Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 22 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ini Bahaya yang Mengancam Jika Berhenti Terapi Pengobatan Tuberkulosis
Kesehatan

Ini Bahaya yang Mengancam Jika Berhenti Terapi Pengobatan Tuberkulosis

Syifa FauziahAmin Suciady
Last updated: November 12, 2025 4:51 pm
Syifa Fauziah
Amin Suciady
Share
Prof. Dr. dr. Erlina Burhan, M.Sc, Sp.P(K)
Prof. Dr. dr. Erlina Burhan, M.Sc, Sp.P(K) (Foto: Instagram_erlinaburhan)
SHARE

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular kronis yang menyerang area pernapasan. Kondisi ini membutuhkan durasi pengobatan yang cukup panjang, biasanya pasien TB harus minum obat selama 6 bulan. 

Namun masih banyak pasien TB yang bandel berhenti minum obat. Mereka merasa kondisi tubuhnya membaik dan yakin sudah sembuh. 

Dokter Spesialis Paru dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, Prof. Dr. dr. Erlina Burhan, M.Sc, Sp.P(K), mengakui banyak pasien TB yang pengobatannya tidak selesai.

Jadi memang pengobatan TB itu kan harus enam bulan. Dan ini harus selesai, nggak boleh putus di tengah jalan. Tapi memang kadang-kadang kan masyarakat nggak sabar,”

ujar dr Erlina saat dihubungi Owrite melalui sambungan telepon, Rabu (12/11/2025).

Dokter Erlina menambahkan, kasus tersebut terjadi karena ketika pasien sudah minum obat selama dua bulan. Biasanya gejalanya berkurang atau bahkan hilang. 

Jadi pasien merasa, wah ini sudah sembuh. Dia akhirnya nggak mau minum obat lagi, padahal itu belum sembuh. Kumannya masih ada,”

jelasnya.

Tentunya ada dampak negatif ketika seseorang berhenti minum obat TB belum sampai enam bulan. Efek jangka panjangnya, kuman yang ada tubuh pasien akan bangkit dan berkembang biak lagi.

Mungkin bulan depannya atau dua bulan kemudian akan sakit lagi. Jadi kadang-kadang yang kita khawatirkan adalah bisa jadi kumannya kemudian bermutasi, menjadi kuman yang resisten obat, nah ini lebih susah,”

paparnya.

Dokter Erlina mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak perlu takut bila mengidap tuberkulosis. Sebab penyakit tersebut bisa diobati dan bisa sembuh. 

Jadi nggak usah takut, nggak usah khawatir, kalau ada gejala, segera berobat ke rumah sakit, atau ke dokter, ke puskesmas, ke mana pun, dan Anda bisa sembuh. Minum obatnya teratur dan sampai selesai,”

pungkasnya.
Tag:KesehatanTuberkulosis
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Penumpang berjalan untuk menaiki pesawat di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur
Nasional

Kemenhub Sebut 10 Juta Pemudik Padati Angkutan Lebaran 2026

Kementerian Perhubungan melalui Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 mencatat pergerakan penumpang angkutan umum secara kumulatif, sejak H-8 (13 Maret 2026) hingga H-1 Lebaran (20 Maret 2026) tercatat mencapai 10.003.583…

By
Iren Natania
Ivan
3 Min Read
Juru Bicara (Jubir) Satgas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol Marupa Sagala.
Nasional

292 Kecelakaan Lalu Lintas Selama Arus Mudik, 8 Orang Meninggal Dunia

Polri mencatat 292 kasus kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia hingga luka ringan selama musim mudik Lebaran 2026. Data tersebut berdasarkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 per Minggu, 22 Maret…

By
Rahmat
Amin Suciady
2 Min Read
Tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan ibadah haji Yaqut Cholil Qoumas memasuki mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK
Hukum

Tahanan Rumah Yaqut Cuma Bebani Uang Negara dan Lukai Semangat Antikorupsi

Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti, menilai pengalihan status penahanan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), sekaligus tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan, yang sebelumnya mejadi…

By
Amin Suciady
Rahmat
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Petugas mengukur gula darah sopir travel dalam giat pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi masa angkutan Lebaran di Travel Kencana, Semarang, Jawa Tengah,
Kesehatan

Kemenkes Siapkan Cek Kesehatan Gratis untuk Sopir Angkutan Umum Saat Mudik Lebaran

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengemudi kendaraan umum yang…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
4 hari lalu
Kesehatan

Skrining Tujuh Juta Anak, Kemenkes Temukan Indikasi Masalah Kesehatan Jiwa Hampir 10 Persen

Menteri Kesehatan (Menkes) RI, memaparkan hasil pogram Cek Kesehatan Gratis (CKG) periode…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
6 hari lalu
Ilustrasi Ibu saat hamil
Kesehatan

Bumil Mau Mudik Lebaran? Dokter Kandungan Ungkap Perlu atau Tidak Minum Obat Penguat

Mudik Lebaran menjadi momen yang dinantikan banyak keluarga untuk berkumpul dengan orang…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
1 minggu lalu
8.224 Kasus Suspek Campak
Kesehatan

Epidemiolog Ungkap Bahaya Campak, Bisa Picu Pneumonia hingga Kematian Anak

Ahli Epidemiolog dari Universitas Griffith, Australia, Dicky Budiman menyebut bahwa campak bukan…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
2 minggu lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up