Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 18 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • Purbaya
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Megapolitan / Operasi Zebra dengan Hunting System, Ribuan Polisi Bakal Kejar Pelanggar Lalulintas
Megapolitan

Operasi Zebra dengan Hunting System, Ribuan Polisi Bakal Kejar Pelanggar Lalulintas

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin-Suciady-Owrite
Last updated: November 17, 2025 3:07 pm
Rahmat Baihaqi
Amin Suciady
Share
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin. (Foto: istimewa)
SHARE

Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak ribuan personel gabungan dalam operasi Zebra Jaya. Operasi tersebut bakal digelar selama 14 hari kedepan sejak hari ini, Senin (17/11/2025).

Operasi ini akan melibatkan 2.939 personel yang terdiri dari personel satgas daeah, satgas polres, dengan dukungan penuh dari jajaran TNI, satpol PP, Dinas Perhubungan, dan seluruh stake holder lainnya,”

kata Wakapolda Metro Jaya, Birgjen Pol Dekananto Eko Purwono saat memimpin apel Ops Zebra Jaya di Polda Metro Jaya.

Purwono menerangkan, operasi ini dalam rangka menekan angka kecelakaan di wilayah hukum Polda Metro Jaya khususnya, sekaligus meningkatakan para pengendara disiplin dalam berlalu lintas.

Dikesempatan terpisah, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin mengungkapkan fenomena pelanggaran lalu lintas ini tercatat sudah mencapai 500 ribu pelanggar oleh pengendara selama bukan Oktober. Operasi Zebra Jaya digelar menjelang pelaksanaan operasi lilin saat perayaan Natal dan Tahun Baru.

Daripada itu mendasari dari berbagai fenomena yang tentunya tadi sudah disampaikan oleh Inspektur Apel, bahwa pelanggaran yang terjadi sampai dengan periode bulan Oktober tercatat 500 ribu lebih pelanggaran mengakibatkan sebanyak 11 ribu lebih kasus kecelakaan di Jakarta dan berdampak terhadap 600 lebih korban meninggal dunia,”

ucap Komarudin.

Selama operasi zebra Jaya berlangsung, nantinya polisi tidak akan menggunakan metode lama seperti menggelar razia di tempat alias stasioner, melainkan dengan hunting system. Artinya petugas kepolisian akan melaksanakan patroli keliling, jika ditemukan adanya pelanggaran maka pengendara itu akan langsung ditindak, baik berupa teguran atau penilangan.

Fokus hunting system ini akan diberlakukan di 127 ruas jalan yang belum terjangkau dengan kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Lalu ada juga metode penindakan dengan menggunakan ETLE mobile yang nantinya akan dimasifkan.

Ini untuk menyasar pada fenomena yang saat ini banyak kita jumpai, pelanggaran-pelanggaran tanpa TNKB, ya khususnya roda 2 yang biasanya bagian belakangnya itu dicopot. Ada kecendrungan menghindari tangkapan kamera etle, kalau yang etle statis itu hanya bisa melihat, mengcapture dari depan,”

ujar Komarudin.

Adapun yang menjadi sasaran target operasi ini diantaranya pelanggaran seperti penggunaan helm, kendaraan di bawah umur, kecepatan, tidak menggunakan TNKB. Lalu berkendara di bawah pengaruh alkohol, balapan liar, termasuk penggunaan TNKB plat diplomatik.

Ini diantara beberapa target operasi yang akan kita sasar selama 14 hari ke depan. Tentu harapan dari kegiatan ini adalah kembali masyarakat Jakarta dan seluruh masyarakat yang beraktivitas di Jakarta bisa meningkatkan kepatuhannya, sehingga kita bisa menekan angka pelanggaran dan mudah-mudahan berdampak dari kita juga bisa menekan angka kecelakaan dan fatalitasnya,”

Tanpa TNKB Diduga Pelaku Kejahatan

Komarudin menambahkan, kendaraan yang tidak dilengkapi dengan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau plat nomor kendaraan patut diduga adalah pelaku kejahatan.

Mohon maaf sekali bahwa kendaraan-kendaraan yang tidak dilengkapi dengan TNKB, ini biasanya, ya mohon maaf, biasanya banyak dilakukan oleh para pelaku-pelaku kejahatan. Pelaku begal, jambret dan lain sebagainya,”

katanya.

Menurut Komarudin, pelaku tersebut mengakali dirinya dengan tidak melengkapi kendaraan dengan plat nomor agar sulit diidentifikasi oleh kepolisian. Meskipun kepolisan memiliki teknologi seperti kamera maupun secara mobile, tetap saja belum cukup untuk mendeteksi keberadaan pelaku.

Sehingga sulit untuk diidentifikasi oleh siapa saja, baik oleh petugas maupun masyarakat yang berada di TKP,”

ungkap dia.

Mantan Kapolres Metro Jakarta Pusat itu melanjutkan, petugas di lapangan bakal mengedepankan tindakan secara pre-emptive, diantaranya akan banyak sosialisasi, identifikasi, hingga himbauan.

Adapula penindakan berupa penilangan kepada pengendara terhadap mereka yang dianggap melanggar rambu lalu lintas, menerobos, balap liar, di bawah pengaruh alkohol akan ditilang ditempat.

Tag:kamera etlelalu lintasOperasi Zebrapolisi
Share This Article
Email Salin Tautan Print
rahmat-baihaqi-jurnalis-owrite
ByRahmat Baihaqi
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput isu nasional dengan berfokus pada bidang politik hukum dan kriminal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Ricuh Diskusi UGM dan Cap Pengkhianat Reformasi, Substansi Kritik Mahasiswa Jangan Dikaburkan
By Hardani Triyoga
Mahasiswa geruduk acara diskusi di UGM yang dihadiri Budiman Sudjatmiko.
1
Prabowo Ngaku Terbuka pada Kritik, Pengerahan TNI saat Demo Mahasiswa Jadi Sorotan
By Rahmat Tunny
Pasukan TNI ikut melakukan penghadangan kepada mahasiswa yang akan melakukan aksi demonstrasi di Bundaran HI.
2
Tanpa Ikon Pemersatu, Gerakan Mahasiswa Saat Ini Tak Sehebat Reformasi 1998
By Rahmat Tunny
Aksi demonstrate mahasiswa UI di Jan. MH. Thamrin, Jakarta Pusat.
3
Jokowi Mau Safari Politik Bareng PSI, Politikus PDIP: Sebaiknya Bertaubat Saja
By Hardani Triyoga
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)(sumber: Tangkapan layar dari siaran YouTube PSI)
4
Pertamina Jelaskan Alasan Pertamax Naik Saat Harga Minyak Dunia Melemah
By Natania Longdong
Petugas berdiri di samping mesin pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax ke tangki sepeda motor di SPBU Batu Anteru, Ternate, Maluku Utara, Rabu (10/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Andri Saputra/nz)
5

BERITA LAINNYA

Polisi menangkap seorang tukang cat duco atas dugaan pemalakan terhadap pekerja di kawasan Senen, Jakarta Pusat.
Megapolitan

Aksi Premanisme di Kramat Raya: Tukang Cat Duco Pemalak Pekerja, Ternyata Positif Sabu

Pria inisial YM (43) bikin resah masyarakat di depan kantor Pegadaian Jalan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
16 jam lalu
Ilustrasi hujan
Megapolitan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini 17 Juni 2026: Jakarta Barat Diguyur Hujan Ringan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca di wilayah DKI…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Polisi mediasi WNA ribut di Bandara Soekarno-Hatta.
Megapolitan

Keributan WNA di Bandara Soetta Berujung Diseret Petugas, Begini Kronologinya

Insiden keributan terjadi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten,…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
By
Rahmat Baihaqi
Hardani Triyoga
1 hari lalu
Ilustrasi bayar pajak
Megapolitan

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Bebas Denda hingga 31 Agustus

Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta dan HUT ke-81…

Hilwa UrwatulSyifa Fauziah
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Syifa Fauziah
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up