Kebakaran melanda kawasan permukiman di Jalan Kampung Muka, RT 9 RW 4, Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Minggu, 27 September 2026 pagi. Puluhan rumah semi permanen yang dihuni sekitar 380 jiwa dari 110 kepala keluarga (KK) terdampak dalam peristiwa tersebut.

Kasiops Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman mengatakan sedikitnya 20 rumah semi permanen terbakar dalam kejadian tersebut.

Total ada sekitar 20 rumah semi permanen yang terbakar di kawasan tersebut,”

kata Gatot Sulaeman dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, Minggu, 27 September 2026.

Gatot menjelaskan luas area yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 1.800 meter persegi. Setelah berjibaku dengan api selama kurang lebih dua jam, petugas berhasil memadamkan kebakaran.

Diduga Korsleting Listrik

Dugaan sementara, kebakaran dipicu gangguan listrik. Dugaan tersebut muncul setelah saksi mendengar suara ledakan dari salah satu rumah kontrakan di kawasan tersebut.

Suara ledakan itu diduga berasal dari korsleting listrik di sebuah kontrakan yang berada di lantai dua. Penghuni lantai satu awalnya mengira suara tersebut hanya berasal dari benda yang jatuh.

Situasi berubah setelah warga berteriak bahwa telah terjadi kebakaran. Saat itu, api disebut sudah membesar dan dengan cepat mengancam bangunan di sekitarnya. Selanjutnya, warga menghubungi gulkamart untuk penanganan lebih lanjut.

Meski dugaan penyebab telah mengarah pada gangguan listrik, gulkarmat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Hal itu termasuk untuk menghitung nilai kerugian akibat kebakaran.

Kami masih menyelidiki terkait taksiran kerugian akibat kebakaran ini,”

jelas Gatot.

95 Personel Dikerahkan

Gatot mengatakan informasi mengenai kebakaran diterima petugas sekitar pukul 08.30 WIB. Tim pemadam kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Sebanyak 95 personel dan 19 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api di kawasan permukiman tersebut.

Total ada 95 personel dan 19 unit mobil damkar yang dikerahkan untuk memadamkan api,”

kata dia.

Adapun petugas mulai melakukan pemadaman pada pukul 08.41 WIB. Setelah api berhasil dilokalisasi, proses penanganan dilanjutkan dengan tahap pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Api berhasil dipadamkan pukul 10.41 WIB dan pemadaman selesai dilakukan,”

katanya.