Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 14 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Purbaya
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Megapolitan / Dilema Perlintasan Sebidang: Menjaga Keselamatan Perjalanan KA Tanpa Melumpuhkan Ekonomi
Megapolitan

Dilema Perlintasan Sebidang: Menjaga Keselamatan Perjalanan KA Tanpa Melumpuhkan Ekonomi

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
Last updated: Mei 19, 2026 7:03 pm
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Hilwa Urwatul
ByHilwa Urwatul Wutsqa
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang hadir di OWRITE untuk meramu isu-isu sosial menjadi bacaan yang ringan dan relatable.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Menutup Pelintasan Sebidang
Menutup Pelintasan Sebidang (Foto: Istimewa)
SHARE

Penutupan perlintasan sebidang terus digencarkan oleh PT Kereta Api Indonesia, khususnya di wilayah Daop 1 Jakarta.

Daftar isi Konten
  • 130 Titik Perlintasan
  • Perlintasan Sebidang di Jakarta dan Bodetabek
  • 1. Risiko Kemacetan dan Beban Jalan Raya
  • 2. Terputusnya Konektivitas Ekonomi Warga
  • 3. Keterbatasan Ruang di Kawasan Padat
  • 4. Biaya Infrastruktur Sangat Besar
  • 5. Dampak bagi Kendaraan Darurat dan Logistik
  • 6. Potensi Penolakan dari Warga
  • Dampak Sosial dan Ekonomi Masyarakat

Kebijakan ini dilakukan demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan mengurangi angka kecelakaan di perlintasan.

Namun di balik tujuan tersebut, muncul berbagai persoalan sosial, ekonomi, hingga teknis yang tidak bisa diabaikan begitu saja.

PT KAI Daop 1 Jakarta kini memprioritaskan penutupan perlintasan dengan lebar jalan kurang dari dua meter atau memiliki jarak antarperlintasan di bawah 800 meter.

Langkah ini dianggap sebagai solusi untuk menekan risiko kecelakaan yang masih tinggi di kawasan Jabodetabek dan sekitarnya.

Menurut penelitian Dicky Arisikam pada tahun 2023, kecelakaan kereta api di wilayah Daop 1 dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari frekuensi perjalanan kereta, panjang lintasan, kecepatan kereta, jumlah wesel, jumlah perlintasan sebidang, hingga kondisi infrastruktur rel dan jembatan yang sudah berusia tua.

Berdasarkan data Daop 1 PT KAI tahun 2026, wilayah operasional yang mencakup Jabodetabek hingga Merak dan Cikampek memiliki 429 perlintasan sebidang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 122 perlintasan dikelola PT KAI, 63 oleh pemerintah daerah, 12 oleh pihak swasta, dan 102 dikelola secara swadaya masyarakat.

130 Titik Perlintasan

Sementara itu, masih terdapat 130 titik perlintasan yang tidak memiliki penjagaan.

Kasus kendaraan yang menemper kereta api masih menjadi perhatian serius. Pada tahun 2023 tercatat 55 kejadian yang melibatkan sepeda motor, mobil, dan bajaj.

Angka tersebut sempat turun menjadi 49 kasus pada 2024, namun kembali meningkat menjadi 54 kejadian sepanjang 2025.

Sementara itu, hingga 1 Mei 2026 telah tercatat 24 insiden kendaraan menemper kereta api, terdiri dari 15 sepeda motor dan 9 mobil.

Tak hanya kendaraan, insiden warga yang tertemper kereta api juga terus meningkat. Setelah mencatat 156 kasus pada 2023 dan 151 kasus pada 2024, jumlahnya melonjak menjadi 168 kejadian pada 2025. Hingga awal Mei 2026, tercatat sudah ada 53 kasus orang tertemper kereta api.

Padatnya permukiman di sepanjang jalur rel disebut menjadi salah satu penyebab tingginya angka kecelakaan tersebut.

Perlintasan Sebidang di Jakarta dan Bodetabek

Meski dianggap sebagai langkah ideal untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, penutupan seluruh perlintasan sebidang di Jakarta dan Bodetabek dinilai bukan perkara mudah.

Baca juga:
Prakiraan Cuaca Jakarta Selasa 14 Juli 2026: Jaksel hingga Kepulauan… Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah DKI Jakarta…
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Kompak Berawan tapi Tetap Gerah… Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah DKI Jakarta…
BMKG: Hari Ini Jakarta Berawan, Suhu Bisa Tembus 34°C Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah DKI Jakarta…
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Selasa 14 Juli 2026: Jaksel hingga Kepulauan Seribu Berawan
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Kompak Berawan tapi Tetap Gerah hingga 34…
  • BMKG: Hari Ini Jakarta Berawan, Suhu Bisa Tembus 34°C

Akademisi Teknik Sipil sekaligus Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia, Djoko Setijowarno, menilai terdapat berbagai tantangan besar yang harus dipertimbangkan pemerintah sebelum melakukan penutupan secara masif, diantaranya:

1. Risiko Kemacetan dan Beban Jalan Raya

Penutupan satu perlintasan saja dapat memicu pengalihan arus kendaraan ke ruas jalan lain atau traffic diversion. Jika dilakukan tanpa pembangunan flyover atau underpass yang memadai, kemacetan di jalan protokol diperkirakan akan semakin parah.

    Masyarakat juga dipaksa memutar lebih jauh untuk menyeberang rel, yang berdampak pada pemborosan waktu perjalanan dan meningkatnya konsumsi bahan bakar.

    2. Terputusnya Konektivitas Ekonomi Warga

      Banyak pelintasan sebidang selama ini menjadi akses vital penghubung antar kampung dan kawasan ekonomi mikro.

      Penutupan permanen tanpa jalur pengganti dikhawatirkan membuat sejumlah wilayah menjadi terisolasi.

      Tak hanya itu, warung kecil, toko, hingga pelaku usaha informal yang menggantungkan penghasilan dari lalu lintas warga di sekitar pelintasan juga terancam kehilangan pelanggan.

      3. Keterbatasan Ruang di Kawasan Padat

      Pembangunan flyover maupun underpass di kawasan perkotaan seperti Jakarta tidak mudah dilakukan.

      Banyak titik rel telah diapit permukiman padat dan gedung tinggi sehingga menyulitkan pembangunan struktur jalan tidak sebidang.

        Selain itu, proyek underpass juga sering terbentur jaringan utilitas kota seperti pipa gas, kabel fiber optik, dan sistem drainase bawah tanah.

        4. Biaya Infrastruktur Sangat Besar

          Pembangunan satu flyover atau underpass membutuhkan biaya hingga ratusan miliar rupiah. Dengan jumlah perlintasan yang sangat banyak di Jabodetabek, kebutuhan anggaran menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah maupun pusat.

          Karena itu, penutupan perlintasan dinilai harus dilakukan berdasarkan skala prioritas yang matang.

          5. Dampak bagi Kendaraan Darurat dan Logistik

            Penutupan jalur pintas melalui perlintasan sebidang juga berpotensi menghambat mobilitas ambulans, mobil pemadam kebakaran, dan distribusi logistik ke permukiman padat.
            Jika kendaraan harus memutar jauh, waktu respons dalam kondisi darurat bisa menjadi lebih lama.

            6. Potensi Penolakan dari Warga

              Masyarakat yang sudah puluhan tahun menggunakan jalur tersebut diperkirakan akan melakukan penolakan apabila tidak dilibatkan dalam proses perencanaan.

              Kondisi ini bahkan dapat memicu munculnya pelintasan liar baru atau aksi pembongkaran pagar pembatas oleh oknum warga demi membuka akses jalan alternatif.

              Djoko Setijowarno menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api memang tidak bisa ditawar.

              Dampak Sosial dan Ekonomi Masyarakat

              Namun, implementasi kebijakan di lapangan juga harus mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi masyarakat.

              Ia menilai pemerintah perlu menunjukkan komitmen serius dalam mendukung keselamatan transportasi, termasuk memastikan anggaran keselamatan tidak lagi menjadi objek pemangkasan.

              Penutupan perlintasan bukan sekadar memasang pagar pembatas, melainkan bagaimana menata ulang konektivitas wilayah tanpa mematikan ruang hidup warga yang selama ini bergantung pada akses tersebut.

              Tag:BodetabekJakartaKereta ApiPenutupanPerlintasan Sebidang
              Share This Article
              Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
              Hilwa Urwatul
              ByHilwa Urwatul Wutsqa
              Internship
              Follow:
              Mahasiswa IISIP Jakarta yang hadir di OWRITE untuk meramu isu-isu sosial menjadi bacaan yang ringan dan relatable.
              Ivan OWRITE
              ByIvan Syahruna Lubis
              Redaktur
              Follow:
              Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
              Trending di OWRITE
              IHSG Merosot Saat Konflik Iran Memanas, S&P Buka Peluang Reli ke Level 6.150
              By Anisa Aulia
              Warga mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
              1
              Rupiah Kembali Loyo, Konflik Timur Tengah dan Lonjakan Minyak Bikin Tekanan Makin Besar
              By Anisa Aulia
              Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
              2
              Perempuan di Bekasi Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah dan Dua Pamannya Selama Sembilan Tahun
              By Ani Ratnasari
              Perempuan di Bekasi Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah dan Dua Pamannya Selama Sembilan Tahun
              3
              Prabowo Persilakan Warga Tak Puas Cari Negara Lain, Ray Rangkuti: Cara Pandang Otoritarian!
              By Hardani Triyoga
              Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya saat puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7).
              4
              Prabowo Bongkar Borok BUMN: Jadi Sumber Korupsi, Koruptor Diminta Kembalikan Uang Rakyat
              By Natania Longdong
              Presiden Prabowo dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026, di Indonesia Arena, Jakarta, 12 Juli 2026.
              5

              BERITA LAINNYA

              Sebuah truk pengangkut alat berat tersangkut Jembatan Penyebrangan Orang di jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa, 14 Juli 2026.
              Megapolitan

              Gara-Gara Truk ‘Pikul’ Alat Berat Nyangkut di JPO Tendean, Macetnya Mengular Sampai Rasuna Said!

              Truk pengangkut alat berat tersangkut di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan Kapten…

              rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
              By
              Rahmat Baihaqi
              Adi Briantika
              55 menit lalu
              Ilustrasi, Cuaca Berawan
              Megapolitan

              Prakiraan Cuaca Jakarta Selasa 14 Juli 2026: Jaksel hingga Kepulauan Seribu Berawan

              Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah DKI Jakarta…

              Syifa FauziahIvan OWRITE
              By
              Syifa Fauziah
              Ivan Syahruna Lubis
              13 jam lalu
              Personel Gegana Brimob Polda Metro Jaya berjaga saat proses penyisiran setelah adanya ancaman dugaan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta, Senin (13/7/2026).
              Megapolitan

              Pengirim Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ditangkap, Motifnya Bikin Geleng Kepala

              Polisi mengamankan seorang pria inisial MY (34). MY merupakan terduga pelaku pengirim…

              rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteHardani Triyoga
              By
              Rahmat Baihaqi
              Hardani Triyoga
              16 jam lalu
              Megapolitan

              DKI Jakarta Hadirkan Lima Mobil Klinik Hewan Keliling, Permudah Akses Layanan Kesehatan Hewan

              Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian…

              Hilwa UrwatulIvan OWRITE
              By
              Hilwa Urwatul Wutsqa
              Ivan Syahruna Lubis
              18 jam lalu
              OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

              Your Reading Dose, Right Here:
              Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

              Info lainnya

              • Redaksi
              • Beriklan
              • Tentang Kami
              • Pedoman Media
              • Kebijakan Privasi
              FacebookLike
              InstagramFollow
              YoutubeSubscribe
              TiktokFollow
              © PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
              OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
              Everything's gonna be owrite!

              Sign in to your account

              Username or Email Address
              Password

              Lost your password?

              Not a member? Sign Up