Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Megapolitan

Update Korban Kecelakaan Maut Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur, 4 Meninggal Dunia

KAI menyampaikan bahwa saat ini, seluruh upaya difokuskan pada evakuasi dan penanganan korban dengan prioritas utama keselamatan.

Petugas mengevakuasi korban yang terjebak di dalam gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur. (Sumber: Antara Foto/Dhemas Reviyanto/app/agr)
Petugas mengevakuasi korban yang terjebak di dalam gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur. (Sumber: Antara Foto/Dhemas Reviyanto/app/agr)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan duka mendalam atas insiden kecelakaan kereta yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi 1 Jakarta.

KAI menyampaikan bahwa saat ini, seluruh upaya difokuskan pada evakuasi dan penanganan korban dengan prioritas utama keselamatan dan kondisi setiap penumpang.

Seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang juga telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Iklan

Sementara itu, penanganan difokuskan kepada penumpang KRL yang terdampak. Hingga saat ini, sebanyak 38 penumpang KRL telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

Mereka dirujuk ke beberapa fasilitas kesehatan terdekat, di antaranya RSUD Bekasi, Primaya Hospital Bekasi Timur, Mitra Plumbon Cibitung, dan RSU Bella Bekasi.

Dalam proses penanganan, KAI bersama Basarnas, TNI, Polri, serta tim medis bergerak untuk memberikan pertolongan dan memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan secepat mungkin.

KAI Memohon Maaf

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan.

Kami menyampaikan duka mendalam dan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik. Kami memahami kesedihan yang dirasakan keluarga, dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses penanganan berjalan dengan baik,”

kata Anne dalam keterangan resmi, Senin, 27 April 2026.

Berdasarkan data sementara, terdapat empat orang penumpang KRL yang dinyatakan meninggal dunia. 

KAI menyampaikan duka cita yang mendalam serta belasungkawa kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan,”

ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Kereta Api Argo Bromo dikabarkan menabrak bagian belakang KRL Commuter line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam. Kecelakaan itu menyebabkan gerbong KRL bagian belakang, yang merupakan gerbong khusus wanita rusak parah.

Berdasarkan unggahan video akun X sahabat_Kereta, terlihat kereta api jarak jauh membuat ringsek bagian belakang KRL. Kejadian itu baru saja terjadi sekitar pukul 20.55 WIB.

KA Argo Bromo Anggrek 4 Rute Gambir – Surabaya Pasarturi head to head tumburan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur (BKST),”

tulis dalam akun tersebut.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.