Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 10 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Megapolitan / Dilema Perlintasan Sebidang: Menjaga Keselamatan Perjalanan KA Tanpa Melumpuhkan Ekonomi
Megapolitan

Dilema Perlintasan Sebidang: Menjaga Keselamatan Perjalanan KA Tanpa Melumpuhkan Ekonomi

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
Last updated: Mei 19, 2026 7:03 pm
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Hilwa Urwatul
ByHilwa Urwatul Wutsqa
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang hadir di OWRITE untuk meramu isu-isu sosial menjadi bacaan yang ringan dan relatable.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
4 bulan lalu
Share
Menutup Pelintasan Sebidang
Menutup Pelintasan Sebidang (Foto: Istimewa)
SHARE

Penutupan perlintasan sebidang terus digencarkan oleh PT Kereta Api Indonesia, khususnya di wilayah Daop 1 Jakarta.

Daftar isi Konten
  • 130 Titik Perlintasan
  • Perlintasan Sebidang di Jakarta dan Bodetabek
  • 1. Risiko Kemacetan dan Beban Jalan Raya
  • 2. Terputusnya Konektivitas Ekonomi Warga
  • 3. Keterbatasan Ruang di Kawasan Padat
  • 4. Biaya Infrastruktur Sangat Besar
  • 5. Dampak bagi Kendaraan Darurat dan Logistik
  • 6. Potensi Penolakan dari Warga
  • Dampak Sosial dan Ekonomi Masyarakat

Kebijakan ini dilakukan demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan mengurangi angka kecelakaan di perlintasan.

Namun di balik tujuan tersebut, muncul berbagai persoalan sosial, ekonomi, hingga teknis yang tidak bisa diabaikan begitu saja.

PT KAI Daop 1 Jakarta kini memprioritaskan penutupan perlintasan dengan lebar jalan kurang dari dua meter atau memiliki jarak antarperlintasan di bawah 800 meter.

Langkah ini dianggap sebagai solusi untuk menekan risiko kecelakaan yang masih tinggi di kawasan Jabodetabek dan sekitarnya.

Menurut penelitian Dicky Arisikam pada tahun 2023, kecelakaan kereta api di wilayah Daop 1 dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari frekuensi perjalanan kereta, panjang lintasan, kecepatan kereta, jumlah wesel, jumlah perlintasan sebidang, hingga kondisi infrastruktur rel dan jembatan yang sudah berusia tua.

Berdasarkan data Daop 1 PT KAI tahun 2026, wilayah operasional yang mencakup Jabodetabek hingga Merak dan Cikampek memiliki 429 perlintasan sebidang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 122 perlintasan dikelola PT KAI, 63 oleh pemerintah daerah, 12 oleh pihak swasta, dan 102 dikelola secara swadaya masyarakat.

130 Titik Perlintasan

Sementara itu, masih terdapat 130 titik perlintasan yang tidak memiliki penjagaan.

Kasus kendaraan yang menemper kereta api masih menjadi perhatian serius. Pada tahun 2023 tercatat 55 kejadian yang melibatkan sepeda motor, mobil, dan bajaj.

Angka tersebut sempat turun menjadi 49 kasus pada 2024, namun kembali meningkat menjadi 54 kejadian sepanjang 2025.

Sementara itu, hingga 1 Mei 2026 telah tercatat 24 insiden kendaraan menemper kereta api, terdiri dari 15 sepeda motor dan 9 mobil.

Tak hanya kendaraan, insiden warga yang tertemper kereta api juga terus meningkat. Setelah mencatat 156 kasus pada 2023 dan 151 kasus pada 2024, jumlahnya melonjak menjadi 168 kejadian pada 2025. Hingga awal Mei 2026, tercatat sudah ada 53 kasus orang tertemper kereta api.

Padatnya permukiman di sepanjang jalur rel disebut menjadi salah satu penyebab tingginya angka kecelakaan tersebut.

Perlintasan Sebidang di Jakarta dan Bodetabek

Meski dianggap sebagai langkah ideal untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, penutupan seluruh perlintasan sebidang di Jakarta dan Bodetabek dinilai bukan perkara mudah.

Baca juga:
Kompak! Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.547 per Dolar AS, IHSG… Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak melemah pada…
Penerbangan Jakarta Terganggu, 32 Personel Tim Indonesia Terpaksa Ubah Rute… Kontingen Tim Indonesia melakukan langkah antisipasi setelah aktivitas Gunung Anak Krakatau berdampak…
Cuaca Jakarta Selasa 8 September 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur… Warga DKI Jakarta perlu mengantisipasi perubahan cuaca pada Selasa, 8 September 2026.…
  • Kompak! Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.547 per Dolar AS, IHSG Memerah 1,33…
  • Penerbangan Jakarta Terganggu, 32 Personel Tim Indonesia Terpaksa Ubah Rute ke Jepang
  • Cuaca Jakarta Selasa 8 September 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Dua Wilayah

Akademisi Teknik Sipil sekaligus Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia, Djoko Setijowarno, menilai terdapat berbagai tantangan besar yang harus dipertimbangkan pemerintah sebelum melakukan penutupan secara masif, diantaranya:

1. Risiko Kemacetan dan Beban Jalan Raya

Penutupan satu perlintasan saja dapat memicu pengalihan arus kendaraan ke ruas jalan lain atau traffic diversion. Jika dilakukan tanpa pembangunan flyover atau underpass yang memadai, kemacetan di jalan protokol diperkirakan akan semakin parah.

    Masyarakat juga dipaksa memutar lebih jauh untuk menyeberang rel, yang berdampak pada pemborosan waktu perjalanan dan meningkatnya konsumsi bahan bakar.

    2. Terputusnya Konektivitas Ekonomi Warga

      Banyak pelintasan sebidang selama ini menjadi akses vital penghubung antar kampung dan kawasan ekonomi mikro.

      Penutupan permanen tanpa jalur pengganti dikhawatirkan membuat sejumlah wilayah menjadi terisolasi.

      Tak hanya itu, warung kecil, toko, hingga pelaku usaha informal yang menggantungkan penghasilan dari lalu lintas warga di sekitar pelintasan juga terancam kehilangan pelanggan.

      3. Keterbatasan Ruang di Kawasan Padat

      Pembangunan flyover maupun underpass di kawasan perkotaan seperti Jakarta tidak mudah dilakukan.

      Banyak titik rel telah diapit permukiman padat dan gedung tinggi sehingga menyulitkan pembangunan struktur jalan tidak sebidang.

        Selain itu, proyek underpass juga sering terbentur jaringan utilitas kota seperti pipa gas, kabel fiber optik, dan sistem drainase bawah tanah.

        4. Biaya Infrastruktur Sangat Besar

          Pembangunan satu flyover atau underpass membutuhkan biaya hingga ratusan miliar rupiah. Dengan jumlah perlintasan yang sangat banyak di Jabodetabek, kebutuhan anggaran menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah maupun pusat.

          Karena itu, penutupan perlintasan dinilai harus dilakukan berdasarkan skala prioritas yang matang.

          5. Dampak bagi Kendaraan Darurat dan Logistik

            Penutupan jalur pintas melalui perlintasan sebidang juga berpotensi menghambat mobilitas ambulans, mobil pemadam kebakaran, dan distribusi logistik ke permukiman padat.
            Jika kendaraan harus memutar jauh, waktu respons dalam kondisi darurat bisa menjadi lebih lama.

            6. Potensi Penolakan dari Warga

              Masyarakat yang sudah puluhan tahun menggunakan jalur tersebut diperkirakan akan melakukan penolakan apabila tidak dilibatkan dalam proses perencanaan.

              Kondisi ini bahkan dapat memicu munculnya pelintasan liar baru atau aksi pembongkaran pagar pembatas oleh oknum warga demi membuka akses jalan alternatif.

              Djoko Setijowarno menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api memang tidak bisa ditawar.

              Dampak Sosial dan Ekonomi Masyarakat

              Namun, implementasi kebijakan di lapangan juga harus mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi masyarakat.

              Ia menilai pemerintah perlu menunjukkan komitmen serius dalam mendukung keselamatan transportasi, termasuk memastikan anggaran keselamatan tidak lagi menjadi objek pemangkasan.

              Penutupan perlintasan bukan sekadar memasang pagar pembatas, melainkan bagaimana menata ulang konektivitas wilayah tanpa mematikan ruang hidup warga yang selama ini bergantung pada akses tersebut.

              Tag:BodetabekJakartaKereta ApiPenutupanPerlintasan Sebidang
              Share This Article
              Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
              Hilwa Urwatul
              ByHilwa Urwatul Wutsqa
              Internship
              Follow:
              Mahasiswa IISIP Jakarta yang hadir di OWRITE untuk meramu isu-isu sosial menjadi bacaan yang ringan dan relatable.
              Ivan OWRITE
              ByIvan Syahruna Lubis
              Redaktur
              Follow:
              Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
              Trending di OWRITE
              Timnas Indonesia U-20 Lolos Piala Asia 2027, Nova Arianto Langsung Bidik Target Lebih Besar
              By Hadi Febriansyah
              Timnas Indonesia U-20 saat berhadapan dengan Australia
              1
              Bupati Kukar Tebar 1 Ton Benih Padi di Danau Semayang, Videonya Viral Bikin Netizen Heran
              By Ani Ratnasari
              Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menebar benih padi di kawasan Danau Semayang
              2
              Asian Games 2026: Indonesia “Cuma Berani” Bidik 4 Emas, Thailand Malah Menggila
              By Hadi Febriansyah
              Menpora Erick Thohir (tengah) berswafoto dengan atlet Indonesia usai Pengukuhan Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 di Wisma Serba Guna Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
              3
              Ikan Tongkol Sudah Digoreng tapi Tetap Bisa Bikin Keracunan? Dokter Ungkap Bahaya yang Sering Tak Disadari
              By Ani Ratnasari
              Ikan Tongkol
              4
              PDIP Sentil AHY Jelang 2029: Kerja Keras Kejar Ketertinggalan Survei dari KDM dan Prabowo
              By Rika Pangesti
              Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
              5

              BERITA LAINNYA

              Barang bukti yang disita dari tangan terduga pelaku, September 2026, di wilayah Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat.
              Megapolitan

              Modus Pengedar Sabu di Bekasi: Bawa Senpi Biar Garang, Malah Diciduk Polisi

              Sindikat narkoba di wilayah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dibekali senjata…

              rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
              By
              Rahmat Baihaqi
              Adi Briantika
              4 jam lalu
              Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad (kedua kiri) menjelaskan operasi SAR hari kedua kapal penumpang hilang kontak di Dermaga Marina Lippo Carita, Pandeglang, Banten, Rabu (9/9/2026).
              Megapolitan

              Harapan di Selat Sunda: PFI Minta Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis ke Gugusan Krakatau

              Pewarta Foto Indonesia (PFI) mendesak Tim Search and Rescue (SAR) gabungan untuk…

              iren natania longdongowrite-adi-briantika
              By
              Natania Longdong
              Adi Briantika
              10 jam lalu
              Prakiraan Cuaca
              Megapolitan

              Prakiraan Cuaca Jakarta 10 September 2026: Jaksel-Jaktim Hujan Ringan, Wilayah Lain Cerah

              Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah DKI Jakarta…

              Syifa Fauziahdusep-malik
              By
              Syifa Fauziah
              Dusep Malik
              20 jam lalu
              Garis polisi melintang.
              Megapolitan

              Mafia Tanah PTSL 2019 Dibongkar, Kantor Pertanahan Bogor Digeledah Polda Metro

              Polda Metro Jaya menggeledah Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I beserta dua lokasi…

              rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
              By
              Rahmat Baihaqi
              Dusep Malik
              1 hari lalu
              OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

              Your Reading Dose, Right Here:
              Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

              Info lainnya

              • Redaksi
              • Beriklan
              • Tentang Kami
              • Pedoman Media
              • Kebijakan Privasi
              FacebookLike
              InstagramFollow
              YoutubeSubscribe
              TiktokFollow
              © PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
              OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
              Everything's gonna be owrite!

              Sign in to your account

              Username or Email Address
              Password

              Lost your password?

              Not a member? Sign Up