Pada awal Juli 2026, beberapa negara bagian di Amerika Serikat dilanda wabah parasit Cyclospora cayetanensis yang menyebabkan diare.
Badan kesehatan masyarakat federal dan negara bagian sedang berupaya memastikan sumber penyebaran penyakit tersebut.
Berdasarkan pembaruan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) per 9 Juli 2026, waktu setempat, sebanyak 843 kasus Cyclospora yang telah terkonfirmasi secara laboratorium dilaporkan dari 31 negara bagian.
Namun, CDC juga mengungkapkan lebih dari 1.500 kasus tambahan yang diduga merupakan infeksi Cyclospora dan masih menunggu proses konfirmasi.
Menurut data terakhir dari Texas State University, lebih dari 1.000 kasus yang dikonfirmasi. Negara bagian yang melaporkan jumlah kasus siklospora tertinggi dalam wabah tahun 2026 adalah Michigan, Illinois, New York, dan Texas.
Kemungkinan jumlah orang yang terpapar parasit itu jauh lebih tinggi daripada angka yang dilaporkan karena banyak yang terinfeksi akan sembuh tanpa perlu tes atau mencari perawatan medis.
Apa Itu Cyclospora?
Dilansir dari Texas University, Cyclospora merupakan penyakit pada saluran pencernaan yang disebabkan oleh parasit mikroskopis Cyclospora cayetanensis.
Gejala paling umum adalah diare berair, yang sering kali sangat berat dan dapat berlangsung selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan jika tidak diobati.
Penderita juga dapat mengalami kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, kram perut, mual, hingga kelelahan.
Cyclospora masuk ke dalam makanan ketika produk mentah bersentuhan dengan air atau tanah yang terkontaminasi feses.
Tidak seperti banyak penyakit bawaan makanan bakteri, infeksi cyclospora seringkali menimbulkan gejala yang dapat berlangsung selama berminggu-minggu jika tidak diobati.
Penyakit ini biasanya tidak terinfeksi secara langsung oleh orang lain. Parasit tersebut membutuhkan waktu di luar tubuh untuk berkembang menjadi bentuk yang menular.
Kontaminasi biasanya terjadi sepanjang rantai pasokan pertanian melalui air irigasi yang terkontaminasi, pencucian hasil pertanian, atau kontaminasi lingkungan.
Produk segar seperti ketumbar, kemangi, sayuran berdaun hijau, raspberry, dan campuran salad semuanya telah dikaitkan dengan wabah sebelumnya, karena makanan ini umumnya dimakan mentah dan hanya sedikit atau bahkan tidak dimasak sama sekali sehingga parasit tersebut tidak mati.
Mencuci bahan pangan seperti satur dan buah membantu mengurangi risiko, tetapi tidak dapat menjamin menghilangkan parasit sepenuhnya, karena organisme Cyclospora dapat menempel erat pada permukaan buah dan sayuran.



















