Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 3 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Pubertas Dini pada Anak Meningkat, Benarkah Dipicu Bahan Kimia Sehari-hari?
Kesehatan

Pubertas Dini pada Anak Meningkat, Benarkah Dipicu Bahan Kimia Sehari-hari?

Ani RatnasariSyifa Fauziah
Last updated: Mei 18, 2026 3:54 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
4 bulan lalu
Share
Pubertas
Pubertas (Foto: Pexels/ Pavel Danilyuk)
SHARE

Kasus pubertas dini pada anak kini menjadi perhatian para orang tua. Jika dulu tanda pubertas seperti tumbuh payudara, bau badan, atau perubahan suasana hati identik muncul saat anak memasuki usia remaja, kini sebagian anak perempuan mengalaminya jauh lebih cepat, bahkan sebelum usia 8 tahun.

Daftar isi Konten
  • Apa Itu Endocrine Disrupting Chemicals (EDC)?
  • Bagaimana Bahan Kimia Ini Memicu Pubertas Dini?
  • Risiko Kesehatan Akibat Pubertas Dini
  • Produk Sehari-hari yang Terdapat EDC
  • Cara Mengurangi Paparan Bahan Kimia Pengganggu Hormon

Sejumlah artikel menyebut salah satu faktor yang diduga berperan adalah paparan bahan kimia pengganggu hormon atau endocrine disrupting chemicals (EDC) yang banyak ditemukan dalam produk sehari-hari.

Apa Itu Endocrine Disrupting Chemicals (EDC)?

EDC adalah zat kimia yang dapat mengganggu sistem hormon alami tubuh. Bahan ini bisa ditemukan dalam berbagai produk rumah tangga, mulai dari plastik, kosmetik, deterjen, parfum, hingga kemasan makanan.

Beberapa jenis EDC yang paling sering ditemukan antara lain:

1. BPA (Bisphenol A)

BPA banyak ditemukan pada wadah plastik, botol minum, dan lapisan makanan kaleng. Zat ini diduga dapat meniru hormon estrogen dalam tubuh.

2. Ftalat

Ftalat biasanya terdapat dalam parfum, pewangi, kosmetik, dan produk perawatan tubuh. Bahan kimia ini juga dikaitkan dengan gangguan hormon pada anak.

3. PFAS atau Forever Chemicals

PFAS ditemukan pada peralatan masak anti lengket, kemasan makanan cepat saji, hingga kain tahan noda. Zat ini dapat menumpuk di tubuh dalam jangka panjang.

Bagaimana Bahan Kimia Ini Memicu Pubertas Dini?

Beberapa peneliti menyebut EDC dapat “menipu” sistem hormon tubuh. Bahan kimia tersebut mampu menempel pada reseptor hormon dan mengirim sinyal palsu sehingga tubuh memulai pubertas lebih awal dari seharusnya.

Akibatnya, anak bisa mengalami perubahan fisik dini seperti:

  • Pertumbuhan payudara
  • Bau badan lebih cepat
  • Muncul jerawat
  • Pertumbuhan rambut ketiak atau kemaluan
  • Perubahan suasana hati
  • Pertumbuhan tinggi badan yang terlalu cepat

Pada perempuan, tanda-tanda ini perlu diwaspadai jika muncul sebelum usia 8 tahun. Sedangkan pada laki-laki, pubertas dini biasanya terjadi sebelum usia 9 tahun.

Risiko Kesehatan Akibat Pubertas Dini

Pubertas dini bukan hanya soal perubahan fisik yang datang lebih cepat. Kondisi ini juga dikaitkan dengan sejumlah risiko kesehatan jangka panjang.

1. Obesitas dan Diabetes

Perubahan hormon yang terjadi terlalu cepat dapat meningkatkan risiko gangguan metabolisme, termasuk obesitas dan diabetes.

2. Gangguan Emosional

Anak yang mengalami pubertas lebih awal sering kali belum siap secara mental menghadapi perubahan tubuhnya. Kondisi ini bisa memicu rasa minder, stres, hingga gangguan emosional.

3. Tinggi Badan Dewasa Bisa Lebih Pendek

Pubertas dini dapat menyebabkan lempeng pertumbuhan tulang menutup lebih cepat sehingga tinggi badan akhir anak berpotensi lebih pendek.

4. Penyakit di Masa Depan

Beberapa penelitian juga mengaitkan pubertas dini dengan peningkatan risiko kanker payudara dan gangguan hormon lainnya di kemudian hari.

Produk Sehari-hari yang Terdapat EDC

Paparan EDC bisa datang dari banyak benda yang digunakan setiap hari tanpa disadari.

1. Wadah plastik untuk makanan, terutama plastik yang dipanaskan dalam microwave atau digunakan berulang kali.

2. Produk perawatan tubuh perpewangi seperti parfum, losion, hingga sampo tertentu dapat mengandung ftalat.

3. Kemasan makanan cepat saji, karena sebagian kemasan makanan mengandung PFAS yang dapat berpindah ke makanan.

4.Beberapa cairan pembersih mengandung bahan kimia keras yang berpotensi mengganggu hormon.

Cara Mengurangi Paparan Bahan Kimia Pengganggu Hormon

Para ahli menyarankan orang tua mulai lebih selektif dalam memilih produk untuk anak. Meski tidak bisa menghindari sepenuhnya, langkah kecil tetap dapat membantu mengurangi risiko.

1. Gunakan wadah kaca atau stainless steel dan hindari penggunaan wadah plastik untuk menyimpan atau memanaskan makanan.

2. Pilih produk bebas BPA dan Ftalat. Perhatikan label pada botol minum, kosmetik, maupun produk perawatan tubuh.

3. Kurangi makanan cepat saji, makanan segar yang dimasak sendiri dinilai lebih aman dibanding makanan kemasan.

4. Gunakan produk rumah tangga yang lebih alami, pembersih berbahan alami seperti cuka dan baking soda bisa menjadi alternatif.

Beberapa negara seperti Kanada dan sejumlah negara di Eropa mulai melarang penggunaan bahan tertentu seperti musk ambrette karena dinilai berpotensi toksik terhadap hormon. Namun di sejumlah negara lain, bahan-bahan tersebut masih ditemukan dalam produk rumah tangga dan perawatan pribadi.

Meski hubungan antara EDC dan pubertas dini masih terus diteliti, banyak ahli menilai langkah pencegahan tetap penting dilakukan. Mengurangi paparan bahan kimia sehari-hari dinilai dapat membantu menjaga tumbuh kembang anak tetap sehat.

Orang tua juga disarankan segera berkonsultasi dengan dokter apabila anak menunjukkan tanda pubertas terlalu dini agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat.

Tag:endocrine disrupting chemicalspaparan bahan kimiapubertas diniremaja
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Trending di OWRITE
Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Diduga Keracunan MBG, 431 Dilarikan ke RS
By Syifa Fauziah
Sejumlah santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang diduga mengalami keracunan makanan mendapatkan perawatan di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Jawa Timur
1
Wajah Baru dan Mesin Monster: Pajero Generasi Anyar Siap ‘Pamer Taring’
By Hadi Febriansyah
Mitsubishi Motors Corporation memperkenalkan SUV lintas alam Pajero terbaru.
2
Misteri Bibit Sawit Muncul di Area Bekas Karhutla, Apa Kata Menhut Raja Juli?
By Natania Longdong
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni
3
Heboh 431 Santri Diduga Keracunan MBG, Bupati Sidoarjo: Tak Ada yang Meninggal
By Syifa Fauziah
Santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang diduga mengalami keracunan makanan mendapatkan perawatan saat tiba di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Jawa Timur
4
Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Dibuka Menguat ke Level 6.622
By Anisa Aulia
Situasi Bursa Efek Indonesia dan papan IHSG. (Sumber: Owrite/Anisa Aulia)
5

BERITA LAINNYA

Buah delima
Kesehatan

Tak Hanya Manis, Ini Tujuh Manfaat Buah Delima untuk Tubuh

Buah delima dikenal memiliki rasa manis dengan sedikit sentuhan asam yang menyegarkan.…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
12 jam lalu
Petugas mengukur lingkar kepala anak balita di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Palu, Sulawesi Tengah, Senin (10/8/2026).
Kesehatan

Stunting Kudus Tinggal 3 Persen, Pemkab Bidik Angka Nol pada 2030

Angka stunting di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, kini berada di kisaran 3…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
1 hari lalu
Ilustrasi Alat Tes Covid
Kesehatan

Kasus Covid-19 Naik di Korea Selatan, Penjualan Masker dan Alat Tes Kembali Melonjak

Tanda-tanda peningkatan infeksi Covid-19 di Korea Selatan mulai terlihat dalam aktivitas masyarakat.…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Ilustrasi bahu sakit
Kesehatan

Frozen Shoulder, Saat Bahu Menjadi Kaku dan Sulit Digerakkan

Bahu terasa kaku, nyeri, dan sulit digerakkan bahkan untuk melakukan aktivitas sederhana…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up