houthi terhadap bandara di Arab Saudi dilaporkan menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.
Serangan kelompok Houthi ke Bandara di Arab Saudi. (Foto: Istimewa).
Ancaman Arab Saudi
Di tengah meningkatnya ketegangan, Arab Saudi menyatakan akan memberikan respons serius menyusul serangan berulang yang dilancarkan Houthi terhadap sejumlah bandara di wilayahnya, termasuk bandara utama di Riyadh.
Serangan tersebut dilaporkan menewaskan 18 orang. Insiden itu juga memicu kekhawatiran mengenai keselamatan warga sipil termasuk warga negara asing yang berada di kawasan terdampak.
Situasi ini dapat perhatian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Kepala Hak Asasi Manusia PBB, Volker Turk mendesak seluruh pihak menahan diri dan mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.
Ia prihatin atas serangan berulang terhadap bandara-bandara di Arab Saudi yang menyebabkan puluhan orang tewas maupun terluka.
Saya sangat prihatin dengan serangan berulang yang dilakukan Houthi dalam beberapa hari terakhir terhadap bandara-bandara di Arab Saudi, yang telah menewaskan dan melukai puluhan warga Saudi dan warga negara asing, terutama serangan mengerikan kemarin di bandara utama Riyadh,”
kata Turk dalam pernyataan.
Turk mengingatkan bahwa peningkatan intensitas pertempuran hanya akan perbesar penderitaan masyarakat. Maka itu, semua pihak didesak menghindari langkah yang berpotensi memperburuk situasi dan memperluas konflik.